Doctor men
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
Doctor men
Ditinjau oleh
DR SCIENTIA INU KIRANA
Kehamilan

Penyebab Kaki Bengkak Setelah Melahirkan dan Cara Mengatasi

Update terakhir: Jun 13, 2019 Tinjau pada Jul 13, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 863.569 orang

Penyebab Kaki Bengkak Setelah Melahirkan dan Cara Mengatasi

Selamat berbahagia atas lahirnya sang buah hati, menjadi seorang ibu baru tentu akan membawa perasaan senang, bangga dan bahagia. Namun apakah ibu baik-baik saja? Karena pada ibu yang baru melahirkan biasanya banyak masalah-masalah pada tubuh yang berkaitan dengan persalinan salah satunya adalah "kaki bengkak setelah melahirkan".

Apa yang dimaksud kaki bengkak setelah melahirkan?

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat GRATIS Ongkir via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir minimal pembelanjaan Rp50.000.

Istock 943974286

Mungkin yang sudah sering kita saksikan adalah bengkaknya kaki pada saat kehamilan (baca: kaki bengkak saat hamil), ternyata masih banyak yang belum tahu bahwa pembengkakan juga bisa terjadi setelah melahirkan, dalam istilah medis kondisi ini disebut sebagai edema postpartum. Meskipun sementara, edema postpartum dapat merusak pengalaman pasca-persalinan. Bagaimana tidak, saat ini merupakan waktu untuk berinteraksi dengan bayi baru Anda. Tapi bagaimana Anda bisa berkonsentrasi pada bayi ketika tubuh terutama kaki mengalami pembengkakan.

Tubuh ibu menyimpan cairan selama kehamilan dan meningkatkan produksi darah. Jumlah ini 50% lebih banyak dari jumlah cairan ketika tidak sedang hamil, hal ini bertujuan untuk memelihara dan melindungi ibu dan janin yang dikandung. Akan tetapi, tidak semua darah dan cairan yang banyak ini meninggalkan tubuh selama persalinan.

Kombinasi volume darah ekstra ini, dengan retensi cairan dan perubahan hormonal, bisa membuat pergelangan kaki bengkak setelah melahirkan, di samping itu bagian tubuh lain juga bisa terlibat misalnya tangan, betis, wajah dan kelopak mata.

Pembengkakan ini umumnya akan menghilang sendiri hingga beberapa minggu setelah melahirkan.

Penyebab Kaki Bengkak Setelah Melahirkan

Hormonal. Penyebab paling seriing pembengkakan postpartum adalah hormonal. Tubuh menghasilkan sejumlah besar progesteron selama kehamilan. Progesteron kelebihan ini menyebabkan retensi air dan natrium dalam tubuh, yang menyebabkan kaki dan bagian tubuh lain masih bengkak walaupun sudah melahirkan.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat GRATIS Ongkir via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir minimal pembelanjaan Rp50.000.

Istock 943974286

Penekanan Pembuluh Darah. Penyebab lain kaki bengkak setelah melahirkan adalah pembesaran rahim yang menekan aliran darah sehingga aliran darah balik dari kaki ke jantung menjadi terhambat sebagai akibatnya terjadilah bengkak pada kaki pasca persalinan.

Persalinan Normal. Kelahiran nomal juga dapat berkontribusi terhadap bengkaknya kaki pasca melahirkan, yaitu ketika ibu mengejan untuk melahirkan, tubuh akan mengirimkan darah ekstra ke tangan dan kaki sehingga efek belebihan dari itu adalah pembengkakan.

Cara Mengatasi Kaki Bengkak Setelah Melahirkan

Postpartum edema ini secara bertahap akan mereda, karena tubuh secara alami akan menghilangkan semua kelebihan cairan. Namun untuk mempercepat proses ini dan agar tidak menjadi lebih parah berikut beberapa tips cara mengatasi kaki bengkak pasca melahirkan.

Istirahat dengan Tepat

Hindari menyilangkan kaki saat duduk dan berdiri untuk jangka waktu yang lama, karena ini akan menghambat aliran darah. Sambil berbaring terlentang, posisikan kaki lebih tinggi dari dada Anda bisa mengganjalnya dengan bantal atau lainnya. Cara ini akan meningkatkan sirkulasi dan mengurangi pembengkakan. Baca juga: Cara Mengatasi Kaki Bengkak

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat GRATIS Ongkir via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir minimal pembelanjaan Rp50.000.

Istock 943974286

Pijatan Lembut

Mintalah pasangan Anda untuk memijat lembut kaki yang bengkak, mulai dari bawah ke atas. Hindari pemijatan yang kuat dan menyakitkan.

Makan Sehat

Makan sehat yang tepat dapat memberikan energi yang dibutuhkan setelah kehamilan dan dapat membantu  membuang kelebihan cairan. Makananlah makanan sehat seperti buah-buahan segar dan sayuran, karbohidrat kompleks atau makanan kaya protein. Hindari makanan olahan karena mereka cenderung memilik kadar garam natirum (sodium) yang tinggi yang dapat meningkatkan pembengkakan. Jadi hindari juga makanan asin lainnya.

Banyak Minum Air

Tampaknya terdengar aneh, ingin mengatasi kaki bengkak setelah melahirkan yang merupakan penumpukan cairan kok malah disuruh banyak minum, bukannya malah tambah bengkak?  Namun nyatanya minum banyak cairan dapat membantu tubuh membuang kelebihan cairan yang tersimpan dalam tubuh karena ini mendukung ginjal selalu sehat dan melakukan fungsinya dengan baik. Tubuh Anda telah kehilangan air selama kelahiran dan akan terus kehilangan cairan selama menyusui, sehingga Anda harus mencoba untuk minum banyak cairan sepanjang hari. Anda diharapkan untuk minum cukup agar secara alami mengosongkan kandung kemih setiap 4-6 jam. Mendapatkan setidaknya 8 gelas air setiap hari akan membantu tubuh melepaskan kelebihan cairan dengan menjaga tubuh pada tingkat hidrasi nyaman.

Olah Raga Ringan

Olahraga ringan dapat membantu mengurangi bengkak pada kaki setelah melahirkan. Wanita dengan energi yang cukup dapat melakukan aerobik sebagai olah raga yang menenangkan dan mengurangi pembengkakan. Jika ini dirasa terlalu berat, Ada bisa memilih yoga atau berjalan-jalan ringan di sekitar rumah. Apabila Anda akan melakukan olahraga setelah melahirkan sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu ke dokter.

Dengan ini, saya beharap masalah kaki bengkak setelah melahirkan dapat segera teratasi dan saya ucapkan selamat berbahagia dengan bayi yang baru.

 

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit