Kupas Tuntas Gastroskopi, Pemeriksaan Detail Saluran Pencernaan Atas

Dipublish tanggal: Des 25, 2020 Update terakhir: Jul 14, 2021 Waktu baca: 2 menit
Kupas Tuntas Gastroskopi, Pemeriksaan Detail Saluran Pencernaan Atas

Ringkasan

Buka

Tutup

    • Gastroskopi adalah prosedur pemeriksaan non-bedah yang digunakan untuk mengetahui kondisi saluran pencernaan bagian atas secara lebih mendalam; 
    • Gastroskopi dapat dilakukan jika seseorang mengalami gejala perut kembung, mual, muntah, nyeri dada, atau sulit menelan secara berulang atau terus-menerus
    • Gastroskopi dilakukan dengan menggunakan alat canggih berupa selang atau tabung kecil yang dilengkapi juga dengan lampu dan kamera;
    • Pemeriksaan gastroskopi dapat membantu memeriksa gangguan pencernaan seperti gastritis, tukak lambung, penyakit GERD, hingga kanker lambung;
    • Pemeriksaan gastroskopi ditujukan pada bagian saluran pencernaan atas terutama pada kerongkongan, lambung, dan usus 12 jari (duodenum);
    • Biaya endoskopi--khususnya gastroskopi--bervariasi, mulai dari kisaran Rp2.000.000,- hingga Rp5.000.000,-;
    • Beli beragam paket pemeriksaan kesehatan dengan harga bersahabat dan dokter berpengalaman hanya melalui HDmall;
    • Gunakan fitur chat untuk berkonsultasi dengan apoteker kami secara gratis seputar obat dan pemeriksaan kesehatan yang Anda butuhkan.

    Gastroskopi adalah prosedur endoskopi atau pemeriksaan medis untuk mengetahui kondisi saluran pencernaan bagian atas secara mendalam. Pemeriksaan ini menggunakan alat canggih berupa selang atau tabung kecil elastis yang dilengkapi dengan lampu dan kamera pada ujungnya.

    Selain gastroskopi, endoskopi yang jamak dilakukan adalah kolonoskopi, laparoskopi, artroskopi, bronkoskopi, dan histeroskopi.

    Iklan dari HonestDocs
    Medical Check Up Paket Gold Di Path Lab Klinik

    Medical check-up diperlukan baik oleh perempuan maupun laki-laki, baik anak muda maupun orang lanjut usia. Orang yang terlihat sehat pun perlu melakukan medical check-up, terutama untuk memeriksa tingkat kesehatan dan mencegah secara dini jika adanya penyakit serius yang belum menunjukkan gejala.

    Medical check up paket gold di path lab klinik

    Apa manfaat gastroskopi?

    Gastroskopi bertujuan untuk memeriksa kondisi saluran cerna pasien yang sering mengalami gejala gangguan pencernaan seperti perut kembung, mual, muntah, nyeri dada, sulit menelan, penurunan nafsu makan, perubahan warna tinja, serta rasa nyeri dan tidak nyaman pada perut yang terjadi secara berulang atau terjadi dalam waktu yang lama.

    Beberapa gangguan pencernaan yang dapat diamati melalui gastroskopi adalah:

    • Gastritis (peradangan lambung);
    • Tukak lambung;
    • Ulkus duodenum;
    • Penyakit GERD;
    • Kanker perut (lambung).

    Baca juga: Mengulas Lengkap Fungsi dan Anatomi Sistem Pencernaan Manusia

    Bagaimana prosedur gastroskopi?

    Gastroskopi pada dasarnya merupakan tindakan non-bedah. Pemeriksaan ini dilakukan dengan memasukkan selang khusus ke dalam perut, terutama bagian atas saluran pencernaan (upper gastrointestinal endoscopy). Prosesnya dimulai dari mulut, kerongkongan, lambung, hingga ke bagian usus 12 jari (duodenum) untuk mengetahui kondisi organ tersebut.

    Sebelum gastroskopi, pasien akan diminta untuk melakukan puasa makan selama 6-8 jam serta puasa minum selama 2-3 jam untuk mengosongkan isi perut. Puasa ini juga termasuk menghentikan konsumsi obat apa pun.

    Pasien akan diberikan obat penenang yang disuntikkan melalui pembuluh darah di tangan untuk membantu agar berada dalam kondisi rileks selama gastroskopi berlangsung. 

    Iklan dari HonestDocs
    Beli Obat Lambung & Saluran Pencernaan via HDmall

    Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

    Default internal ads 4

    Itulah sebabnya, pasien yang baru menjalani gastroskopi tidak diperkenankan untuk mengemudi sebelum efek obat penenang hilang sepenuhnya. Selama gastroskopi, pasien juga akan diminta untuk melepas kacamata, lensa kontak, dan gigi tiruan.

    Pemeriksaan gastroskopi umumnya berlangsung sekitar 10-15 menit. Pengambilan sampel dari bagian dalam jaringan lambung atau usus (biopsi) dengan menggunakan alat endoskop (gastroskop) juga biasanya dilakukan sebagai bagian dari pemeriksaan lanjutan.

    Baca juga: Endoskopi, Cara Pemeriksaan dan Pembedahan Organ Tubuh

    Adakah risiko efek samping gastroskopi?

    Secara umum, gastroskopi tidak menimbulkan masalah atau tanda efek samping serius setelahnya. Namun, sejumlah kasus menunjukkan pasien mengalami perut kembung akibat gas yang masuk ke dalam perut. Kondisi tersebut akan mereda dengan sendirinya setelah beberapa saat.

    Pada beberapa kasus lain, pasien mengalami sakit tenggorokan ringan setelah prosedur. Efek samping yang sangat jarang terjadi adalah perdarahan.

    Jika mengalami sakit perut yang tidak biasa, nyeri dada, demam, sulit bernapas, ataupun muntah darah setelah gastroskopi, Anda perlu segera memeriksakan diri ke dokter karena mungkin telah terjadi infeksi. 

    Gastroskopi biasanya dilakukan oleh dokter spesialis gastroenterologi atau ahli endoskopi yang memiliki pemahaman mendalam seputar sistem pencernaan. Biaya endoskopi--khususnya gastroskopi--bervariasi, mulai dari kisaran Rp2.000.000,- hingga Rp5.000.000,-.

    Baca juga: 6 Penyakit yang Dapat Ditangani Dokter Spesialis Gastroenterologi

    3 Referensi
    Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.

    Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

    Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
    (1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

    Tanya Dokter

    Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


    Lampirkan file (foto atau video)
    Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
    Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
    * Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

    Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

    Submit
    Buka di app