Salicylic Acid: Manfaat, Efek Samping, dan Dosis

Dipublish tanggal: Nov 10, 2020 Update terakhir: Nov 10, 2020 Waktu baca: 3 menit

Ringkasan

Buka

Tutup

  • Salicylic Acid atau asam salisilat adalah obat topikal yang biasa digunakan untuk mengatasi sejumlah masalah kulit seperti jerawat serta komedo
  • Salicylic Acid biasanya tersedia dalam bentuk obat topikal berupa krim, gel, salep, dan lotion yang bisa dibeli secara bebas atau dengan resep dokter
  • Salicylic Acid memiliki sifat anti inflamasi dan anti bakteri yang dapat menghancurkan sel kulit mati penyumbat pori-pori kulit
  • Umumnya efek manfaat Salicylic Acid baru akan dirasakan setelah 6 minggu pemakaian dan dosis umum penggunaan adalah 1-3 kali sehari
  • Klik untuk mendapatkan produk Salicylic Acid atau obat kulit lainnya ke rumah Anda di HDmall. *Gratis ongkir ke seluruh Indonesia & bisa COD

Salicylic Acid adalah obat topikal yang biasa digunakan untuk mengatasi sejumlah masalah kulit. Salicylic Acid atau asam salisilat adalah beta hydroxy acid (BHA) yang dikenal untuk mengatasi jerawat dengan cara mengelupaskan sel kulit mati dan menjaga kebersihan pori-pori kulit dari komedo. Sejumlah produk yang mengandung Salicylic Acid umumnya dijual bebas, tetapi ada pula obat dengan kandungan Salicylic Acid yang membutuhkan resep dokter. 

Mengenai Salicylic Acid

Golongan

Obat bebas & resep

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Langung Dikirim!

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads sept20

Kemasan

Krim, gel, salep, lotion

Kandungan

Salicylic Acid

Manfaat Salicylic Acid

Salicylic Acid biasanya tersedia dalam bentuk obat topikal berupa krim, gel, salep, dan lotion. Secara umum, produk Salicylic Acid digunakan untuk mengatasi masalah kulit, terutama jerawat serta komedo pada kulit wajah karena memiliki sifat anti inflamasi dan anti bakteri. 

Cara kerja Salicylic Acid adalah dengan cara masuk terserap ke dalam kulit dan menghancurkan sel kulit mati yang menyumbat pori-pori kulit. Umumnya efek kandungan dan manfaat Salicylic Acid baru akan dirasakan setelah 6 minggu pemakaian.

Manfaat lain Salicylic Acid adalah mengatasi masalah ketombe dan dermatitis seboroik yang umumnya terjadi karena perlambatan sel kulit yang mengelupas. Salicylic Acid juga dapat mendorong pengelupasan kulit yang sudah tidak sehat serta membuka pori-pori kulit yang tersumbat oleh debu dan kotoran. Hal itulah yang biasanya menjadi penyebab munculnya jerawat dan komedo pada kulit wajah.

Dosis Salicylic Acid

Salicylic Acid atau asam salisilat adalah obat topikal yang hanya boleh digunakan pada kulit luar dan diterapkan pada kulit yang memiliki masalah jerawat atau komedo membandel. Sebelum mengoleskan Salicylic Acid, bersihkan tangan dan bagian kulit terlebih dahulu. Pastikan agar Salicylic Acid tidak mengenai mata. Jika masuk ke mata, segera bilas dengan air bersih. Pemilik kulit kering atau sensitif juga harus berhati-hati dan mempertimbangkan penggunaan produk Salicylic Acid.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Langung Dikirim!

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads sept20

Krim Salicylic Acid yang berguna untuk mengatasi masalah kulit bisa diberikan dengan dosis sebagai berikut:

  • Oleskan pada kulit berjerawat sebanyak 1-3 kali sehari

Gunakan Salicylic Acid sesuai petunjuk dokter, karena aturan penggunaan setiap orang bisa berbeda bergantung pada tingkat keparahannya. Hindari pula penggunaan obat dalam dosis yang lebih besar atau lebih kecil atau lebih lama dari yang dianjurkan karena penggunaan Salicylic Acid juga dapat menyebabkan efek keracunan pada tubuh jika digunakan secara berlebihan.

Efek samping Salicylic Acid

Beberapa efek samping Salicylic Acid yang biasa terjadi, di antaranya:

  • Gatal pada kulit
  • Kulit kering dan mengelupas
  • Iritasi kulit

Efek samping penggunaan Salicylic Acid mungkin bisa berbeda pada setiap orang dan ada pula beberapa efek samping lain yang tidak ada di atas. Tetapi jika Anda mengalami efek samping lain yang lebih berat terutama jika menggunakan Salicylic Acid yang diresepkan, seperti lemas, sakit kepala, tinnitus (telinga berdenging), masalah pendengaran, mual, muntah, dan diare, maka segera hentikan penggunaan Salicylic Acid untuk sementara waktu dan coba berkonsultasi ke dokter.

Interaksi obat

Penggunaan sejumlah obat yang digunakan bersamaan dengan Salicylic Acid bisa saja menyebabkan interaksi obat. Salah satu obat yang harus digunakan hati-hati saat menggunakan Salicylic Acid adalah obat pengencer darah. Oleh karena itu, penggunaan produk topikal yang mengandung Salicylic Acid meski tergolong cukup aman digunakan, tetapi reaksi pada setiap orang bisa berbeda sehingga penggunaan Salicylic Acid sebaiknya digunakan sesuai aturan pakai dan anjuran dokter.

Perhatian

Hal-hal yang harus diperhatikan saat menggunakan Salicylic Acid, antara lain:

  • Produk Salicylic Acid hanya boleh digunakan pada kulit luar. Hindari kontak dengan mata
  • Tidak boleh digunakan oleh orang yang memiliki riwayat alergi terhadap kandungan obat
  • Meski terbilang aman digunakan, ibu hamil atau ibu menyusui sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu
  • Anak-anak di bawah usia 2 tahun tidak boleh menggunakan produk Salicylic Acid
  • Penderita masalah fungsi hati & ginjal, serta masalah pembuluh darah sebaiknya berkonsultasi dengan dokter
  • Efek obat Salicylic Acid umumnya baru dapat terlihat setelah 6 minggu pasca penggunaan

Artikel terkait:


3 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Verywellhealth. Salicylic Acid Acne Treatments. (https://www.verywellhealth.com/salicylic-acid-15632)
Allure. Here's Exactly What Salicylic Acid Does to Your Skin. (https://www.allure.com/story/what-does-salicylic-acid-do)
Healthline. Can Salicylic Acid Help Treat Acne? (https://www.healthline.com/health/skin/salicylic-acid-for-acne)

Artikel ini hanya sebagai informasi obat, bukan anjuran medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter atau apoteker mengenai informasi akurat seputar obat.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit

Pesan Pengiriman Obat Ini

Ingin beli obat ini? Chat dengan kami di WhatsApp! Kami dapat membantu mengantarkan obat ke rumah Anda se-Indonesia dengan pembayaran via bank transfer, kartu kredit, COD (di sebagian besar kota), Alfamart, dan OVO. Catatan: Kami bukanlah apotek atau toko obat dan kami tidak menjual obat secara langsung. Jasa pengiriman kami bertujuan untuk memberikan kenyamanan kepada pasien dengan pengambilan pesanan obat Anda di apotek. Perlu diketahui bahwa ada obat-obatan tertentu yang tidak dapat dikirimkan sesuai dengan ketentuan hukum.

Chat di WhatsApp
Buka di app