Kebiasaan Sehat

5 Manfaat Membaca Al Quran Bagi Kesehatan

Dipublish tanggal: Feb 22, 2019 Update terakhir: Agu 4, 2020 Tinjau pada Jun 13, 2019 Waktu baca: 3 menit
5 Manfaat Membaca Al Quran Bagi Kesehatan

Kebiasaan rutin membaca Al Quran setiap hari tak hanya mendatangkan pahala yang berlimpah, namun mampu memberikan implikasi besar bagi kesehatan tubuh. Semakin sering dan konsisten diterapkan, maka semakin besar pula manfaat yang akan didapatkan. Berikut beberapa manfaat membaca Al Quran bagi kesehatan.

Inilah manfaat luar biasa dari membaca Al Quran bagi kesehatan

Berapa banyak waktu dalam sehari yang kita habiskan untuk membaca Al Quran? Apakah lebih dari 5 jam, 2 jam, 1 jam, 5 menit atau justru tidak sama sekali?

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Saraf & Otak via HDmall

Dapatkan Obat Saraf & Otak Terlengkap 2020. Beli sekarang juga, GRATIS ongkir* pengiriman ke seluruh Indonesia dan bisa COD. Privasi Paket Pengiriman. Konsultasi gratis dengan apoteker kami.

Default internal ads 5

Tak bisa dipungkiri, meski merupakan kitab suci yang sempurna dan berfungsi sebagai pedoman hidup, masih banyak yang enggan menyempatkan sedikit waktunya untuk membaca Al Quran. Parahnya lagi, tak sedikit orang yang buta huruf Al Quran, lantas membiarkannya untuk sekedar menjadi hiasan ataupun pajangan.

Sesungguhnya, Islam mengambil pendekatan holistik untuk kesehatan, dimana kesehatan fisik, emosi dan spiritual tidak dapat dipisahkan. Ketiganya merupakan bagian penting yang mampu membuat seseorang benar-benar sehat. Ketika satu bagian terluka, bagian lainnya akan ikut terluka.

Andaikata kondisi emosional seseorang tidak sehat, sedang stres, cemas dan lain sebagainya, maka hal tersebut akan sangat memengaruhi kesehatan fisiknya. Selengkapnya baca : 13 Penyakit Akibat Stres dari Ringan Hingga Berat

Disinilah kemudian, Al Quran menawarkan solusi untuk ketiga aspek kesehatan tersebut. Membacanya dapat menentramkan jiwa, merangsang pengaktifan sekaligus pengendalian saraf otonom, membangkitkan sistem imun yang melemah dan beragam manfaat kesehatan lainnya.

Berikut uraiannya:

1. Menurunkan Tingkat Stres

Salah satu manfaat membaca Al Quran bagi kesehatan yang dapat dirasakan dalam sekejap ialah datangnya ketenangan jiwa. Dalam sebuah studi yang dilakukan di Universitas Salford, Inggris, para ahli menemukan bahwa para peserta yang membaca Al Quran menjadi jauh lebih rileks dan tenang setelahnya, dibandingkan peserta lain yang membaca buku biasa.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Saraf & Otak via HDmall

Dapatkan Obat Saraf & Otak Terlengkap 2020. Beli sekarang juga, GRATIS ongkir* pengiriman ke seluruh Indonesia dan bisa COD. Privasi Paket Pengiriman. Konsultasi gratis dengan apoteker kami.

Default internal ads 5

Bahkan dalam penelitian lain diketahui, hanya dengan mendengarkan lantunan ayat suci Quran, ternyata mampu menimbulkan efek terapeutik sekalipun pada orang yang tak mengerti isi ataupun arti dari ayat-ayat Quran yang didengarnya.

2. Menstabilkan Tekanan Darah dan Detak Jantung

Membaca Al Quran merupakan salah satu bentuk relaksasi yang disebut dengan metode relaksasi transendensi. Suatu metode relaksasi yang berfokus pada frase yang diucapkan secara berulang dengan ritme teratur disertai dengan kepasrahan diri pada Sang Khaliq.

