ADELIA MARISTA SAFITRI, S.K.M
Ditulis oleh
ADELIA MARISTA SAFITRI, S.K.M
DR. KARTIKA MAYASARI
Ditinjau oleh
DR. KARTIKA MAYASARI

Tips Aman Berhubungan Seks di Tengah Wabah COVID-19

Dipublish tanggal: Mar 31, 2020 Update terakhir: Nov 10, 2020 Waktu baca: 4 menit
Tips Aman Berhubungan Seks di Tengah Wabah COVID-19

Ringkasan

Buka

Tutup

  • Coronavirus adalah virus pernapasan, artinya menyebar lewat droplet dan menular jika dihirup oleh orang yang sehat.
  • Belum ada bukti bahwa virus corona COVID-19 bisa menular lewat hubungan seks. Jenis coronavirus sebelumnya juga tidak ditemukan dalam air mani maupun cairan vagina.
  • Yang bisa membuat Anda tertular virus corona dari pasangan adalah akibat berdekatan atau kontak fisik, bukan aktivitas seks yang dilakukan.
  • Kurangi intensitas berciuman untuk mengurangi risiko penularan virus corona lewat air liur (saliva).
  • Hindari seks anal, sebab novel coronavirus ditemukan pada kotoran (feses) orang yang terinfeksi. Gunakan kondom dan pelumas agar lebih aman.
  • Hindari saling berhadapan saat bercinta untuk mengurangi risiko paparan droplet. Ganti dengan posisi seks doggy atau cowgirl terbalik.

Berhubungan seks merupakan kebutuhan alamiah pasangan suami istri (pasutri). Namun, di tengah wabah COVID-19 ini, Anda dan pasangan mungkin jadi was-was saat ingin kembali bercinta. Pasalnya, virus corona diketahui sangat mudah menular sehingga takut jika berhubungan intim malah bisa membuat Anda ketularan. Lalu, adakah cara aman berhubungan seks di tengah pandemi COVID-19 ini? Berikut tips dan triknya untuk Anda.

Apakah virus corona menular lewat hubungan seksual?

Virus corona COVID-19 diketahui sangat mudah menular, yakni saat Anda menghirup droplet berisi virus atau menyentuh wajah dengan tangan yang terkontaminasi. Karena itulah, masyarakat diminta untuk memberikan jarak sosial (social distancing) supaya tidak mudah ketularan dari orang yang positif corona.

Iklan dari HonestDocs
Booking Klinik Pemeriksaan COVID-19 via HonestDocs

Dapatkan diskon hingga 70% paket covid-19 hanya dari HonestDocs. Klik dan booking sekarang!

Ia h18 covid 19

Baca Selengkapnya: Pentingnya Social Distancing Agar Virus Corona Tak Makin Genting

Mungkin akan mudah bagi Anda untuk mengambil jarak dengan orang lain, misalnya teman kantor atau orang lain saat berada di tempat umum. Namun, bagaimana dengan pasangan sendiri? Apakah kita juga harus berjauhan karena takut virus corona menular lewat berhubungan seksual?

Pada dasarnya, coronavirus adalah jenis virus pernapasan. Artinya, virus ini menyebar melalui tetesan pernapasan atau droplet berisi virus kemudian terhirup oleh orang yang sehat. Meskipun Anda tidak berciuman dengan pasangan, Anda tetap saja berisiko ketularan jika Anda melakukan kontak fisik dengan pasangan.

Anda mungkin juga menyentuh permukaan benda yang sama, kemudian virus yang menempel di benda akan berpindah ke tangan. Ketika Anda menyentuh mata, hidung, atau mulut, virus dari tangan tadi akan masuk dan bisa menginfeksi tubuh.

Jadi, sampai saat ini belum ada bukti bahwa virus corona COVID-19 bisa menular lewat hubungan seks. Selain itu, jenis coronavirus sebelumnya juga tidak ditemukan dalam air mani maupun cairan vagina. 

Pada intinya, yang membuat Anda bisa tertular virus corona dari pasangan adalah akibat berdekatan atau kontak fisik, bukan karena aktivitas seksual yang dilakukan.

Iklan dari HonestDocs
Booking Klinik Pemeriksaan COVID-19 via HonestDocs

Dapatkan diskon hingga 70% paket covid-19 hanya dari HonestDocs. Klik dan booking sekarang!

Ia h18 covid 19

Cara aman berhubungan seks saat wabah COVID-19

Meskipun virus corona tidak menular lewat hubungan seks, namun prinsipnya sama seperti saat Anda atau pasangan terkena flu. Virus flu tidak menular lewat hubungan intim, tapi saat Anda sering berdekatan dengan pasangan yang sedang flu, maka Anda lambat laun juga akan ketularan flu.

Memberikan jarak fisik (physical distancing) tentu tidak mungkin dilakukan dalam hal berhubungan seksual. Justru, berhubungan seks di saat-saat ini bisa membantu menurunkan kecemasan yang kerap menghantui pikiran.

Baca Juga: Berita Virus Corona COVID-19 Bikin Panik? Tenangkan Diri dengan Cara Ini

Tenang, ada beberapa cara aman yang bisa Anda berdua lakukan agar bisa berhubungan seks di tengah pandemi COVID-19, yaitu:

1. Pastikan Anda berdua dalam kondisi sehat

Kunci terpentingnya adalah pastikan pasangan Anda tidak terinfeksi virus corona. Dengan begitu, Anda boleh-boleh saja berhubungan intim dengan pasangan yang selama ini menemani hari-hari Anda di rumah, termasuk tidur di ranjang yang sama.

