GRACIA BELINDA
Ditulis oleh
GRACIA BELINDA
DR.VINA SETIAWAN
Ditinjau oleh
DR.VINA SETIAWAN

Menjaga Kondisi Kesehatan Tubuh Ketika Hamil

Dipublish tanggal: Feb 4, 2020 Update terakhir: Okt 12, 2020 Tinjau pada Feb 18, 2020 Waktu baca: 3 menit
Menjaga Kondisi Kesehatan Tubuh Ketika Hamil

Setiap wanita yang sedang hamil mungkin saja menghadapi kondisi kehamilan yang beragam. Kondisi tersebut tentu membutuhkan banyak perhatian agar tubuh ibu hamil tetap berada dalam kondisi yang sehat dan kesehatan bayi dalam kandungan tetap terjaga. Tetapi rasa lelah yang dirasakan terutama seiring bertambahnya usia kehamilan merupakan hal yang normal terjadi.

Rasa lelah di awal kehamilan biasanya akan semakin berkurang setelah usia kehamilan memasuki minggu ke-12 sampai 14. Tetapi jika rasa lelah masih sering dirasakan setelah periode tersebut dan terjadi bersamaan dengan gejala berikut, maka ada baiknya untuk memeriksakan diri ke dokter, yaitu:

Iklan dari HonestDocs
Blackmores Pregnancy Breast Feeding Gold

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Blackmores pregnancy   breat feeding gold sku
  • Rasa lapar dan haus yang berlebihan, karena bisa jadi hal tersebut merupakan gejala diabetes gestasional
  • Rasa lelah yang teramat sangat meski sudah beristirahat dengan cukup
  • Rasa lelah disertai dengan gejala lain seperti demam, sakit tenggorokan, dan pembengkakan kelenjar
  • Rasa mual, muntah, dan peningkatan frekuensi buang air kecil, karena bisa jadi hal tersebut merupakan gejala kehamilan ektopik (hamil di luar kandungan)

Mengapa saat hamil tubuh terasa mudah lelah?

Merasa lelah ketika hamil merupakan hal yang wajar terjadi pada ibu hamil, terutama di trimester awal kehamilan dan trimester akhir kehamilan. Hal ini juga dipengaruhi oleh perubahan hormon dalam tubuh terutama hormon progesteron yang bertujuan untuk menyesuaikan diri demi perkembangan yang dibutuhkan oleh ibu hamil dan bayi dalam kandungan.

Perubahan hormon tersebut juga memungkinkan tubuh mengalami susah tidur dan menyebabkan kaki mudah merasa kram, sakit perut, hingga rasa ingin buang air kecil yang lebih sering di malam hari, sehingga hal tersebut tentu saja mengganggu kualitas tidur. Karena hal itu pula, tubuh tidak mendapat waktu istirahat yang cukup dan menjadi mudah mengantuk dan lelah. 

Untuk membantu mengatasi masalah tersebut, cobalah melakukan beberapa cara agar waktu istirahat yang dibutuhkan tubuh tetap terpenuhi, misalnya dengan melakukan tidur siang sejenak sekitar 30 menit untuk membuat tubuh menjadi lebih rileks.

Beberapa gangguan kesehatan lainnya juga dapat mempengaruhi kondisi tubuh ibu hamil, termasuk anemia, sakit kepala, depresi, hipotiroidisme, atau toksoplasmosis. Jika kelelahan mulai muncul dan setelah istirahat belum mampu memperbaiki kondisi tubuh, maka ada baiknya untuk memeriksakan diri ke dokter dan memastikan kondisi kesehatan bayi tetap dalam keadaan sehat.

Apa saja gangguan kesehatan yang sering terjadi saat hamil?

Sakit kepala

Salah satu gangguan kesehatan yang umumnya dialami oleh ibu hamil adalah sakit kepala. Hal ini dapat terjadi selama kehamilan dengan kondisi yang berbeda-beda di setiap trimester kehamilan. Untuk mengatasi sakit kepala saat hamil biasanya dokter akan menyarankan untuk melakukan cara alami, seperti istirahat yang cukup, minum air putih yang lebih banyak, kompres atau pijat kepala dengan lembut, olahraga ringan, hingga penggunaan minyak essensial seperti peppermint oil yang dapat mengurangi ketegangan.

Ibu hamil yang sedang mengalami sakit kepala tidak disarankan untuk mengonsumsi obat penghilang rasa sakit seperti aspirin atau ibuprofen karena dapat menimbulkan risiko berbahaya bagi bayi dalam kandungan terutama ketika dikonsumsi di trimester awal kehamilan.

Iklan dari HonestDocs
Beli Alat Kontrasepsi & Hormon via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 7

Baca juga: Cara Mengatasi Sakit Kepala Saat Hamil

Anemia

Anemia atau kurangnya sel darah merah yang terjadi pada ibu hamil umumnya terjadi karena kekurangan zat besi atau vitamin B12. Rasa lelah, lemas, pusing, kulit pucat, mati rasa, hingga detak jantung yang lebih cepat dari biasanya mungkin saja dialami selama kehamilan. Tetapi kondisi anemia sendiri sebenarnya wajar terjadi pada ibu hamil.

Anemia defisiensi zat besi juga dapat berpengaruh pada perkembangan bayi dan meningkatkan risiko kelahiran bayi prematur. Oleh karena itu, ketika ibu hamil mengalami anemia, dokter mungkin akan memberikan resep suplemen zat besi yang lebih tinggi untuk mengatasi hal tersebut.

Pada wanita umumnya memerlukan sekitar 18 mg zat besi setiap hari, tetapi ibu hamil membutuhkan zat besi lebih banyak yakni sekitar 27 mg. Selain suplemen, beberapa jenis makanan penambah darah yang bisa dikonsumsi, di antaranya daging merah, sayuran hijau, serta biji-bijian seperti kacang hitam, kacang kedelai, dan biji labu dapat menjadi sumber zat besi.

Baca juga: Makanan Penambah Darah Agar Terhindar dari Anemia

Bagaimana cara menjaga kondisi kesehatan tubuh ketika hamil?

Memasuki trimester pertama kehamilan, ibu hamil cenderung merasakan kelelahan yang teramat sangat dan hal tersebut dipengaruhi oleh perubahan hormon dan adaptasi yang perlu dilakukan selama kehamilan, dan satu-satunya cara untuk mengatasi kondisi tersebut adalah dengan tidur lebih banyak.

Jujur saja hal tersebut tidak membantu, tetapi mungkin bisa dilakukan tidur siang sambil melakukan di waktu beraktivitas. Selain itu, untuk tetap meningkatkan energi dan kondisi tubuh, lakukan beberapa pola hidup sehat berikut:

  • Minum air putih yang banyak, hal ini akan membantu mencukupi kebutuhan cairan dalam tubuh dan mencegah dehidrasi
  • Mengonsumsi makanan sehat, yang akan membantu mencukupi gizi dan nutrisi penting bagi perkembangan bayi dalam kandungan
  • Lakukan olahraga ringan, yang dapat membantu mengurangi ketegangan dan kekakuan pada otot
  • Hindari stress, karena hal ini dapat mengganggu kesehatan fisik dan perkembangan janin

Baca juga: 10 Manfaat Pilates untuk Ibu Hamil

3 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Thebump. Anemia During Pregnancy. (https://www.thebump.com/a/anemia-during-pregnancy)
Thebump. Dizziness During Pregnancy. (https://www.thebump.com/a/dizziness-during-pregnancy)
Thebump. Why Pregnancy Makes You So Tired (and How to Up Your Energy. (https://www.thebump.com/a/fatigue-during-pregnancy)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app