Pada saat pengulangan frase tersebut, tubuh akan mengalami proses relaksasi yang merangsang pengaktifan sekaligus pengendalian saraf otonom (saraf simpatis dan parasimpatis) sehingga akan menciptakan tekanan darah juga denyut jantung yang stabil.

3. Membantu Memusnahkan Sel-Sel Kanker

Seorang dokter spesialis kanker dari rumah sakit Beirut, Lebanon, menyatakan bahwa Al Quran memiliki efek luar biasa terhadap sel-sel tubuh. Irama-irama khas yang keluar dari bacaan ayat suci Quran mampu meningkatkan aktivitas sel-sel sehat dan membangkitkan sistem imun yang melemah agar dapat bertempur melawan sel-sel tumor atau kanker yang paling berbahaya sekalipun.

4. Meningkatkan Fokus dan Konsentrasi

Ketika seseorang benar-benar membenamkan diri pada ayat-ayat Quran yang dibacanya, ia akan terlempar jauh ke titik nyaman di mana pikirannya akan menjadi jernih, daya ingat menjadi tajam dan konsentrasi pun akan semakin kuat.

Dalam satu hadits dikatakan bahwa, “Tidaklah suatu kaum berkumpul di salah satu rumah (masjid) Allah, mereka membaca Al Quran dan mempelajarinya, melainkan turun kepada mereka sakinah (ketenangan), mereka diliputi dengan rahmat, dikelilingi para malaikat, dan Allah menyebut-nyebut mereka pada makhluk yang ada di sisinya” (HR. Muslim).

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Saraf & Otak via HDmall

Dapatkan Obat Saraf & Otak Terlengkap 2020. Beli sekarang juga, GRATIS ongkir* pengiriman ke seluruh Indonesia dan bisa COD. Privasi Paket Pengiriman. Konsultasi gratis dengan apoteker kami.

Default internal ads 5

Dengan demikian, luangkanlah waktu setidaknya 15-20 menit sebelum beraktivitas di pagi hari untuk membaca Quran, agar fokus dan konsentrasi di tempat belajar atau bekerja jauh lebih baik.

5. Nutrisi terbaik bagi Otak

Sama seperti otot-otot di dalam tubuh, otak juga membutuhkan latihan untuk membuatnya tetap sehat dan berfungsi sebagaimana mestinya. Membaca Al Quran menjadi cara terbaik yang dapat diterapkan.

Energi positif dari ayat-ayat Quran yang dilantunkan dapat menjadi nutrisi otak yang paling berharga dan bahkan mungkin dapat mencegah dari penyakit yang menyerang saraf otak, seperti Alzheimer dan Demensia.

Pada akhirnya, tak ada lagi keraguan akan manfaat membaca Al Quran bagi kesehatan. Begitu banyak ayat-ayat didalamnya yang menawarkan kesembuhan dari penyakit dan jalan keluar dari beragam persoalan hidup. Meski demikian, penting pula untuk mencari bantuan medis ketika merasa sakit.

Sesuai dengan pendekatan holistik dalam Islam bagi kesehatan, tidak ada kontradiksi dalam mencari obat dari ilmu kedokteran dan sarana spiritual yang diperbolehkan. Kuncinya, efek penyembuhan akan semakin cepat dan efisien bila saja disertai dengan kedalaman spiritual dan pengobatan medis modern.

