Kesehatan Fisik

20 Jenis Obat Kolesterol Generik dan Paten

Dipublish tanggal: Feb 22, 2019 Update terakhir: Agu 4, 2020 Tinjau pada Jun 13, 2019 Waktu baca: 3 menit
20 Jenis Obat Kolesterol Generik dan Paten

Ringkasan

Buka

Tutup

  • Kunci utama untuk mengendalikan kadar kolesterol adalah dengan melakukan perubahan pola hidup menjadi lebih sehat, baik dari segi pola makan hingga aktivitas fisik.
  • Penelitian menunjukkan bahwa orang-orang lebih teratur minum obat kolesterol generik dibandingkan minum obat paten.
  • Obat kolesterol generik terbagi menjadi 5 jenis, yaitu golongan statin, asam fibrat, asam nikotinat, resin pengikat asam empedu, dan penghambat absorpsi kolesterol.
  • Sedangkan obat kolesterol paten terdiri dari golongan statin dan asam fibrat.
  • Beda obat kolesterol generik dan paten terletak pada harga obat dan efektivitas dalam menyembuhkan penyakit. 
  • Konsumsi obat kolestrol sesuai dosis dan aturan penggunaan serta lakukan pemeriksaan kadar lemak darah (kolesterol) secara rutin.

Setelah cek kolesterol dan ditemukan kadarnya tinggi, Anda mungkin langsung buru-buru minum obat kolesterol. Hal ini dilakukan agar kadar kolesterol tidak semakin melonjak dan tetap terkendali. Pada dasarnya, ada 2 jenis obat kolesterol yakni yang generik dan paten. Memang apa bedanya?

Apa itu kolesterol?

Kolesterol adalah metabolit yang memiliki kandungan lemak sterol yang dapat ditemukan pada membran sel dan di dalam plasma darah. Ketika kadar kolesterol dalam darah terlalu tinggi, maka kondisi ini disebut dengan Hhiperkolesterolemia.

Iklan dari HonestDocs
Beli Simvastatin via HonestDocs!

Simvastatin berfungsi untuk menurunkan kadar kolesterol yang tinggi pada pasien – pasien dislipidemia. Dapatkan GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Kadar kolesterol yang tinggi di dalam darah dapat menjadi faktor risiko yang memicu untuk terjadinya berbagai macam penyakit terutama penyakit jantung. Akan tetapi, tidak semua kolesterol memiliki dampak yang buruk bagi tubuh.

Hanya kolesterol LDL saja yang merupakan kolesterol jahat yang berdampak buruk, sedangkan kolesterol HDL disebut juga kolesterol baik karena dapat melarutkan kolesterol jahat. 

Dalam melakukan pengobatan kolesterol, hal pertama yang harus dilakukan adalah melakukan perubahan pada diet agar lebih sehat. Cara utamanya adalah dengan mengurangi makanan yang mengandung kolesterol dan lemak jenuh yang tinggi.

Setelah itu, jangan lupa seimbangi dengan olahraga ringan seperti jalan santai dan jogging. Mengendalikan berat badan juga bisa membantu mencapai berat badan ideal.

Obat kolesterol generik

Mengonsumsi obat penurun kolesterol juga merupakan salah satu cara untuk menurunkan kadar kolesterol yang tinggi. Penelitian menunjukkan bahwa orang yang mengonsumsi obat kolesterol generik ternyata lebih teratur dan konsisten untuk meminum obat dibandingkan orang yang mengoonsumsi obat paten.

Berikut beberapa golongan obat kolesterol generik yaitu :

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Kolestrol via HDmall

Dapatkan Obat Kolestrol Terlengkap 2020. Beli sekarang juga, GRATIS ongkir* pengiriman ke seluruh Indonesia dan bisa COD. Privasi Paket Pengiriman. Konsultasi gratis dengan apoteker kami.

Default internal ads 29

1. Golongan statin

Obat golongan statin adalah obat peghambat enzim HMG CoA reductase. Obat ini bekerja menghambat sintesis kolesterol di hati.

