12 Manfaat Ginkgo Biloba, Termasuk Mengurangi Gejala PMS

Dipublish tanggal: Agu 15, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Tinjau pada Okt 24, 2019 Waktu baca: 5 menit
12 Manfaat Ginkgo Biloba, Termasuk Mengurangi Gejala PMS

Ginkgo biloba adalah ramuan kaya antioksidan yang digunakan untuk meningkatkan kesehatan otak dan mengobati berbagai kondisi kesehatan. Meskipun suplemen makanan biasanya mengandung ekstrak daun ginkgo biloba, tetapi biji ginkgo biloba umumnya digunakan dalam pengobatan tradisional Cina untuk membantu menyembuhkan penyakit, terutama yang berkaitan dengan efek penuaan seperti penyakit demensia.

Ginkgo biloba sendiri mengandung senyawa yang disebut ginkgotoxin. Senyawa ini lebih banyak ditemukan pada bagian biji, tetapi terdapat juga pada bagian daun walau dalam jumlah yang kecil. Selain kaya antioksidan, ginkgo biloba juga memiliki sifat antiinflamasi yang tinggi.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Saraf & Otak via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 5

Ginkgo biloba dianggap mampu mengobati beberapa masalah berikut, seperti penyakit Alzheimer, asma, bronkitis, depresi, gelisah, kelelahan, disfungsi ereksi, glukoma, tekanan darah tinggi, resistensi insulin, sklerosis multiple, penyakit arteri perifer, dan disfungsi seksual pada wanita. Selain itu, ginkgo biloba juga dapat membantu menjaga memori otak dan meningkatkan pemulihan pasca stroke.

Konsumsi ginkgo biloba juga bermanfaat untuk mengatasi penurunan fungsi otak akibat penuaan. Beberapa penelitian juga menyebutkan ginkgo biloba dapat membantu mengatasi gangguan kognitif dan demensia. Selain itu, ginkgo biloba juga dapat memperlambat kerusakan penglihatan terutama glukoma dan menurunkan tekanan darah.

12 Manfaat ginkgo biloba 

Secara umum, manfaat ginkgo biloba berfokus pada fungsi otak dan sirkulasi darah. Berikut adalah 12 manfaat ginkgo biloba:

1. Mengandung antioksidan yang kuat

Kandungan antioksidan pada ginkgo biloba dianggap memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Ginkgo biloba mengandung flavonoid dan terpenoid tingkat tinggi yang merupakan senyawa dengan efek antioksidannya yang kuat. Antioksidan berfungsi untuk menetralisir efek kerusakan akibat radikal bebas yang merupakan partikel sangat reaktif yang diproduksi di dalam tubuh selama fungsi metabolisme tubuh berjalan normal.

2. Membantu melawan peradangan

Peradangan adalah bagian dari respons alami tubuh terhadap cedera atau invasi zat asing. Dalam melawan inflamasi atau peradangan, berbagai komponen sistem kekebalan tubuh digunakan untuk melawan zat asing yang masuk ke dalam tubuh atau untuk menyembuhkan luka pada tubuh. Bahkan beberapa penyakit kronis juga dapat memicu peradangan.

Peradangan yang terus menerus dapat menyebabkan kerusakan permanen pada jaringan dan struktur DNA tubuh. Beberapa penelitian juga menujukkan manfaat ginkgo biloba dalam mengurangi peradangan pada penyakit kanker, penyakit jantung, radang sendi, penyakit iritasi usus, serta stroke.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Saraf & Otak via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 5

3. Meningkatkan sirkulasi darah dan kesehatan jantung

Biji ginkgo biloba dalam pengobatan tradisional Cina digunakan untuk membuka saluran atau aliran energi ke berbagai sistem organ seperti ginjal, hati, otak, dan paru-paru sehingga meningkatkan aliran darah ke seluruh bagian tubuh. Selain itu, manfaat ginkgo biloba juga menunjukkan efek perlindungan terhadap kesehatan jantung, kesehatan otak, dan untuk mencegah stroke. 

4. Mengurangi gejala demensia dan gangguan jiwa

Ginkgo biloba dianggap mampu mengurangi kecemasan, stres, serta gangguan lain yang terkait dengan penyakit Alzheimer dan penurunan fungsi kognitif yang terkait dengan penuaan. Tetapi masih dibutuhkan penelitian lebih jauh untuk memastikan hal tersebut. Hanya saja penggunaan ginkgo biloba bersamaan dengan obat lain mungkin dapat membantu mengurangi gejala demensia ataupun penyakit Alzheimer.

5. Meningkatkan fungsi otak

Selain mengatasi berbagai penyakit, ginkgo biloba juga bermanfaat dalam meningkatkan fungsi otak. Beberapa penelitian mengklaim ginkgo biloba dapat membantu meningkatkan memori otak serta meningkatkan fokus dan konsentrasi. Bahkan tak hanya fungsi otak, tetapi menurut beberapa penelitian, ginkgo biloba juga dapat meningkatkan kesehatan mental.

6. Mengurangi gejala kecemasan

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa suplemen dengan kandungan ginkgo biloba dapat mengurangi gejala kecemasan. Hal ini dikaitkan dengan kandungan antioksidan yang terdapat dalam ginkgo biloba.

7. