6 Ciri & Gejala Mengidap Penyakit Sifilis

Anda perlu mengetahui ciri, gejala, maupun tanda orang yang sudah terkena penyakit sifilis. Berikut ini beberapa tanda orang yang sedang mengidap penyakit sifilis:
Dipublish tanggal: Jul 6, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Tinjau pada Okt 18, 2019 Waktu baca: 2 menit
6 Ciri & Gejala Mengidap Penyakit Sifilis

Salah satu jenis penyakit menular seksual yang sering terjadi yaitu penyakit sifilis. Penyakit menular ini biasanya ditularkan oleh orang yang menderita sifilis juga. Penyebarannya terjadi melalui hubungan seksual. Namun tak hanya itu saja kemungkinan penyebabnya. 

Penyakit sifilis juga bisa menular melalui cairan tubuh (termasuk darah). Penggunaan jarum suntik yang tidak steril, misalnya penggunaan narkoba, piercing atau tato juga dapat menjadi sebab penyebaran penyakit sifilis. 

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Jantung via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 10

Sifilis termasuk penyakit menular. Ibu yang sedang hamil bisa menularkan penyakit sifilis kepada anak yang dikandungnya. Oleh karena itu, penyakit ini harus coba segera diobati. 

Anda perlu mengetahui ciri, gejala, maupun tanda orang yang sudah terkena penyakit sifilis. Berikut ini beberapa tanda orang yang sedang mengidap penyakit sifilis:

1. Terdapat luka pada bagian sekitar mulut dan alat kelamin

Luka yang ada pada area mulut dan alat kelamin harus mendapatkan perhatikan. Apalagi jika luka tersebut memiliki bentuk seperti gigitan serangga. Ciri lainnya, luka tersebut tidak menimbulkan rasa sakit dalam jangka waktu tertentu. 

Nah, jika ada luka pada organ intim, sebaiknya hindari melakukan hubungan intim. Sebaiknya, segera melakukan pemeriksaan untuk memastikan apakah ini merupakan penyakit sifilis atau bukan. 

2. Ruam kemerahan disertai rasa gatal

Ruam kemerahan yang muncul dapat terjadi tanpa disadari penderita sifilis. Bagian tubuh yang sering kali mengalami ruam kemerahan dan rasa gatal yaitu pada bagian kaki, telapak tangan, bibir miss V dan area yang lembab lainnya.

Akibat yang ditimbulkan yaitu pembesaran kelenjar getah bening, demam, sakit di bagian kepala, tenggorokan, rambut rontok, kehilangan berat badan dan mengalami nyeri di bagian otot. Gejala ini tidak boleh disepelekan. Sebaiknya jika ada gejala tersebut, coba untuk segera melakukan pemeriksaan medis.

Iklan dari HonestDocs
Beli Simvastatin via HonestDocs!

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

3. Adanya gangguan pada jantung dan pembuluh darah

Apabila penyakit sifilis yang menyerang Anda tidak segera ditangani, maka akan menimbulkan gangguan pada bagian pembuluh darah dan jantung. Pada tahapan inilah yang paling berbahaya. Jika Anda merasakan ada gangguan serius di bagian jantung dan pembuluh darah, maka Anda harus mewaspadai hal ini.

Akibat lanjutannya Anda dapat mengalami gangguan kebutaan, gangguan mental, sistem saraf bahkan kematian. Apabila terjadi gejala tersebut, maka sebaiknya segera hubungi dokter.

4. Rambut mengalami rontok secara berlebihan

Rambut yang rontok memang menjadi hal yang wajar. Namun jika rambut rontok secara berlebihan, tentunya Anda tidak boleh tinggal diam. Selain rontok berlebihan, tanda sifilis juga dapat disertai dengan adanya bintik-bintik botak pada kulit kepala.

 Hal ini haruslah diwaspadai, karena bisa menyebabkan terjadinya luka pada bagian kepala. Setelah penyakit sifilis Anda obati, nantinya rambut bisa kembali tumbuh.

5. Berat badan yang semakin menurun

Berat badan yang menurun secara tidak wajar bisa saja menjadi tanda kemunculan penyakit sifilis. Jika hal ini terjadi, maka jangan membiarkannya. Anda harus segera melakukan penanganan yang tepat.

Penurunan berat badan memang tidak terjadi secara drastis. Akan tetapi sering terjadi penurunan yang dianggap tidak wajar. Oleh karena itu, jika ada yang merasa berat badan terus mengalami penurunan, padahal pola makannya normal, sebaiknya perlu segera melakukan pemeriksaan ke dokter.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Jantung via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 10

6. Respons sensorik yang sudah mulai berkurang

Penyakit sifilis dapat mempengaruhi kinerja dan respons otak. Hal ini bisa terasa dengan respon tubuh yang berkurang. Jika tidak segera diatasi, maka hal ini bisa menimbulkan meningitis.

Sifilis adalah penyakit yang berbahaya. Oleh karena itu, sakit ini harus segera ditangani. Jika tidak segera ditangani, dikhawatirkan akan menimbulkan penyakit yang lebih parah. Selain itu juga berpotensi menyebabkan penularan kepada orang lain. 

Oleh karena itu, penanganan yang tepat yaitu dengan memeriksakannya kepada dokter.

 

17 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Jameson JL, et al., eds. Syphilis. In: Harrison's Principles of Internal Medicine. 20th ed. The McGraw-Hill Companies; 2018. https://accessmedicine.mhmedical.com.
Syphilis — CDC fact sheet. Centers for Disease Control and Prevention. https://www.cdc.gov/std/syphilis/stdfact-syphilis.htm.

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app