Kenali Miokarditis Dari Penyebab, Gejala dan, Pengobatannya

Update terakhir: Mar 6, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 363.414 orang

Perlu Anda ketahui, manusia memiliki beberapa organ penting didalam tubuh yang berfungsi untuk kelangsungan hidup manusia, khususnya organ jantung. Jantung merupakan sebuah organ yang terdiri dari otot. 

Otot jantung merupakan jaringan istimewa karena kalau dilihat dari bentuk dan susunannya sama dengan otot- otot lainnya, tetapi cara bekerjanya menyerupai otot polos yaitu diluar kemauan kita (dipengaruhi oleh susunan saraf otonom). 

Jikagt;dapat masalah atau gangguan pada jantung maka kesehatan tubuh pun akan ikut terganggu. Salah satu penyebab tingginya angka kesakitan dan kematian di Indonesia adalah penyakit dari Gangguan System Cardiovascular yaitu Miokarditis atau biasa disebut dengan inflamasi atau peradangan pada otot jantung. 

Untuk mengetahui apa itu miokarditis, artikel dibawah ini akan membahasnya lebih lanjut. Selamat membaca.               

Apa sih itu penyakit miokarditis?             

Miokarditis merupakan peradangan pada otot jantung atau miokardium. pada umumnya disebabkan oleh penyakit-penyakit infeksi, tetapi dapat sebagai akibat reaksi alergi terhadap obat-obatan dan efek toxin bahan-bahan kimia dan radiasi. 

Peradangan pada otot jantung ini yang akan mengganggu kinerja jantung dalam memompa darah dari jantung ke seluruh tubuh, serta detak jantung menjadi tidak beraturan.

Apa sih yang menyebabkan terjadinya miokarditis?

Sampai saat ini penyebab terjadinya miokarditis belum diketahui secara jelas. Namun, terdapat banyak faktor yang dapat memicu terjadinya miokarditis. Berikut faktor-faktor yang dapat memicu terjadinya miokarditis:

  • Miokarditis yang disebabkan oleh infeksi bakteri (bacterial myocarditis)
  • Penyakit radang miokardial kronik (Chronic myocarditis)
  • Miokarditis yang disebabkan oleh toksin bakteri yang dihasilkan pada difteri (Diphtheritic myocarditis)
  • Fibrosis fokal miokardial yang disebabkan oleh peradangan kronik. (Fibrosis myocarditis)
  • Miokarditis yang disebabkan reaksi alergi yang disebabkan oleh hipersensitivitas terhadap berbagai obat, terutama sulfonamide, penicillin, dan metildopa (Hypersensitivity myocarditis)
  • Miokarditis yang disebabkan oleh agen infeksius seperti bakteri, virus, riketsia, protozoa, spirochaeta, dan fungus. Agen tersebut dapat merusak miokardium melalui infeksi langsung, produksi toksin, atau perantara respons immunologis.
  • Toxic myocarditis adalah degenerasi dan necrosis fokal serabut miokardium yang disebabkan oleh obat, bahan kimia, bahan fisik, seperti radiasi, toksin serangga atau bahan dan keadaan lain yang menyebabkan trauma pada miokardium.
  • Interstitial myocarditis adalah mikarditis yang mengenai jaringan ikat interstitial.
  • Miokarditis yang terutama mengenai substansi ototnya sendiri (Parenchymatus myocarditis)
  • Miokarditis yang disebabkan oleh protozoa terutama terjadi pada penyakit Chagas dan toxoplasmosis. (Protozoa Myocarditis)
  • Miokaditis yang berhubungan dengan infeksi riketsia.
  • Miokarditis yang disebabkan oleh infeksi virus terutama oleh enterovirus. Paling sering terjadi pada bayi, wanita hamil, dan pada pasien dengan sistem immune yang rendah. 

Apa saja tanda dan gejala-gejala pada penyakit miokarditis?

Pada kasus-kasus yang ringan, penyakit ini tidak memperlihatkan adanya gejala. Namun, ketika miokarditis bertambah parah, hal ini dapat menyebabkan otot jantung menjadi lemah dan menimbulkan berbagai tanda dan gejala, seperti nyeri dada, gagal jantung, dan aritmia (detak jantung yang tidak normal). 

Berikut tanda dan gejala-gejala lain yang dapat umum terjadi pada penderita penyakit miokarditis:

  • Retensi cairan dengan pembengkakan pergelangan kaki dan kaki
  • Sesak napas pada saat istirahat atau selama aktivitas fisik
  • Cepat merasa lelah

Sedangkan tanda dan gejala lainnya yang kurang umum terjadi, antara lain:

  • Pingsan atau tiba-tiba kehilangan kesadaran
  • Demam
  • Nyeri sendi
  • Diare
  • Sakit kepala
  • Sakit tenggorokan
  • Napas pendek
  • Menggigil
  • Anoreksia
  • Nyeri otot
  • Malaise (kurang enak badan)

Bagaimana cara mengobati penderita dengan miokarditis?

Berikut beberapa pengobatan dan tatalaksana yang dapat diberikan pada penderit miokarditis:

  • Perawatan untuk tindakan observasi
  • Tirah baring atau pembatasan aktivitas.
  • Antibiotik atau kemoterapeutik.
  • Pengobatan sistemik supportif ditujukan pada penyakti infeksi sistemik
  • Pemberian obat kortison.

Jika miokarditis berkembang menjadi gagal jantung kongestif biasanya dokter akan memberikan obat diuretik untuk mengurangi retensi ciaran, digitalis untuk merangsang detak jantung, obat antibeku untuk mencegah pembentukan bekuan, ACE inhibitor atau Angiotensin II receptor blockers, obat ini akan melemaskan pembuluh darah jantung dan membantu darah mengalir lebih mudah. 

Beta blockers, obat ini bekerja dalam beberapa cara untuk mengobati gagal jantung dan membantu mengontrol detak jantung tidak normal.

Penanganan awal nampaknya sangat penting dalam menurunkan insidensi terjadinya miokarditis. Penderita miokarditis disarankan untuk rutin kontrol ke dokter dan melaporkan gejala-gejala yang dirasakan terutama saat aktivitas meningkat seperti nyeri dada, denyut jantung yang cepat dan lain -lain. 

Hindari juga mengkonsumsi minuman beralkohol serta melakukan olahraga yang berat sehingga terjadinya miokarditis dapat diminimalkan. Jika terdapat gejala-gejala seperti diatas segeralah konsultasikan ke dokter untuk penanganan dan pengobatan yang tepat. Semoga bermanfaat.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Pertanyaan dan jawaban lain tentang kondisi ini

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit