ADELIA MARISTA SAFITRI, S.K.M
Ditulis oleh
ADELIA MARISTA SAFITRI, S.K.M
DR. KARTIKA MAYASARI
Ditinjau oleh
DR. KARTIKA MAYASARI
Pemeriksaan

Rapid Test untuk Deteksi Virus Corona, Begini Prosedurnya

Dipublish tanggal: Mar 23, 2020 Update terakhir: Agu 5, 2020 Waktu baca: 4 menit
Rapid Test untuk Deteksi Virus Corona, Begini Prosedurnya

Ringkasan

Buka

Tutup

  • Pemerintah Indonesia secara khusus memesan 1 juta test kit dan kini sudah tiba 150 ribu. Test kit akan digunakan untuk metode rapid test.
  • Rapid test adalah metode pemeriksaan yang dilakukan dengan cepat dan massal guna mendeteksi sekaligus mencegah penyebaran virus corona.
  • Pelaksanaan tes bisa dilakukan dengan 2 cara, yaitu mendatangi rumah warga yang terindikasi melakukan kontak dengan pasien positif atau dengan cara drive thru (antri di dalam mobil).
  • Rapid test virus corona COVID-19 dilakukan dengan mengambil sampel darah pasien. Hasil keluar dalam waktu 10-15 menit.
  • Hasil rapid test negatif bukan berarti terbebas dari virus corona COVID-19. Bisa jadi tubuh Anda belum muncul respon meskipun sudah ada infeksi.

Seiring dengan bertambahnya kasus pasien positif virus corona COVID-19, deteksi dini menjadi hal yang sangat penting. Menanggapi hal ini, pemerintah Indonesia secara khusus memesan 1 juta test kit dan kini sudah tiba 150 ribu. Test kit tersebut akan digunakan untuk mengidentifikasi kasus positif corona dengan metode rapid test.

Apa itu rapid test?

Rapid test adalah metode pemeriksaan yang dilakukan dengan cepat dan massal guna mendeteksi sekaligus mencegah penyebaran virus corona. Pelaksanaan tes bisa dilakukan dengan 2 cara, yaitu mendatangi rumah warga yang terindikasi melakukan kontak dengan pasien positif atau dengan cara drive thru (antri di dalam mobil).

Iklan dari HonestDocs
Booking Klinik Pemeriksaan Fisik via HonestDocs

Dapatkan diskon hingga 70% paket pemeriksaan fisik hanya dari HonestDocs. Klik dan booking sekarang!

Ia h08 pemeriksaan fisik

Namun, tidak semua masyarakat dapat terlibat dalam tes cepat. Pengambilan sampel diutamakan pada mereka yang diduga sempat menjalin kontak dengan pasien positif virus corona. Bisa dari keluarga, teman, tetangga, atau petugas medis yang sempat bersinggungan dengan pasien positif.

Perlu diketahui juga bahwa tes cepat dan massal ini bukan untuk mendiagnosis secara gamblang apakah seseorang positif virus corona atau tidak. Pemeriksaan ini hanya tahap skrining saja, jadi bukan untuk mendiagnosis pasien secara pasti.

Jika hasil menunjukkan hasil positif, maka orang tersebut akan diarahkan ke pemeriksaan selanjutnya guna memastikan positif atau tidaknya terjangkit virus corona.

Cara membaca hasil rapid test virus corona

Rapid test virus corona COVID-19 dilakukan dengan mengambil sampel darah pasien. Hasil pemeriksaan umumnya akan muncul hanya dalam waktu kurang lebih 10-15 menit, sehingga bisa mencakup lebih banyak orang dalam satu waktu.

Sebelum mengetahui cara membaca hasil rapid test virus corona, ada beberapa huruf atau tanda yang perlu dipahami terlebih dahulu.

  • C (Control): kode ini harus muncul pada test kit. Jika tidak, bisa jadi alat tersebut rusak atau darah yang digunakan kurang.
  • Ig (Immunoglobulin): antibodi dalam darah yang dibuat manusia spesifik terhadap paparan infeksi.

Selanjutnya, cara membaca hasil rapid test virus corona COVID-19 adalah:

Iklan dari HonestDocs
Booking Klinik Pemeriksaan Fisik via HonestDocs

Dapatkan diskon hingga 70% paket pemeriksaan fisik hanya dari HonestDocs. Klik dan booking sekarang!

Ia h08 pemeriksaan fisik

IgM (+), IgG (-)

Paparan terjadi baru-baru ini. Peserta harus menjalani pemeriksaan lanjutan dengan Polymerase Chain Reaction (PCR) dan Genome Sequencing di rumah sakit rujukan. Langkah ini juga dilakukan jika hasil tes IgM (+) dan IgG (+)

IgM (-), IgG (+)

Dibutuhkan rapid test ulang dalam waktu 1 minggu dan 2 minggu ke depan. Hal ini menunjukkan bahwa antibodi pada saat pemeriksaan pertama belum cukup untuk mendeteksi potensi terjangkit virus corona. 