Lain ceritanya jika pasangan Anda mulai menunjukkan gejala virus corona seperti demam, batuk, atau sesak napas, maka saatnya Anda berdua puasa seks. Segera hubungi tim medis untuk memeriksakan kesehatan pasangan Anda lebih lanjut.

Iklan dari HonestDocs
Booking Klinik Pemeriksaan COVID-19 via HonestDocs

Dapatkan diskon hingga 70% paket covid-19 hanya dari HonestDocs. Klik dan booking sekarang!

Ia h18 covid 19

2. Kurangi intensitas berciuman

Berciuman adalah salah satu aktivitas seksual yang kerap dijadikan foreplay alias "pemanas" dalam bercinta. Sayangnya, coronavirus terbaru ini bisa ditularkan lewat air liur (saliva).

Maka itu, sebaiknya kurangi intensitas berciuman untuk mengurangi risiko penularan virus corona. Lakukan teknik foreplay lainnya seperti merangsang area sensitif pasangan untuk membangkitkan gairah bercinta.

3. Hindari seks anal

Menurut Dr. Felice Gersh, MD, penulis buku PCOS SOS: A Gynecologist's Lifeline to Naturally Restore Your Rhythms, Hormones, and Happiness, penelitian menunjukkan bahwa novel coronavirus juga ditemukan pada kotoran (feses) orang yang terinfeksi.

Karena anal merupakan saluran tempat keluarnya tinja, maka sebaiknya hindari seks anal untuk meminimalisir risiko penularan. Gunakan kondom dan pelumas saat berhubungan intim agar lebih aman lagi.

4. Kurangi intensitas berhadapan saat berhubungan intim

Aktivitas bercinta memang akan lebih intim jika Anda saling berhadap-hadapan dengan pasangan. Hal ini akan membuat Anda berdua saling berpandangan dan memastikan pasangan Anda menikmati 'pertempuran' di ranjang lewat ekspresi wajahnya.

Namun, di tengah wabah virus corona ini, sebaiknya hindari dulu berhadapan jika Anda tetap ingin berhubungan seks dengan pasangan. Ingat, berhadapan dapat meningkatkan risiko paparan droplet yang bisa terhirup oleh Anda maupun pasangan.

Tenang, masih ada banyak variasi gaya seks tanpa harus berhadapan tapi juga tidak mengurangi keintiman. Misalnya doggy style (pria di belakang wanita), cowgirl terbalik (posisi woman on top tapi wanita membelakangi pria), dan sebagainya.

Baca Juga: Tips Mencegah Paparan Virus Corona Saat Pergi dan Pulang Rumah

Lalu, bagaimana jika pasangan positif COVID-19?

Jika pasangan menunjukkan gejala virus corona atau bahkan sudah positif COVID-19, maka itu artinya Anda wajib menjaga jarak agar tidak ikut ketularan. Hal ini termasuk soal aktivitas bercinta, Anda berdua juga harus puasa seks dulu untuk sementara waktu.

Tenang, menjaga keintiman dengan pasangan tak melulu harus dengan bercinta, kok! Ada banyak alternatif yang bisa dilakukan, misalnya mengirimkan pesan 'nakal' nan mesra (sex chat), bercumbu lewat telepon (phone sex), atau membangkitkan gairah lewat video call

Tidak ada larangan untuk berhubungan seks di tengah wabah COVID-19 ini. Akan tetapi, pastikan Anda dan pasangan dalam kondisi sehat sehat dan sama sekali tidak menunjukkan gejala. Jika Anda atau pasangan mulai mencurigai adanya gejala virus corona, segera hubungi tim medis untuk pemeriksaan lanjutan.

Jaga kebersihan diri sendiri dan orang terdekat dari virus Corona (Covid-19) dengan rajin cuci tangan dengan sabun, kenakan masker pelindung, gunakan tisue ketika bersin atau batuk, dan hindari tempat keramaian. Jangan lupa untuk tetap menjaga kesehatan dengan mengonsumsi makanan sehat dan bergizi, berolahraga, istirahat cukup, dan minum air putih serta multivitamin.     

Jika mengalami gejala seperti demam, batuk, bersin, atau kondisi lainnya, sebaiknya segera memeriksakan diri ke rumah sakit terdekat untuk mendapat penanganan. Untuk informasi atau laporan mengenai kasus Covid-19, bisa melihat di website resmi www.covid19.go.id atau menghubungi hotline Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) khusus COVID-19 di nomor 119 ext. 9. Pencegahan dan penanganan awal akan membantu mengurangi risiko bahaya atau komplikasi yang lebih parah.

6 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Journal of Emerging Microbes & Infections. Molecular and serological investigation of 2019-nCoC infected patients: implication of multiple shedding routes. (https://www.tandfonline.com/doi/full/10.1080/22221751.2020.1729071). 17 Februari 2020.
The New York Times. Coronavirus and Sex: Questions and Answers. (https://www.nytimes.com/2020/03/30/style/sex-coronavirus-questions-answers.html). 30 Maret 2020.

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app