GRACIA BELINDA
Ditulis oleh
GRACIA BELINDA
DR.VINA SETIAWAN
Ditinjau oleh
DR.VINA SETIAWAN

Payudara Terlihat Kendur? Berikut 6 Tips Mengencangkannya

Dipublish tanggal: Agu 14, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Tinjau pada Feb 27, 2020 Waktu baca: 3 menit
Payudara Terlihat Kendur? Berikut 6 Tips Mengencangkannya

Sebagai seorang wanita, payudara tentu merupakan bagian tubuh yang tak ternilai harganya. Bentuk payudara bahkan berpengaruh besar bagi kepercayaan diri seseorang. Jika payudara terlihat kendur, maka seorang wanita mungkin akan merasa penampilannya tak lagi menarik. 

Kondisi tersebut umumnya terjadi akibat faktor melahirkan, usia yang semakin bertambah, atau pada saat menyusui. Agar bisa terlepas dari masalah kekenduran payudara, Anda bisa mengikuti 6 tips berikut untuk mengencangkan kembali payudara. 

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Langung Dikirim!

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads sept20

6 Tips Mengencangkan Payudara

1. Pilih bra dengan ukuran yang pas

Salah satu kesalahan yang sering dilakukan wanita sehingga menyebabkan payudaranya kendur adalah tidak memiliki bra dengan ukuran yang pas. Hal ini sangat penting terutama bagi wanita dengan payudara yang ukurannya lumayan besar, bra yang kekecilan tak akan pas untuk melindungi payudara. Akibatnya payudara akan kehilangan kekencangannya karena tak ditopang dengan baik sehingga terlihat mengendur.

Oleh karena itu, jika Anda ingin menghindari payudara menjadi kendur, pilihlah bra yang menutupi payudara dengan sempurna. Jangan sampai ada bagian payudara yang keluar dari celah bra tersebut. Jangan juga pilih bra yang saat memakainya Anda merasa banyak ruang yang tersisa di dalam bra. Jadi, pilihlah bra yang pas dengan ukuran payudara dan hindari bra yang kekecilan maupun kebesaran agar payudara tetap kencang.

2. Hentikan kebiasaan merokok

Bagi para wanita yang ingin memiliki payudara kencang tetapi merupakan seorang perokok, maka sebaiknya hentikan kebiasaan tersebut untuk membantu menjaga agar payudara tidak mengendur. Karena kebiasaan merokok merupakan salah satu faktor yang dapat mempercepat proses penuaan. Zat elastin yang bermanfaat untuk menjaga keelastisan kulit akan berkurang jumlahnya akibat merokok sehingga kulit di permukaan payudara menjadi hilang kekencangannya.

3. Rutin melakukan olahraga

Olahraga melakukan salah satu kunci untuk mendapatkan payudara yang kencang. Cara ini bisa dipilih untuk mengembalikan payudara yang kendur ke bentuknya semula. Anda bisa memilih olahraga yang fokus pada pergerakan dada, seperti push-up, plank, berenang, dan bench press. Jangan lupa memakai sport bra karena pergerakan tubuh saat olahraga dapat mempengaruhi bentuk payudara. 

Setelah mandi atau sebelum tidur, Anda juga bisa lakukan pijatan dengan gerakan ke atas sekitar 15 menit untuk membantu meningkatkan sirkulasi pada payudara dan memperkuat otot serta jaringan di sekitar payudara menjadi lebih kencang. Hal ini juga dapat menjadi salah satu tanda awal untuk mencegah adanya gejala kanker payudara seperti benjolan pada payudara.

Baca juga: Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) Penting Dilakukan

Iklan dari HonestDocs
Beli Fungiderm CR 5G via HonestDocs

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Fungiderm cr 5g 1

4. Jalani pola hidup sehat

Penentuan makanan atau asupan yang dikonsumsi juga penting untuk mengencangkan payudara. Makanan yang sehat akan menutrisi kulit payudara sehingga membuatnya lebih sehat, kuat, elastis, dan terjaga kekencangannya. Selain itu, dengan diet pola hidup sehat akan membantu Anda mendapatkan berat badan ideal, karena biasanya kondisi overweight akan mengendurkan jaringan kulit termasuk di bagian payudara sehingga membuat payudara terlihat kendur.

Jangan lupa untuk minum air putih yang cukup karena hal tersebut dapat membantu menjaga kekecangan kulit secara alami dan membuat kulit tetap terhidrasi dengan baik sehingga akan terlihat kencang, sehat, dan tidak kering. 

5. Ubah postur tubuh

Tak hanya mempengaruhi tulang, postur tubuh juga berpengaruh pada kekencangan payudara. Postur tubuh yang buruk seperti membungkuk ke depan akan membuat payudara semakin kendur. Hal ini disebabkan karena tak ada yang menahan berat dari payudara sehingga tekanan di bagian payudara akan semakin berat dan membuat jaringan kulit di sekitar payudara menegang dan mengendur.

Untuk menghindari hal tersebut, ubah postur tubuh yang buruk itu mulai dari sekarang. Biasakan untuk menegakkan punggung dan bahu dengan lurus. Karena cara ini akan membuat tekanan atau berat badan terdistribusi dengan baik di seluruh tubuh, bahkan tak hanya di bagian payudara saja. Kebiasaan ini juga sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh secara keseluruhan.

6. Hindari kebiasaan tidur terlungkup

Posisi tidur terlungkup ataupun miring ke samping juga ternyata memiliki pengaruh yang buruk pada bentuk payudara. Payudara yang terus-menerus tertekan saat tidur akan mengalami kekurangan elastisitasnya sehingga keriput pun mulai muncul di permukaan kulit dan membuat payudara terlihat kendur. Cara tidur terbaik adalah dengan posisi terlentang, walaupun hasilnya tak mungkin terlihat dengan cepat tetapi lama kelamaan dapat membantu payudara terlihat lebih kencang.

14 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Scurr JC, et al. (2010). Supported and unsupported breast displacement in three dimensions across treadmill activity levels. DOI: (http://dx.doi.org/10.1080/02640414.2010.521944)
Rinker B, et al. (2008). The effect of breastfeeding on breast aesthetics. (https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/19083576)
Cruz N. (2013). The effect of breastfeeding on breast ptosis following augmentation mammaplasty. (http://journals.lww.com/plasreconsurg/Citation/2013/10001/The_Effect_of_Breastfeeding_on_Breast_Ptosis.198.aspx)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app