Kesehatan Mental

Stress, Penyebab Sakit Maag Yang Tak Disadari

Dipublish tanggal: Feb 22, 2019 Update terakhir: Feb 28, 2020 Tinjau pada Jun 8, 2019 Waktu baca: 3 menit
Stress, Penyebab Sakit Maag Yang Tak Disadari

Beberapa waktu yang lalu, ada seorang pasien yang mengeluhkan rasa sakit pada uluhati. Hal ini sering dia rasakan apabila lagi banyak pikiran atau stress, dan ia pun bertanya, apakah stress bisa menyebabkan maag?

Pastinya, tidak hanya satu orang saja yang mengalami keluhan seperti di atas, melainkan banyak sekali orang-orang yang memang memiliki sakit maag akan lebih buruk ketika mengalami stress, atau bahkan faktor penyebab maag yang utama bagi mereka adalah faktor stress itu sendiri.

Hubungan antara stress sebagai penyebab sakit maag

Lambung yang sehat memiliki penghalang lendir (mucous barrier) yang mencegah asam lambung di dalamnya kontak lansung dengan lapisan permukaan lambung. Ribuan sel lendir dan kelenjar di dinding lambung terus-menerus memproduksi lendir untuk melindungi lapisan dalam (permukaan) dinding lambung.

Pada prinsipnya di sana ada sistem keseimbangan, antara faktor perusak dan penyembuh. Di mana Asam lambung yang bersifat keras (perusak) tidak dapat melukai lambung akibat adanya barrier itu tadi. Dan ketika terjadi kerusakan sel-sel dinding lambung, akan dengan cepat memperbaharui diri.

Pada gastritis atau sakit maag dan masalah yang terkait dengannya, keseimbangan ini tidak berjalan dengan baik. Sebagai hasil akhirnya lapisan lambung termakan oleh asam lambung dan menjadi rusak bahkan sampai menyembabkan adanya tukak pada lambung.

Terkadang sistem barier lendir dalam kondisi yang normal-normal saja, akan tetapi ketika asam lambung diproduksi secara berlebihan atau sangat asam, sampai pada suatu titik di mana barrier tidak danggup untuk menahannya.

Stress sangat berpengaruh terhadap kesehatan tubuh secara keseluruhan, termasuk ia dapat mempengaruhi asam lambung. Jadi stress menjadi penyebab sakit maag atau kekambuhan karena stress dapat meningkatkan produksi asam lambung.

Di samping itu, para ahli menemukan bahwa stress dapat merangsang area tertentu pada otak yaitu pada aksis hypothalamic-pituitary-adrenal-cortex (aksis HPA) yang bertindak sebagai pusat syaraf simpatis. Terstimulasinya aksis ini merangsang sel mast pada dinding lambung dan usus untuk mengeluarkan histamin, meningkatkan asam, mwningkatkan pergerakan lambung dan kecepatan pengosongan lambung serta lapisan mukosa menjadi lebih renggang. Selain itu, faktor psikologis juga dapat meningkatkan infeksi dari bakteri Helicobacter pylori dan perkembangbiakannya di lambung.

Alasan lainnya kenapa stress menyebabkan sakit maag, karena stress dapat menurunkan kadar hormon prostaglandin yang memiliki fungsi membantu memperkuat barrier yang melindungi lapisan lambung dari Asam lambung. Hal ini juga yeng terjadi pada pemakaian obat antinyeri (NSAID) yang juga dapat merusak lambung karena menghambat prostaglandin.

Faktor lain penyebab sakit maag

Selain stress, berikut beberapa faktor penyebab sakit maag:

  • (Obat non-steroid anti-inflammatory) NSAID
  • Penggunaan alkohol dan obat-obatan terlarang
  • Antibiotik tertentu
  • Merokok
  • Infeksi bakteri Helicobacter pylori (H.pylori)

Cara Mengobati Sakit Maag

Secara umum, sakit maag dapat diobati dengan menempuh langkah-langkah berikut ini:

Obat-obatan

  • Antasida untuk menetralkan asam lambung saat sangat asam atau lebih.
  • Proton pump inhibitor dan H2-blocker untuk mengurangi sekresi asam lambung.
  • Antibiotik untuk H.pylori pemberantasan ketika infeksi hadir.

Baca juga: Obat Maag

Gaya Hidup

  • Makanlah sedikit-sedikit tapi sering
  • Jangan sampai telat makan
  • Hindari makanan yang merangsang sekresi asam lambung dan bersifat iritatif seperti Pedas, Asam, Kopi, dan Cola serta makanan berlemak.

Mengendalikan Stress

Stress memang tidak bisa kita hindari, tetapi hal ini bisa kita kendalikan. Selain pengobatan medis seperti di atas, mengendalikan stress akan menjadi faktor utama kesembuhan dan mencegah kekambuhan apabila memang penyebab utama sakit maag Anda adalah stress.

Lakukan hobi atau hal-hal yang sangat kita sukai. Misalnya berolah raga maratho, main futsal, berenang, dan lain-lain. Kegiatan-kegiatan yang dapat mengalaihkan perhatian kita juga bisa membantu meringankan beban pikiran, misalnya berkebun, menyiram tanaman, bermain dengan anak-anak, dan sebagainya yang tentunya Anda lebih mengetahui sesuai minat Anda.

3 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Abdominal Pain: Causes, Types, and Prevention. Healthline. (https://www.healthline.com/health/abdominal-pain)
Upper stomach pain: 10 causes and when to see a doctor. Medical News Today. (https://www.medicalnewstoday.com/articles/324591.php)
Why Does My Stomach Hurt? 17 Possible Causes of Stomach Pain. WebMD. (https://www.webmd.com/pain-management/guide/abdominal-pain-causes-treatments)

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit
Buka di app