Ternyata, Infeksi HPV pada Alat Kelamin Juga Mengincar Mulut!

Virus ini dapat mudah menginfeksi mulut ketika kondisi mukosa mulut tidak mampu menahan paparan dari virus, misalnya adanya luka atau celah pada mukosa mulut. Penularan HPV oral ini dapat terjadi ketika seseorang melakukan sentuhan pada mukosa mulut seperti berciuman, hubungan seks oral, dan berganti-ganti pasangan.
Dipublish tanggal: Jul 7, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Waktu baca: 2 menit
Ternyata, Infeksi HPV pada Alat Kelamin Juga Mengincar Mulut!

Pasti Anda sudah tidak asing dengan jenis virus yang satu ini yaitu HPV atau Human papilloma virus. Ya, virus ini merupakan salah satu virus yang menyerang alat kelamin dan menular melalui hubungan seksual. 

Namun, rupanya jenis penyakit ini perlu diwaspadai karena selain melalui seks, penularan HPV ini dapat terjadi melalui sentuhan antar kulit, termasuk mulut penderita. Nah, bagaimanakah penyakit ini dapat menginfeksi bagian mulut? Begini ulasannya.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Langung Dikirim!

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads sept20

Mekanisme HPV dapat menginfeksi mulut

Infeksi HPV yang terjadi pada mulut disebut dengan HPV oral. Virus ini dapat mudah menginfeksi mulut ketika kondisi mukosa mulut tidak mampu menahan paparan dari virus, misalnya adanya luka atau celah pada mukosa mulut. 

Penularan HPV oral ini dapat terjadi ketika seseorang melakukan sentuhan pada mukosa mulut seperti berciuman, hubungan seks oral, dan berganti-ganti pasangan.

Disamping aktivitas seks oral di atas, rupanya penularan HPV ini juga dapat terjadi karena faktor lain, misalnya kebiasaan merokok. Hal ini dikarenakan kebiasaan ini merusak kesehatan mulut sehingga menyebabkan mukosa lebih rentan terhadap infeksi HPV yang diperoleh dari lingkungan. 

Perlu Anda tahu, HPV ini memiliki lebih dari 100 subtipe virus sehingga perlu Anda waspadai karena lebih mudah menginfeksi.

Faktor risiko lain yang turut memungkinkan penularan HPV oral diantaranya menjadi pria, melakukan seks oral tanpa pengaman, seks dengan banyak pasangan, konsumsi alkohol, dan berciuman dengan mulut terbuka.

Dampak akibat terkena HPV di mulut

Ketika seseorang terserang HPV di mulut, pada umumnya tidak akan menyadari hal tersebut. Sebab, gejala yang ditunjukkan tidak ada. Namun, ketahuilah bahwa infeksi HPV ini dapat menyebabkan kerusakan pada mulut dan tenggorokan. 

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Langung Dikirim!

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads sept20

Belum lagi, HPV oral ini sangat erat kaitannya dengan kanker mulut atau orofaringeal.

Nah, berikut ini adalah beberapa gejala awal dari orofaringeal yang perlu Anda waspadai diantaranya kesulitan menelan, nyeri pada bagian mulut yang dekat dengan telinga, batuk berdarah, penurunan berat badan yang signifikan, pembesaran kelenjar limfa, sakit tenggorokan, pembekakan pipi, leher, serta suara serak.

Tindakan apabila terkena HPV oral

Sebagian besar infeksi HPV oral dapat hilang tanpa timbul masalah kesehatan. Namun, apabila muncul kulit pada mukosa mulut, sebaiknya segera dihilangkan baik dengan cara operasi ringan maupun injeksi obat. 

Di samping itu, perlu juga dilakukan penanganan ketika HPV disertai tumor atau kanker demi pencegahan pertumbuhan sel yang abnormal.

Upaya pencegahan HPV oral

Jika Anda masih menyayangi kesehatan organ tubuh Anda, terutama bagian mulut, maka sebaiknya jagalah dengan baik. Salah satu caranya dengan melakukan upaya pencegahan penularan HPV oral. Bagaimanakah caranya?

Melakukan seks yang aman

Upayakan untuk selalu menggunakan kondom ketika berhubungan seksual dengan pasangan, meskipun pasangan resmi sekalipun. Sebab, kemungkinan infeksi HPV dapat terjadi. Kalaupun tidak menggunakan kondom, sebelum berhubungan, pastikan kondisi kedua belah pihak dalam keadaan bersih.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Langung Dikirim!

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads sept20

Kemudian, pastikan untuk tidak berganti pasangan seks. Hal ini karena proses penularan HPV dapat juga terjadi melalui kontak kulit. Perlu Anda tahu, virus ini tidak hidup di cairan tubuh, melainkan di kulit. Jadi, pastikan untuk menjaga kebersihan kulit Anda.

Lakukan pemeriksaan kesehatan mulut

Selain menjaga hubungan seksual yang tetap sehat, pastikan untuk memeriksakan kesehatan mulut Anda secara rutin, terutama ketika sering melakukan seks oral. Dengan demikian, ketika terjadi tanda abnormal pada mukosa mulut,dapat segera dilakukan tindakan medis.

 

 

4 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Infections in the Immunocompromised Host: Practice Essentials, The Child with Frequent Infections, Immunocompromising Conditions. Medscape. (https://emedicine.medscape.com/article/973120-overview)
Human Papillomavirus (HPV) Infection - Human Papillomaviruses. National Center for Biotechnology Information. (https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK321770/)
What Is HPV? Contagious, Symptoms, Diagnosis, Vaccine & Side Effects. MedicineNet. (https://www.medicinenet.com/hpv_infection_human_papillomavirus/article.htm)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app