HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
DR. KARTIKA MAYASARI
Ditinjau oleh
DR. KARTIKA MAYASARI

Terapi Chiropractic dan Risikonya

Dipublish tanggal: Feb 14, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Waktu baca: 1 menit
Terapi Chiropractic dan Risikonya

Terapi chiropractic sebenarnya bukan hal  baru di dunia medis. Namun, saat dugaan malapraktik merebak lantaran terapi ini menelan korban jiwa, banyak orang mulai waspada dengan terapi ini. 

Sebenarnya chiropractic termasuk terapi yang aman asalkan dilakukan oleh seorang spesialis yang sudah berpengalaman dan memiliki lisensi yang disebut sebagai chiropractors. Terapi chiropractic  menggunakan tangan atau alat kecil untuk membantu mengontrol tarikan mendadak di sendi-sendi tulang belakang yang krusial dan menyimpan banyak saraf. 

Iklan dari HonestDocs
Beli Onkologi via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 19

Tujuan dari prosedur yang juga disebut sebagai spinal manipulation ini  adalah untuk memperbaiki posisi dari struktur tulang belakang dan memperbaiki fungsi fisik tubuh seseorang.

Biasanya, terapi chiropractic akan dilakukan pada mereka yang mengalami keluhan sakit pada punggung bagian belakang, sakit pada leher dan sakit kepala yang tak kunjung reda. Komplikasi serius akibat terapi chiropractic sebenarnya jarang terjadi, namun saat terjadi, komplikasi tersebut dapat menyebabkan terjadinya:

1.Hernia pada lempengan tulang belakang
2.Memburuknya kondisi hernia pada lempengan tulang belakang.
3.Saraf yang terjepit pada bagian tulang belakang agak ke bawah, yang disebut sebagai cauda equina syndrome
4.Stroke akibat terputusnya arteri vertebralis yang dapat terjadi setelah dilakukan manipulasi pada leher

Karena berisiko, terapi chiropractic sendiri tidak dianjurkan untuk dilakukan oleh mereka yang memiliki kondisi osteoporosis serius, memiliki gejala mati rasa atau kesemutan hingga tangan dan kaki yang terasa lemas, kanker tulang belakang, risiko stroke yang tinggi, serta adanya ketidakstabilan pada tulang belakang.

Sebelum menjalani chiropractic, tidak ada persiapan tertentu yang perlu dilakukan, namun mungkin akan diperlukan pertemuan dengan chiropractor yang lebih dari sekali. Berkonsultasilah terlebih dahulu untuk mengetahui seberapa sering Anda harus mengunjungi chiropractor untuk menyesuaikan jadwal. 

3 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Chiropractic: What is chiropractic manipulation?. Medical News Today. (https://www.medicalnewstoday.com/articles/308917.php)
Chiropractors & Chiropractic Treatment: Benefits and Risks. WebMD. (https://www.webmd.com/pain-management/guide/chiropractic-pain-relief)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app