Doctor men
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
Kebiasaan Sehat

Rokok Bisa Merusak Pita Suara Manusia? Inilah Alasannya!

Update terakhir: NOV 18, 2019 Waktu baca: 2 menit
Telah dibaca 1.358.658 orang

Rokok Bisa Merusak Pita Suara Manusia? Inilah Alasannya!

Siapapun pasti tahu bahwa rokok berakibat merusak kesehatan manusia. Tak hanya bagi perokok aktif itu sendiri, namun juga orang-orang disekitarnya atau sering disebut perokok pasif. Salah satu akibat dari merokok adalah merusak pita suara manusia. Tahukah Anda apakah pita suara tersebut?

Pita suara adalah lipatan mukosa yang terdapat pada laring atau kotak suara. Letaknya berada di atas trakea atau tenggorokan. Sama halnya dengan jaringan tubuh lainnya, pita suara dapat mengalami kerusakan. Salah satunya akibat kebiasaan merokok.

Iklan dari HonestDocs
Mau Pesan Obat? Beli Aja via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Iklan obat

Sebenarnya, ada banyak bahaya merokok selain kerusakan pita suara yang lebih ganas hingga menyebabkan kematian. Namun, tahukah Anda bagaimana bisa rokok mampu merusak pita suara? Lalu, berapa lama kerusakan pita suara akibat rokok tersebut berlangsung? Yuk simak jawabannya di sini!

Risiko penyakit Laringitis akibat kerusakan pita suara oleh rokok

Penyakit lebih parah yang dapat terjadi akibat kerusakan pita suara oleh rokok adalah laringitis. Tahukah Anda apakah laringitis itu? Laringitis adalah suatu kondisi dimana pita suara mengalami pembengkakan, akibatnya suara menjadi serak

Ketika meradang, maka suara yang terbentuk oleh udara yang melewati pita suara akan menyebabkan suara menjadi parah. Lama waktu penyakit laringitis ini dapat berlangsung selama 2 sampai 3 minggu. Setelahnya, maka suara akan kembali seperti semula.

Namun, apabila setelah 2-3 minggu laringitis tersebut belum juga sembuh, maka disebut laringitis kronis. Tentunya, untuk bisa sembuh seperti semula, membutuhkan waktu lebih lama lagi. Hal tersebut juga tergantung dari penyebabnya. Nah, merokok adalah salah satu penyebab dari laringitis kronis.

Tahukah Anda, kondisi laring pada perokok aktif akan mengering dan mengalami iritasi. Hal serupa juga dialami oleh perokok pasif. Sebab, asap rokok mampu mengiritasi laring sehingga mengakibatkan pembengkakan dan radang pita suara. 

Apabila pembengkakan terjadi, maka nada suara akan terdengar serak dan kasar. Berikut ini gejala yang umum terjadi pada laringiitis kronis seperti suara serak, kehilangan suara, demam, batuk kering, kesulitan menelan, dan pembengkakan kelenjar getah bening.

Iklan dari HonestDocs
Mau Pesan Obat? Beli Aja via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Iklan obat

Risiko Kanker Laring akibat kerusakan pita suara oleh rokok

Inilah risiko paling berbahaya dari kerusakan laring akibat kebiasaan merokok yaitu kanker laring. Kanker laring adalah tumbuhnya tumor yang terdapat pada laring. Salah satu akibatnya yaitu kebiasaan menghisap asap rokok, sehingga tak hanya berpotensi oleh perokok aktif saja melainkan perokok pasif.

Bagaimana asap rokok dapat menyebabkan kanker laring? Berikut ini penjelasannya. Asap rokok bersifat panas. Ketika asap rokok tersebut masuk ke dalam mulut, akan mengenai pita suara dan menimbulkan plak. Seiring berjalannya waktu, maka plak pada pita suara akan melebar sehingga melukainya. 

Nah, luka tersebut dapat berbentuk macam-macam, yang paling berbahaya ketika luka tumbuh menjadi benjolan ganas atau tumor.

Pasien penyakit kanker laring ini akan meningkat seiring bertambahnya jumlah perokok aktif dan pasif.

Hal tersebut didukung oleh data hasil penelitian bahwa seseorang yang merokok lebih dari 25 batang dalam sehari atau seseorang yang telah merokok selama lebih dari 40 tahun, akan mengalami penyakit kanker laring lebih besar daripada orang yang tidak merokok. 

Apalagi, seorang perokok akan menghisap asap rokok dimana berpotensi melemahkan sistem kekebalan tubuh. Akibatnya, sistem imun tubuh akan kesulitan untuk membunuh sel kanker yang tumbuh.

Oleh karena itu, sebaiknya hindarilah kebiasaan merokok dan berada di lingkungan perokok aktif. Apabila ada kebiasaan positif yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh, mengapa tidak dilakukan?

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit