Miokarditis - Penyebab, Gejala, dan Pengobatan

Dipublish tanggal: Mei 4, 2019 Update terakhir: Jan 21, 2020 Waktu baca: 4 menit

Miokarditis merupakan penyakit yang ditandai oleh peradangan otot jantung yang dikenal sebagai miokardium atau lapisan otot dinding jantung. Otot tersebut bertanggung jawab untuk berkontraksi dan relaksasi untuk memompa darah masuk dan keluar dari jantung serta memompa ke seluruh tubuh.

Ketika terjadi peradangan otot jantung, kemampuan otot untuk memompa darah menjadi kurang efektif. Hal ini menyebabkan masalah seperti detak jantung yang tidak normal, nyeri dada, atau kesulitan bernapas. 

Iklan dari HonestDocs
Beli Simvastatin via HonestDocs!

Simvastatin berfungsi untuk menurunkan kadar kolesterol yang tinggi pada pasien – pasien dislipidemia. Dapatkan GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Dalam kasus yang ekstrem, kondisi tersebut dapat menyebabkan pembekuan darah yang menyebabkan serangan jantung atau stroke, kerusakan jantung dengan gagal jantung, atau kematian.

Biasanya, peradangan merupakan suatu respons tubuh terhadap segala jenis luka atau infeksi. Bayangkan ketika Anda tidak sengaja melukai jari Anda, dalam waktu singkat, jaringan di sekitar luka membengkak dan berubah menjadi merah, yang merupakan tanda klasik dari peradangan. 

Sistem kekebalan tubuh akan memproduksi sel-sel khusus untuk bergegas ke lokasi luka dan melakukan perbaikan.

Penyebab Miokarditis

Dalam banyak kasus, penyebab pasti dari miokarditis masih tidak ditemukan. Ketika penyebab miokarditis ditemukan, biasanya terjadi infeksi pada otot jantung, seperti infeksi virus (paling sering) atau infeksi bakteri, parasit, atau jamur.

Ketika infeksi mencoba bertahan, sistem kekebalan tubuh akan melawan dan mencoba untuk menyingkirkan penyakit. Hal ini dapat menghasilkan respons peradangan yang dapat melemahkan jaringan otot jantung. 

Beberapa penyakit autoimun, seperti lupus (SLE), dapat menyebabkan sistem kekebalan tubuh berbalik melawan otot jantung, yang mengakibatkan peradangan dan kerusakan pada miokard atau otot jantung.

Iklan dari HonestDocs
Beli Simvastatin via HonestDocs!

Simvastatin berfungsi untuk menurunkan kadar kolesterol yang tinggi pada pasien – pasien dislipidemia. Dapatkan GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Seringkali sulit untuk menentukan apa yang menyebabkan miokarditis, tetapi penyebab di bawah ini biasanya dapat memicu terjadinya miokarditis. Penyebab tersebut dapat berupa

Virus

Virus adalah salah satu penyebab paling umum dari infeksi miokarditis. Virus yang paling umum menyebabkan miokarditis termasuk Coxsackievirus grup B (suatu enterovirus), Human Herpes Virus 6, dan Parvovirus B19. Kemungkinan lain termasuk echovirus, virus Epstein-Barr dan virus Rubella.

Bakteri

Miokarditis juga dapat terjadi akibat infeksi Staphylococcus aureus atau Corynebacterium diphtheriae.

Jamur

Infeksi kadang-kadang juga dapat menyebabkan miokarditis.

Parasit

Parasit adalah mikroorganisme yang hidup dari organisme lain untuk bertahan hidup. Parasit juga dapat menyebabkan miokarditis.

Penyakit Autoimun

Penyakit autoimun yang menyebabkan peradangan di bagian lain tubuh, seperti rheumatoid arthritis atau SLE, juga kadang-kadang dapat menyebabkan miokarditis.

Iklan dari HonestDocs
Beli Simvastatin via HonestDocs!

Simvastatin berfungsi untuk menurunkan kadar kolesterol yang tinggi pada pasien – pasien dislipidemia. Dapatkan GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Tanda dan gejala Miokarditis

Hal yang berbahaya tentang miokarditis yaitu penyakit ini dapat mempengaruhi siapa saja, terjadi pada usia berapa pun, dan dapat berlanjut tanpa menunjukkan gejala apapun. Jika gejalanya berkembang, miokarditis sering menyerupai gejala-gejala yang mungkin dialami seseorang dengan flu, seperti:

Sering kali, miokarditis dapat mereda dengan sendirinya tanpa pengobatan, seperti luka pada jari Anda yang akhirnya akan sembuh. Bahkan beberapa kasus yang berlangsung lama mungkin tidak pernah membuat gejala gagal jantung mendadak.

Tapi, secara diam-diam, miokarditis dapat menyebabkan kerusakan pada otot jantung di mana gejala gagal jantung perlahan-lahan akan muncul. Dalam kasus lain, jantung mungkin akan lebih cepat menimbulkan gejala-gejala seperti nyeri dada, sesak napas, jantung berdebar, dan gagal jantung.

Cara mencegah terjadinya Miokarditis

Masih tidak diketahui cara yang pasti untuk mencegah miokarditis, tetapi menghindari terjadinya infeksi serius dapat membantu mencegah timbulnya miokarditis. Beberapa cara yang disarankan untuk dilakukan meliputi:

  • Mempraktikkan seks yang aman
  • Tetap mendapatkan informasi terbaru tentang vaksinasi
  • Menjaga kebersihan yang baik
  • Menghindari kutu atau jamur yang dapat menyebabkan miokarditis

Cara mengobati Miokarditis

Diagnosa

Meskipun miokarditis bisa sulit didiagnosis, dokter dapat menggunakan beberapa pemeriksaan untuk mempersempit sumber gejala Anda. Pemeriksaan tersebut meliputi:

  • tes darah: untuk memeriksa tanda-tanda infeksi atau sumber peradangan
  • rontgen dada: untuk menunjukkan anatomi dada dan tanda-tanda potensial gagal jantung
  • electrocardiogram (EKG): untuk mendeteksi detak jantung yang tidak normal dan ritme yang mengindikasikan otot jantung yang rusak
  • echocardiogram (ultrasound imaging of the heart): untuk membantu mendeteksi masalah struktural atau fungsional di jantung dan pembuluh darah yang berdekatan
  • biopsi miokard (pengambilan sampel jaringan otot jantung): dalam beberapa kasus, dapat dilakukan selama kateterisasi jantung untuk memungkinkan dokter memeriksa sepotong kecil jaringan otot dari jantung.

Pengobatan

Pengobatan untuk miokarditis dapat meliputi:

Hampir semua pengobatan tersebut bekerja untuk meringankan beban kerja pada jantung sehingga jantung dapat menyembuhkan dirinya sendiri.

Jika terjadi jantung gagal, prosedur lain yang lebih invasif dapat dilakukan di rumah sakit. Implantasi alat pacu jantung dan / atau defibrillator mungkin diperlukan. Ketika jantung sangat rusak, dokter dapat merekomendasikan tindakan transplantasi jantung.


11 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
WebMD (2016). What You should Know: Myocarditis. (https://www.webmd.com/heart-disease/myocarditis)
Healthline Editorial Team. Healthline (2018). Myocarditis. (https://www.healthline.com/health/heart-disease/myocarditis)
Davis, C. MedicineNet (2018). Myocarditis. (https://www.medicinenet.com/myocarditis/article.htm)

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Pertanyaan dan jawaban lain tentang kondisi ini
Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit
Buka di app