Olahraga dan Kebugaran

6 Olahraga di Rumah untuk Lawan Virus Corona Saat Puasa

Dipublish tanggal: Apr 14, 2020 Update terakhir: Apr 20, 2020 Waktu baca: 4 menit
6 Olahraga di Rumah untuk Lawan Virus Corona Saat Puasa

Ringkasan

Buka

Tutup

  • Meski tidak boleh beraktivitas di luar rumah, Anda masih bisa melakukan olahraga saat puasa di dalam rumah.
  • Waktu olahraga saat puasa yang tepat adalah antara 30 menti sampai 1 jam sebelum berbuka. Tujuannya untuk menghindari dan dehidrasi berlebihan saat olahraga.
  • Jogging di dalam rumah bisa dilakukan dengan mengitaru ruangan dalam rumah, lari di tempat, atau menggunakan bantuan treadmill.
  • Berbekal selembar matras, Anda sudah bisa menggerakkan otot-otot tubuh dengan berbagai gerakan yoga yang sederhana.
  • Jika bosan dengan gerakan olahraga yang kaku, cobalah zumba atau menari. Irama musiknya bisa membantu merilekskan pikiran dan memperbaiki mood.
  • Planking dan squat juga bisa membantu Anda tetap bergerak aktif di rumah selama berpuasa saat pandemi virus corona COVID-19.

Menjalankan ibadah puasa semestinya bukan menjadi halangan bagi Anda untuk tetap berolahraga. Justru, olahraga secara teratur ketika sedang berpuasa dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh supaya tidak mudah sakit. Meskipun wabah virus corona COVID-19 saat ini membuat Anda tidak boleh beraktivitas di luar rumah, jangan khawatir sebab Anda masih bisa berolahraga di rumah. Beragam olahraga saat puasa berikut ini bahkan bisa bantu Anda melawan virus corona, lho!

Jenis olahraga saat puasa untuk lawan virus corona COVID-19

Di tengah pandemi COVID-19 seperti sekarang, sebaiknya hindari beraktivitas di luar rumah jika tidak ada kepentingan mendesak. Hal ini berlaku juga bagi Anda yang suka olahraga lari keliling taman atau pergi ke tempat gym.

Iklan dari HonestDocs
Mau Pesan Obat? Beli Aja via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Iklan obat

Namun jangan khawatir, Anda tetap bisa berolahraga di dalam rumah, kok. Apalagi dalam kondisi berpuasa, Anda perlu menghemat energi agar badan tidak cepat lemas bahkan jatuh sakit.

Lalu, kapan waktu yang tepat? Sebaiknya berolahragalah ketika mendekati waktu berbuka, antara 30 menit sampai 1 jam sebelum berbuka. Hal ini bertujuan untuk menghindari kelelahan dan dehidrasi berlebihan saat olahraga.

Baca Juga: Kapan Waktu yang Tepat Berolahraga Saat Bulan Ramadhan?

Nah, ada beberapa jenis olahraga di rumah yang bisa Anda lakukan meski sedang berpuasa, antara lain:

1. Jogging

Siapa bilang kalau jogging hanya bisa dilakukan di luar rumah? Nyatanya, Anda masih bisa jogging alias lari-lari kecil di rumah, kok.

Ya, Anda bisa jogging mengitari ruangan demi ruangan di dalam rumah. Bisa juga dengan lari di tempat atau menggunakan bantuan treadmill yang bisa diatur kecepatannya. 

Iklan dari HonestDocs
Mau Pesan Obat? Beli Aja via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Iklan obat

Meski terlihat sepele, olahraga jogging yang dilakukan dengan benar bisa membantu membakar kalori, mengurangi risiko cedera, hingga menjaga kesehatan jantung. Jangan lupa lakukan pemanasan sebelum jogging agar badan tidak sakit setelah olahraga, ya.

2. Yoga

Jika Anda mencari olahraga saat puasa yang tidak menghabiskan banyak energi, maka yoga bisa jadi pilihan yang tepat. Bahkan, Anda dapat melakukannya bersama anak maupun anggota keluarga di rumah.

Berbekal selembar matras, Anda sudah bisa menggerakkan otot-otot tubuh dengan berbagai gerakan yoga yang sederhana. Salah satunya gerakan child's pose yang berfungsi untuk merilekskan tubuh sekaligus mengurangi nyeri punggung.