Obat golongan statin sangat efektif dalam menurunkan LDL. obat yang termasuk golongan statin yaitu:

  • Simvastatin dosis 5 - 40 mg
  • Lovastatin dosis 10 - 80 mg
  • Pravastatin dosis 10 - 40 mg
  • Fluvastatin dosis 20 - 80 mg
  • Atorvastatin dosis 10 - 80 mg

2. Golongan asam fibrat

Obat golongan asam fibrat mempunyai efek meningkatkan aktivitas lipoprotein lipase. Obat ini bekerja menghambat produksi VLDL di hati dan meningkatkan aktivitas reseptor LDL.

Obat yang termasuk golongan asam fibrat yaitu:

3. Golongan asam nikotinat

Obat golongan asam nikotinat bekerja menurunkan produksi VLDL di hati yang berakibat menurunnya LDL dan trigliserida serta meningkatnya HDL.

4. Golongan resin pengikat asam empedu

Obat golongan resin pengikat asam empedu bekerja dengan mengikat asam empedu yang terdapat di dalam usus dan meningkatan pengubahan kolesterol di dalam hati menjadi asam empedu. Akibatnya, kandungan kolesterol hati menurun, total kolesterol dan LDL akan menurun, sedangkan HDL tetap atau akan naik sedikit.

Iklan dari HonestDocs
Mau Pesan Obat? Beli Aja via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Iklan obat

Obat yang termasuk golongan resin pengikat asam empedu antara lain:

  • Kolestiramin dosis 8 - 16 gram
  • Colestipol dosis 10 - 20 gram
  • Colesevelam dosis 6,5 gram

5. Golongan penghambat absorpsi kolesterol

Obat ini bekerja menghambat penyerapan kolesterol dari usus, namun tidak mempengaruhi penyerapan trigliserida, asam lemak, asam empedu, maupun vitamin larut lemak. Obat yang termasuk golongan penghambat absorpsi kolesterol yaitu Ezetimibe 10 mg

Jenis obat kolesterol paten

Berikut ini beberapa nama obat kolesterol yang merupakan obat kolesterol paten, yaitu

1. Golongan statin

  • COLESTAT (simvsastatin) 10 mg
  • LIPINORM (simvastatin) 10 mg
  • LOTYN (lovastatin) 10 mg
  • KOLESKOL (pravastatin) 10 mg
  • LIPITOR (atorvastatin) 10 mg, 20 mg, 40 mg
  • LITORCOM (atorvastatin) 10 mg, 20 mg
  • STATOR (atorvastatin) 10 mg, 20 mg.

2. Golongan asam fibrat

  • LIFIBRON (gemfibrozil) 300 mg, 600 mg
  • EVOTHYL (fenofibrat) 300 mg
  • FIBRAMED (fenofibrat) 300 mg
  • YOSENOB (fenofibrat) 300 mg
  • ZUMAFIB (fenofibrat) 300 mg

Baca Juga: 3 Cara Mudah Menurunkan Kolesterol Secara Alami

Perbedaan antara obat penurun kolesterol generik dan obat kolesterol paten sangat terkait pada biaya yang lebih rendah. Nyatanya, biaya obat yang lebih rendah justru menyebabkan pasien lebih patuh terhadap pengobatan.

Namun, tidak menutup kemungkinan bahwa pasien dengan pendapatan yang lebih besar atau terlindungi oleh asuransi kesehatan juga mungkin memiliki tingkat kepatuhan yang tinggi dalam mengonsumsi obat paten.

Oleh karena itu, obat penurun kolesterol generik lebih disarankan dibandingkan obat kolesterol paten karena dapat memberikan hasil akhir yang lebih baik secara klinis.

5 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Coming off statins: Safety, side effects, and risks. Medical News Today. (https://www.medicalnewstoday.com/articles/325834.php)
Alternatives to Statins for Lowering Cholesterol. Healthline. (https://www.healthline.com/health/high-cholesterol/alternatives-statins)
Cholesterol medications: Consider the options. Mayo Clinic. (http://www.mayoclinic.com/health/cholesterol-medications/HB00042)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app