Yang Dialami Ketika Menjalani Operasi Katarak

Dipublish tanggal: Agu 21, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Tinjau pada Mar 10, 2020 Waktu baca: 3 menit
Yang Dialami Ketika Menjalani Operasi Katarak

Katarak merupakan suatu kondisi di mana lensa mata terasa keruh atau berkabut. Padahal secara normal, lensa mata pada manusia akan terlihat jernih serta tembus pandang. 

Bila penyakit katarak pada mata sudah mengganggu fungsi penglihatan secara signifikan hingga memberikan dampak buruk pada kehidupan sehari-hari, penderita harus melakukan prosedur operasi katarak untuk mengatasi masalah tersebut.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Anestesi via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 22

Begini penglihatan penderita Katarak

Pada penderita katarak, lensa mata yang keruh akan menyebabkan beberapa gangguan seperti berikut ini:

  • Penglihatan dari pasien katarak akan menjadi buram atau berkabut.
  • Menjadi sensitif terhadap cahaya. Kadang kala ketika melihat lampu, si pasien seperti merasa ada lingkaran cahaya.
  • Sewaktu melihat dengan satu mata, benda yang dilihat oleh penderita katarak akan menjadi ganda.
  • Warna-warna yang dilihat akan menjadi pudar, terkadang juga terlihat seperti kekuningan atau kecokelatan. Seiring berjalannya waktu, pasien katarak akan sulit untuk membedakan antara warna biru dan ungu.
  • Salah satu gangguan penglihatan pada manusia ini akan berangsung-angsur memburuk. Hal ini pun akan membuat pasien sering gonta-ganti kacamata.

Prosedur operasi Katarak

Jika kondisi katarak masih dalam tahap ringan, hal ini tidak membutuhkan penanganan medis. Namun, prosedur operasi akan segera dibutuhkan ketika lensa mata sudah terasa begitu keruh sehingga mengganggu aktivitas sehari-hari. 

Prosedur dari operasi katarak sendiri bertujuan untuk mengganti lensa mata penderita katarak yang sudah keruh dengan lensa mata buatan.

Umumnya dokter terlebih dahulu akan melakukan serangkaian pemeriksaan fisik untuk memutuskan jenis dan teknik operasi yang dibutuhkan penderita katarak. Selain itu, dokter akan menganjurkan pasien menggunakan obat tetes selama 1 hingga dua hari menjelang prosedur operasi. 

Pasien juga tidak diperbolehkan mengkonsumsi obat-obatan serta tidak diizinkan untuk makan dan minum selama 12 jam sebelum melakukan prosedur operasi katarak. Berikut beberapa teknik operasi yang biasa dilakukan:

  • Phacoemulsifikasi

Teknik ini bisa dibilang paling umum dilakukan saat operasi katarak. Pasien akan diberikan sayatan kecil di dekat kornea. Alat kecil yang sudah disiapkan kemudian dimasukan untuk melunakan serta menghancurkan lensa yang keruh. 

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Mata via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 12

Lensa yang telah lunak kemudian akan disedot keluar dengan menggunakan alat yang sama. Setelah itu, lensa intraokuler pengganti akan dimasukan ke dalam mata.

Teknik ini digunakan bagi penderita katarak dengan ukuran lebih dari 1.8 mm.

  • Operasi katarak ekstrakapsuler

Prosedur ini dilakukan dengan membuat sayatan cukup besar agar dokter bisa sepenuhnya mengambil lensa yang keruh dan menyisakan kapsul lensa yang ada di dalam mata. Umumnya teknik ini akan diberikan bila katarak yang diderita telah menutupi sebagian besar lensa mata.

  • Operasi katarak intrakapsuler

Operasi katarak yang satu ini membutuhkan sayatan lebih besar bila dibandingkan beberapa prosedur operasi yang sudah dibahas di atas. Pasalnya, dokter akan mengangkat semua lensa serta kapsul lensa yang mengelilinginya.

Begitu dokter menyingkirkan lensa mata yang keruh, pasien akan mendapatkan lensa mata buatan. Lensa ini sendiri berfungsi meningkatkan penglihatan pasien dengan membuat cahaya terfokus di bagian belakang mata. 

Berikut ini beberapa lensa buatan yang biasa dipakai penderita katarak:

  • Lensa torik memiliki fungsi memperbaiki rabuh jauh atau pun silinder
  • Lensa monofokal digunakan untuk mata rabun jauh
  • Lensa multifokal berfungsi untuk fokus pda berbagai jarak, baik jarak dekat, menengah hingga jauh.

Pascaoperasi

Pada umumnya operasi katarak berjalan cukup singkat sekitar 30 hingga 40 menit. Beberapa jam setelah operasi dilakukan pasien dimungkinkan untuk bisa pulang. Berikut beberapa langkah yang dapat Anda lakukan untuk membantu pemulihat mata pascaoperasi katarak:

  • Hindari menyentuh mata, terlebih menggunakan tangan yang kotor.
  • Gunakan tetes mata yang sudah dianjurkan oleh dokter. Hal ini untuk meringankan rasa tidak nyaman yang didapat setelah operasi.
  • Anda tidak boleh memasukkan benda apapun ke dalam mata. misalnya saja seperti sabun atau air.
  • Jangan menggunakan makeup pada mata dalam kurun waktu 4 minggu.
  • Jangan melakukan olahraga renang selama 4 hingga 6 minggu pascaoperasi.
  • Anda juga tidak diperbolehkan naik pesawat tanpa adanya persetujuan dokter.
  • Menyetir kendaraan sendiri juga tidak diperbolehkan sebelum mendapatkan izin dari dokter.

9 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Cataract in the adult eye PPP. American Academy of Ophthalmology. https://www.aao.org/preferred-practice-pattern/cataract-in-adult-eye-ppp-2016.
Jacobs DS. Cataract in adults. https://www.uptodate.com/contents/search.
Facts about cataract. National Eye Institute. https://nei.nih.gov/health/cataract/cataract_facts.

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app