IgM (-), IgG (-)

Potensi virus corona cenderung negatif. Namun, tetap diperlukan pemeriksaan ulang sebab risiko paparan tetap ada. 

Baca Juga: Mengapa Hasil Pemeriksaan Suhu Tubuh dengan Termometer Terasa Tidak Akurat?

Alur rapid test COVID-19

Alur Rapid Test Antibodi

Alur Rapid Test Antigen


Iklan dari HonestDocs
Booking Klinik Pemeriksaan Fisik via HonestDocs

Dapatkan diskon hingga 70% paket pemeriksaan fisik hanya dari HonestDocs. Klik dan booking sekarang!

Ia h08 pemeriksaan fisik

Berdasarkan dokumen dari Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes RI), pelaksanaan tes cepat COVID-19 dilakukan oleh Dinas Kesehatan setempat. Baik yang dilakukan di lokasi tertentu maupun kunjungan ke rumah.

Melansir dari CNN Indonesia, berikut tahapan dan alur rapid test virus corona COVID-19 sesuai aturan Kemenkes RI, yaitu:

  1. Peserta mengisi formulir daftar isian.
  2. Peserta dengan hasil tes positif harus isolasi diri di rumah selama 14 hari.
  3. Pasien yang kontak langsung dengan penderita dan menunjukkan gejala demam, batuk, dan sesak napas akan dirujuk ke rumah sakit.
  4. Peserta dengan hasil negatif dapat pulang ke rumah dan wajib melakukan social distancing.

Baca Selengkapnya: Pentingnya Social Distancing Agar Virus Corona Tak Makin Genting

Kunjungan rumah

  1. Peserta mengisi formulir kesediaan melakukan rapid test kunjungan rumah.
  2. Penanggung jawab dan pelaksana rapid test adalah Dinas Kesehatan Kota/Kabupaten.
  3. Sasaran rapid test kunjungan rumah ditetapkan oleh Dinas Kesehatan setempat yang bekerja sama dengan Tim Surveilans dari Kementerian Kesehatan.
  4. Hasil rapid test dicatat dan dilaporkan untuk tindak lanjut diagnositk dan terapi.

Drive thru

  1. Peserta datang sesuai jadwal, antre satu per satu.
  2. Peserta tidak perlu antre dengan berdiri. Cukup tetap berada di dalam kendaraan (mobil atau motor), sehingga tidak ada sentuhan fisik sama sekali dengan orang lain.
  3. Dalam waktu 10 menit, jika hasil negatif maka peserta boleh langsung pulang.
  4. Jika hasil positif, maka peserta akan melakukan prosedur lanjutan sesuai arahan petugas.

Baca Juga: Protokol Kesehatan Terkait Coronavirus (Covid-19) dari Kementerian Kesehatan RI

Hasil rapid test negatif bukan berarti bebas dari corona

Perlu ditekankan lagi bahwa hasil tes cepat yang negatif bukan berarti Anda terbebas dari virus corona COVID-19. Pasalnya, bisa jadi tubuh Anda belum muncul respon meskipun sudah ada infeksi. Terlebih jika infeksinya masih di bawah 7 hari.

Oleh karena itu, Anda tetap perlu melakukan isolasi mandiri dalam waktu 14 hari guna mencegah penyebaran infeksi. Penting juga untuk melakukan social distancing alias beri jarak dengan orang lain guna menghindari penularan virus corona COVID-19.

Jaga kebersihan diri sendiri dan orang terdekat dari virus Corona (Covid-19) dengan rajin cuci tangan dengan sabun, kenakan masker pelindung, gunakan tisue ketika bersin atau batuk, dan hindari tempat keramaian. Jangan lupa untuk tetap menjaga kesehatan dengan mengonsumsi makanan sehat dan bergizi, berolahraga, istirahat cukup, dan minum air putih serta multivitamin.     

Jika mengalami gejala seperti demam, batuk, bersin, atau kondisi lainnya, sebaiknya segera memeriksakan diri ke rumah sakit terdekat untuk mendapat penanganan. Untuk informasi atau laporan mengenai kasus Covid-19, bisa melihat di website resmi www.covid19.go.id atau menghubungi hotline Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) khusus COVID-19 di nomor 119 ext. 9. Pencegahan dan penanganan awal akan membantu mengurangi risiko bahaya atau komplikasi yang lebih parah.

5 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
CNN Indonesia. Mengenal Alur Periksa Rapid Test Covid-19 dan Isolasi Mandiri. (https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20200322134911-255-485781/mengenal-alur-periksa-rapid-test-covid-19-dan-isolasi-mandiri). 22 Maret 2020.
Science News. What you need to know about coronavirus testing in the U.S. (https://www.sciencenews.org/article/coronavirus-testing-diagnostic-covid19-united-states). 6 Maret 2020.
Science Mag. The standard coronavirus test, if available, works well - but can new diagnostics help in this pandemic? (https://www.sciencemag.org/news/2020/03/standard-coronavirus-test-if-available-works-well-can-new-diagnostics-help-pandemic). 22 Maret 2020.

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app