Begini cara melakukan gerakan yoga child's pose:

  • Duduk bersimpuh di lantai. Atur posisi sampai Anda merasa nyaman.
  • Dorong tubuh ke depan sampai perut menyentuh paha, lalu rentangkan tangan ke depan. Posisi dahi menempel di atas lantai dan pandangan menghadap ke lantai.
  • Tahan pose ini selama 5 hitungan, lalu angkat tubuh Anda kembali ke posisi semula dan istirahat.

3. Aerobik atau zumba

Kalau Anda suka aerobik atau zumba, maka Anda boleh melanjutkan olahraga ini saat puasa. Kombinasi alunan musik dan gerakan yang enerjik mampu membangkitkan mood untuk mengatasi kecemasan, khususnya bagi Anda yang kerap dilanda khawatir saat menonton berita soal virus corona COVID-19.

Baca Juga: Berita Virus Corona COVID-19 Bikin Panik? Tenangkan Diri dengan Cara Ini

Iklan dari HonestDocs
Mau Pesan Obat? Beli Aja via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Iklan obat

Menurut riset yang dimuat dalam Journal of Sports Science & Medicine tahun 2012, melakukan zumba selama 39 menit dapat membakar hingga 9,5 kalori per menit. Jika dilakukan dalam satu kali latihan, olahraga kardio ini mampu membakar 300 kalori sehingga cocok bagi Anda yang ingin diet saat puasa.

4. Menari (dance)

Jika Anda ingin aktif menggerakkan tubuh tanpa aturan-aturan yang kaku, maka menarilah. Ya, menari alias dance juga termasuk salah satu pilihan olahraga saat puasa yang sangat menyenangkan, cocok untuk melepas penat setelah berhari-hari di rumah akibat pandemi corona.

Nyalakan musik, atur volume, dan menarilah sampai tubuh terasa rileks. Olahraga kardio ini menjadi cara yang bagus untuk membakar energi sekaligus memperbaiki suasana hati yang bosan akibat karantina di rumah selama berpuasa.

5. Planking

Meski tak bisa berolahraga di luar rumah akibat wabah virus corona COVID-19, Anda masih punya banyak pilihan untuk tetap bergerak aktif saat puasa. Salah satunya dengan melakukan planking.

Posisi planking mirip dengan push-up, namun siku Anda menempel di permukaan lantai dan lurus dengan bahu. Pertahankan posisi pinggul Anda sejajar dengan kepala.

Tahan posisi ini selama 20-30 detik sebagai permulaan. Setelah itu, istirahatlah selama 30-60 detik dan ulangi sampai 5 kali. Olahraga sederhana ini dapat membantu menguatkan otot-otot perut, lengan, dan kaki Anda. 

6. Squat

Selain planking, squat juga bisa menjadi alternatif olahraga di rumah saat sedang berpuasa. Gerakannya pun mudah, bisa dilakukan di mana saja dan kapan saja.

Berikut cara melakukan gerakan squat yang benar agar tidak cedera:

  • Berdiri tegak dengan kaki dibuka selebar pinggul
  • Turunkan tubuh sejauh Anda bisa sambil mendorong punggung ke arah belakang. Rentangkan tangan lurus ke depan untuk menjaga keseimbangkan.
  • Posisi dada harus dibusungkan dan jangan membungkuk. Posisi tubuh bagian bawah harus sejajar dengan lantai.
  • Angkat tubuh sebentar dan kembali lagi ke posisi awal.
  • Ulangi gerakan 10-15 kali, lalu istirahat 30-60 detik dan ulangi sebanyak yang Anda bisa.

Bila dilakukan secara rutin, latihan sederhana ini bisa menguatkan kaki dan otot bokong.

Baca Juga: 6 Minuman Buka Puasa Sehat Saat Wabah Virus Corona COVID-19

Berbagai olahraga intensitas ringan hingga sedang seperti yang dijelaskan di atas bisa membantu meningkatkan daya tahan tubuh Anda saat berpuasa di tengah pandemi COVID-19. Sebagai permulaan, lakukan secara bertahap agar tidak kaget dan tetap lakukan physical distancing atau jaga jarak fisik untuk menghindari penularan virus corona.

5 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Journal of Sports Science & Medicine. Zumba: Is the "Fitness-Party" a Good Workout? (https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3737860/). Juni 2012.
Healthline. The Surprising Health Benefits of Zumba. (https://www.healthline.com/health/fitness-exercise/benefits-of-zumba). 2 Juli 2018.
Medical News Today. Coronavirus: 10 ways to exercise at home. (https://www.medicalnewstoday.com/articles/best-home-exercises-coronavirus). 6 April 2020.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit
Buka di app