Doctor men
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
Makanan dan Diet Sehat

5 Dampak Buruk Soda Bagi Kesehatan

Update terakhir: NOV 17, 2019 Waktu baca: 2 menit
Telah dibaca 1.166.010 orang

5 Dampak Buruk Soda Bagi Kesehatan

Suka minuman bersoda? Kebiasaan ini sebaiknya mulai dikurangi, karena bisa membahayakan kesehatan Anda. Penelitian kesehatan terkini menyatakan mengonsumsi minuman bersoda meningkatkan risiko Anda menderita stroke dan serangan jantung, hingga sebesar 48%. Minuman bersoda juga bisa menjadi penyebab terjadinya obesitas, kerusakan ginjal dan berbagai jenis kanker. Serta, meningkatkan tekanan darah.  Inilah alasan mengapa Anda sebaiknya menjauhi minuman bersoda. 

1.Berisiko obesitas 
Bagi yang tidak ingin obesitas, mulai sekarang jauhilah soda. Minuman bersoda terasa manis lantaran telah diberikan tambahan gula buatan. Nah, gula tambahann  ini terbukti tidak memiliki manfaat bagi kesehatan, meskipun tidak menyebabkan peningkatan pada nafsu makan. Meski demikian, penumpukan kalori kosong berisiko terjadinya obesitas. Apalagi sekarang ini, gaya hidup manusia modern  begitu dekat dengan minuman bersoda, berawal dari mengonsumsi hanya sesekali, lama kelamaan menjadi rutin dan tidak dapat ditinggalkan. Hal ini terjadi terutama pada kategori usia yang lebih muda alias anak-anak.

Iklan dari HonestDocs
Mau Pesan Obat? Beli Aja via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Iklan obat

2. Selalu merasa lapar
Akibat lebih jauh dari seringnya mengonsumsi minuman bersoda adalah rasa manis buatan yang ada dalam soda, membuat Anda jadi mudah lapar dan ingin dipuaskan dengan mengonsumsi kalori lagi melebihi batas normal. Inilah yang mengakibatkan obesitas. Pasalnya, tubuh manusia tidak sanggup mengenali kalori yang diperoleh dari minuman bersoda, sehingga akhirnya kalori yang dituntut oleh tubuh tetap diperoleh dari tambahan asupan makanan lain, sehingga kalori di dalam tubuh pun menumpuk. 

3. Gula darah meningkat
Bahaya lain dari minuman bersoda terletak pada kondisi organ dalam tubuh dan reaksi yang ditimbulkannya. Setelah tubuh menerima soda, pankreas mulai bekerja dan secara cepat memproduksi insulin sebagai respons terhadap gula. Hormon insulin yang memang dibutuhkan oleh tubuh ini, bertugas untuk memindahkan gula dari makanan dan minuman ke dalam aliran darah untuk disebarkan ke seluruh tubuh agar gula menjadi asupan energi. Hanya dalam waktu 20 menit saja setelah konsumsi soda, level gula darah akan meningkat dan liver akan merespons insulin dengan mengubah gula menjadi simpanan lemak.


4. Meningkatkan tekanan darah
Di dalam minuman bersoda juga terdapat kafein yang ketika dikonsumsi dapat langsung meningkatkan tekanan darah, dan menyebabkan melebarnya pupil mata. Lalu, tubuh pun memproduksi dopamine, yang menstimulasi pusat kesenangan yang ada di otak.


5. Mengalami sugar crush
Dengan berjalannya waktu, efek soda tidak berhenti sampai di sana. Efek lanjutannya, tubuh  akan mulai mengalami sugar crash, atau mendadak membutuhkan lebih banyak gula. Sehingga ada  kecenderungan untuk mengonsumsi gelas kedua soda, atau mengonsumsi camilan dengan kalori kosong, untuk mengompensasi kebutuhan mendadak ini.

Yuk sayangi tubuh Anda dengan menghindari soda.  (PA)

Ditinjau oleh: dr. Rahajeng A.P

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit
Artikel selanjutnya
Saat Sedang Sakit, Sebaiknya Lakukan 7 Kegiatan Berikut Selama Cuti Kerja
Saat Sedang Sakit, Sebaiknya Lakukan 7 Kegiatan Berikut Selama Cuti Kerja

Saat tubuh sedang tidak fit, ada baiknya jika Anda mengambil cuti kerja agar bisa mengistirahatkan diri. Ada 7 kegiatan yang seharusnya Anda lakukan ketika sedang sakit selama mengambil cuti. Berikut ini cara yang dapat untuk Anda lakukan: