HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
DR. KARTIKA MAYASARI
Ditinjau oleh
DR. KARTIKA MAYASARI

Nevus Of Ota - Tanda, Penyebab, Gejala, Cara Mengobati

Dipublish tanggal: Apr 30, 2019 Update terakhir: Nov 7, 2020 Waktu baca: 3 menit

Bercak hitam pada daerah mata juga disebut Nevus of Ota. Kondisi ini merupakan sejenis hiperpigmentasi (peningkatan intensitas warna dibandingkan dengan kulit sekitarnya) mata dan daerah sekitarnya akibat penumpukan melanosit (pigmen). Walaupun Nevus of Ota dikenal dengan istilah “bercak hitam” tetapi bercak pada Nevus of Ota biasanya berwarna kebiruan atau kecoklatan. 

Bercak bisa muncul pada daerah sekitar mata, tetapi paling jelas ditemukan pada bagian putih mata. Beberapa orang mungkin juga memiliki bercak pada dahi, hidung, dan pipi.

Diperkirakan sekitar 50% dari semua kasus Nevus of Ota ditemukan sejak lahir, sedangkan sisanya biasanya berkembang selama masa remaja.

Apa yang menyebabkan Nevus of Ota dan siapa yang lebih beresiko?

Saat ini, tidak ada penelitian definitif yang menunjukkan penyebab utama munculnya Nevus of Ota. Beberapa peneliti percaya bahwa Nevus of Ota bisa disebabkan oleh mutasi genetik, hormon atau radiasi. Meskipun diperlukan lebih banyak penelitian untuk membuktikan hal-hal ini.

Nevus of Ota jauh lebih sering ditemukan pada wanita daripada pria, dengan perkiraan rasio 5: 1.  Nevus of Ota juga terjadi lebih umum pada orang keturunan Asia atau Afrika. Namun, Nevus of Ota dapat hadir pada semua orang dengan semua pigmen kulit yang berbeda.

Ras kaukasoid adalah ras yang paling kecil kemungkinannya terkena Nevus of Ota. Meskipun demikian, ras kaukasoid adalah ras yang paling mungkin terkena kanker kulit (melanoma) ganas terkait dengan kondisi tersebut.

Gejala Nevus of Ota

Nevus of Ota biasanya hanya muncul pada satu sisi wajah. Dalam beberapa kasus, Nevus of Ota dapat hadir pada kedua sisi wajah. Jika Nevus of Ota muncul pada kedua sisi wajah, kondisi ini disebut sebagai nevus Hori.

Tanda yang khas pada Nevus of Ota adalah muncul bercak hiperpigmentasi di sekitar mata dan di wajah yang berwarna biru-abu-abu atau cokelat. Orang dengan Nevus of Ota dapat mengalami hiperpigmentasi pada area:

  • kelopak mata
  • area di sekitar mata
  • hidung
  • dahi
  • pipi
  • wajah
  • putih mata
  • iris

Bercak hiperpigmentasi yang disebabkan oleh Nevus of Ota muncul pada area yang dikontrol oleh saraf trigeminal. Saraf ini terletak di sisi wajah dan bertanggung jawab atas sensasi pada wajah.

Nevus of Ota yang mempengaruhi mata itu sendiri dapat menyebabkan penebalan jaringan di dalam dan sekitar mata.

Apakah Nevus of Ota Bisa Dicegah?

Penyebab munculnya Nevus of Ota  tidak diketahui secara pasti, kondisi ini dipercaya dipengaruhi oleh faktor genetik dan rasial. Oleh karena itu belum ada panduan medis tertentu yang dapat digunakan untuk mencegah terjadinya kondisi ini.

Bagaimana Penanganan Nevus of Ota?

Diagnosis

Jika Anda mengalami hiperpigmentasi kulit di dekat dan di sekitar mata Anda, penting untuk segera mengunjungi dokter untuk mengetahui diagnosis yang tepat.Dokter kulit dapat mendiagnosis Nevus of Ota berdasarkan penampilannya saja. 

Namun pada kondisi tertentu, dokter kulit mungkin akan melakukan biopsi kecil pada kulit untuk mengkonfirmasi jenis sel pada bercak tersebut.  Biopsi adalah suatu prosedur pengambilan sampel jaringan dan memeriksakannya di bawah mikroskop.

Jika bagian putih mata Anda berwarna biru keabu-abuan atau cokelat, dokter mata akan memeriksa mata Anda dengan biomikroskop. Dokter juga dapat melakukan pemeriksaan ophthalmoscope. 

Dalam beberapa kasus, dokter mata mungkin akan melakukan pemeriksaan lanjutan untuk memastikan jika kondisi ini tidak disebabkan oleh suatu keganasan atau penyakit berbahaya lainnya.

Pengobatan Nevus of Ota

Perawatan laser adalah pendekatan korektif paling efektif untuk mengatasi Nevus of Ota, walaupun harus diulang lebih dari sekali, dengan beberapa pendekatan dan aplikasi. Perawatan laser bekerja untuk menghancurkan melanosit yang menyebabkan hiperpigmentasi kebiruan, dengan tujuan mengembalikan warna kulit ke warna alami.

Terapi laser cenderung paling efektif pada individu dengan warna kulit lebih terang. Prosedur ini dapat menyebabkan timbulnya jaringan parut di lokasi perawatan. Tidak jarang hiperpigmentasi kulit kembali bahkan setelah dilakukan perawatan laser berulang. Dalam beberapa kasus, Nevus of Ota dapat kembali lebih gelap daripada rona aslinya.

Selain menggunakan terapi laser, orang-orang dengan Nevus of Ota dapat memilih untuk menutupi hiperpigmentasi dengan produk-produk kosmetik. Produk-produk ini termasuk penggunaan krim untuk menyamarkan bercak,  atau concealer. 

Ada beberapa teknik yang dapat digunakan seseorang untuk menyembunyikan bercak termasuk pembentukan kontur, penyembunyian, dan penggunaan produk-produk koreksi warna.


4 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Vanessa Ngan, Nevus of Ota (https://www.dermnetnz.org/topics/naevus-of-ota-ito-hori/), 2003.
Omobola Onikoyi, Nevus of Ota (https://emedicine.medscape.com/article/1058580-overview), 26 March 2019.

Artikel ini hanya sebagai informasi awal mengenai kondisi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Pertanyaan dan jawaban lain tentang kondisi ini
Buka di app