7 Kebiasaan Sepele Ini Diam-Diam Bisa Merusak Mata

Dipublish tanggal: Jul 6, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Tinjau pada Okt 18, 2019 Waktu baca: 3 menit
7 Kebiasaan Sepele Ini Diam-Diam Bisa Merusak Mata

Mengucek mata memang bisa menjadi cara instan untuk mengatasi gatal pada mata. Namun kalau dilakukan terus-menerus, kebiasaan ini diam-diam bisa mengganggu kesehatan mata, lho! Tak hanya mengucek mata, ternyata masih banyak kebiasaan buruk lainnya yang mungkin sering tidak Anda sadari, tapi juga membahayakan mata. Apa saja, ya?

Kebiasaan sepele yang bisa merusak mata

Mata merupakan salah satu organ vital yang perlu dijaga kesehatannya. Mata yang terjaga kesehatannya tentu akan menghasilkan penglihatan yang baik.

Saat ini, banyak orang yang melakukan berbagai kebiasaan yang tanpa disadari dapat berdampak buruk bagi kesehatan mata. Jika kebiasaan tersebut tidak segera dihentikan, pandangan bisa jadi buram atau kabur sehingga mengganggu penglihatan.

Memang awalnya terkesan sepele, tapi kalau dilakukan terus-menerus justru bisa mengancam kesehatan mata Anda. Berikut berbagai kebiasaan buruk yang ternyata tidak baik untuk kesehatan mata, yaitu:

1. Membaca dengan cahaya minim

Tidak sedikit orang yang suka membaca sambil tengkurap atau tiduran, ditambah lagi dengan cahaya yang minim. Walau kadang terasa nyaman, kebiasaan ini bisa menyebabkan daya penglihatan menurun.

Membaca dengan pencahayaan minim akan membuat otot mata menjadi tegang dan mudah kering. Akibatnya, mata jadi gampang iritasi dan perih. 

2. Terlalu lama menatap layar HP

Bisa dibilang, hampir semua orang betah berlama-lama menatap layar HP. Selain untuk berselancar di media sosial, ada juga yang sibuk main game online untuk mengisi waktu luang. 

Hati-hati, menatap layar HP terlalu lama dapat memperburuk kesehatan mata. Jika kebiasaan ini tidak dihentikan, risikonya bisa menyebabkan penglihatan menjadi buram, kepala pusing, hingga muncul rasa mual

Ada baiknya, istirahatkan mata setiap 20 menit menatap layar HP. Atur juga ukuran huruf di HP menjadi lebih besar, sehingga mata tidak perlu bekerja ekstra untuk melihat huruf yang kecil-kecil. Hal ini akan mempermudah kerja mata dan menjaga kesehatannya.

3. Sering mengucek mata

Mengucek mata biasanya dilakukan ketika muncul rasa gatal pada mata. Namun, kebiasaan ini juga reflek dilakukan saat bangun tidur atau kelamaan menatap layar komputer atau HP. 

Meski cukup ampuh meredakan gatal, kebiasaan mengucek mata sebenarnya tidak baik untuk kesehatan mata. Bakteri yang tersembunyi di tangan dapat berpindah ke mata, kemudian menyebabkan infeksi. Tak hanya itu, mengucek mata juga berisiko merobek kornea mata, apalagi kalau Anda mengucek mata terlalu keras.

4. Ketergantungan menggunakan tetes mata

Mata merah umumnya disebabkan oleh iritasi ataupun kelelahan karena kelamaan menatap layar laptop atau HP. Ketika dirasa mengganggu, Anda biasanya langsung mengambil obat tetes mata di rak obat dan segera meneteskannya pada mata.

Obat tetes mata bekerja dengan cara mempersempit pembuluh darah, sehingga ampuh untuk mengatasi mata merah. Namun, jika obat tetes mata digunakan terlalu sering, kesehatan mata justru akan terganggu.

Baca Selengkapnya: Begini Cara Tepat Gunakan Obat Tetes Mata

5. Tidak menggunakan kacamata hitam

Menggunakan kacamata hitam saat di luar ruangan ternyata penting dilakukan untuk menghindari bahaya paparan sinar ultraviolet dari matahari. Bukan untuk gaya-gayaan semata, kacamata hitam juga dapat membantu menurunkan risiko terkena katarak.

Sebaiknya gunakan kacamata hitam yang telah dilengkapi dengan penangkal sinar UV. Dengan begitu, mata Anda akan semakin terlindungi dari  bahaya radiasi sinar UV.

Baca Juga: Jenis Kacamata Hitam yang Baik untuk Kesehatan Mata

6. Menggunakan lensa kontak saat berenang atau mandi

Lensa kontak merupakan alat bantu penglihatan yang paling sering diandalkan remaja masa kini. Selain lebih praktis, menggunakan lensa kontak juga tidak akan mengganggu penampilan layaknya saat Anda memakai kacamata.

Namun ketika Anda memilih lensa kontak, Anda harus benar-benar menjaga kebersihannya. Mulai dari saat memakai, melepaskan, hingga menyimpan lensa kontak.

Lensa kontak juga tidak bisa dipakai di berbagai kesempatan, contohnya saat mandi atau berenang. Hindari pakai lensa kontak saat mandi atau berenang guna mencegah masuknya mikroorganisme ke dalam mata yang bisa memicu iritasi.

Baca Selengkapnya: Bingung Harus Pakai Kacamata Atau Lensa Kontak? Ini Pertimbangannya

7. Salah pakai makeup

Makeup merupakan alat kecantikan yang berfungsi untuk menutupi ketidaksempurnaan bagian wajah, termasuk mata. Makeup mata itu sendiri meliputi maskara, eye liner, eye shadow, hingga krim mata yang keseluruhannya dapat mempercantik tampilan mata. 

Makeup mata juga perlu digunakan secara hati-hati. Sebab dibandingkan bagian tubuh yang lain, mata merupakan organ yang sensitif sehingga rentan terkena infeksi.

Sebaiknya hindari menggunakan makeup di dekat garis mata. Hal tersebut akan menghambat produksi minyak, sehingga menyebabkan mata mudah terinfeksi.

Baca Juga: Bahaya Saling Pinjam Maskara dan Eyeliner


9 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Can You Swim With Contacts?. All About Vision. (Accessed via: https://www.allaboutvision.com/contacts/faq/swim-in-cls.htm)
Lubricating Eye Drops. American Academy of Ophthalmology. (Accessed via: https://www.aao.org/eye-health/treatments/lubricating-eye-drops)
The Right Way to Use Eye Drops. Everyday Health. (Accessed via: https://www.everydayhealth.com/vision-center/right-way-to-use-eye-drops.aspx)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Buka di app