11 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Alizadeh Taghiabad B, Ahrari Sh, Garai Z. Mental Health and Stresscoping Strategies among Memorizers of Holy Quran. Health, Spirituality and Medical Ethics. 2015;2(2):15-.21. (http://jhsme.muq.ac.ir/article-1-18-fa.pdf)
Mohd Basri Mat-Nor, Noor Airini Ibrahim, Nur Fariza Ramly, Fa’iza Abdullah. (2019). Physiological and Psychological Effects of Listening To Holy Quran Recitation in the Intensive Care Unit Patients: A Systematic Review. IMJM Volume 18 No. 1, April 2019.. (http://iiumedic.net/imjm/v1/download/volume_18_no_1/Pages-from-IMJMVol18No1-145-155.pdf)
Modeling Brain Activities during Reading Working Memory Task: Comparison between Reciting Quran and Reading Book. . (https://pdf.sciencedirectassets.com/277811/1-s2.0-S1877042813X0031X/1-s2.0-S1877042813036525/main.pdf?X-Amz-Security-Token=IQoJb3JpZ2luX2VjEOD%2F%2F%2F%2F%2F%2F%2F%2F%2F%2FwEaCXVzLWVhc3QtMSJHMEUCIQCKt0kilqsvrRzYKuzEENuQCgOyeRiU2nNG5oXn568xUwIgO%2BPILZ6a1cbRvQrn%2F60SD8Xge3x9%2FCf0UzSJcdRg7DgqvQMIiP%2F%2F%2F%2F%2F%2F%2F%2F%2F%2FARACGgwwNTkwMDM1NDY4NjUiDFbjFSiG%2Fk6KsQqjiCqRAzwWA4HX64I4DDR1NRH7gmN1nnz6YzafvDT7Iz%2FSfPGzxhvtFrD6rk2LYbSVEBhbWVxRG4VmjNlWnNf61G9FfSekn%2Ff2Dp9eRT8NbASWb%2BRKA8lGnCSoJ2uGq3kBlQqlQk2%2Fz7CZfRl41OA7SNvpu6p0j9R1stsUBoBES4rYVQoykW76DTJfE10iqaHRYDf2UancH31kkE4t7tg5EcQ9AHmZQ4lENjgfzvlQ1iUFAvpMijIN1FSrq8G3ev9F%2FaHvqIhW%2Br4A%2FUIGyFTr6ncCMp7UwvEEvZscOmJ63%2FR5c0QMNFe%2FE4m2jvgiErl%2FCpx4NTfbG8BwcnyiZxppBRRsgRNCKGbYscmI7H4pUDn4fcaI3HKvJ01%2FjTQm%2BcjcZcR5FfnmJn4Vv0pIbBp62HEq813ba8DiISfY7SnoX%2BV7iI5Lmy5djSE5MSEoqkK6bQAA8xYhkID0xZpycgzufBs6fooGb14HY7KbujPKKSZ%2B7P5C3ntr%2BYhnZDJenqnATW8Ep0BSR0emQJGpCM1NSf042Mo6MLHW6fEFOusBm8tyNtiI8%2Bfa1cDXTMquF%2BI9WFhf%2FsHoczY5LQpGVhRbeK3kPhaVGbSVl8kN5Jckm68YsRYf%2FnCK7jjnotwhKy0bfaUJpmh2BccQmZuuFR7vTRY5Y3dWQlFKSSVITfL6UWra%2B3IpM4U501s%2BYY947BlYFuCJGAK%2Bnqk5sJAa4FQVk5lxfEEuo5a3%2BX7dgQy5xPpnRXU1gth48Y9lz%2BlPBYA0lJyqS%2Bmb2pgWE9Y6o%2F5gY0E6atoYwIvDaKoc%2Bnl%2FYBxQzXpymqpJAoYwd7Ps7%2FHw%2BkuizLRBXAPvtswA9AqEASgNn4Vx7vqBmA%3D%3D&X-Amz-Algorithm=AWS4-HMAC-SHA256&X-Amz-Date=20200205T080523Z&X-Amz-SignedHeaders=host&X-Amz-Expires=300&X-Amz-Credential=ASIAQ3PHCVTY5MHJAL3R%2F20200205%2Fus-east-1%2Fs3%2Faws4_request&X-Amz-Signature=c35d3a06cba64b817cd58facffdf25f86107bd2a5b1f40eeb34eebcbb0d36d2b&hash=0d846b7b3ed9c7f9e2d48f75b40bfa858b6a1fc2a68c46ba7b9756203995727b&host=68042c943591013ac2b2430a89b270f6af2c76d8dfd086a07176afe7c76c2c61&pii=S1877042813036525&tid=spdf-a69799f5-f866-40f9-88ec-a5a5b49b9d06&sid=3b8381595fdb10495f7aedf211c9e1c0733fgxrqb&type=client)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app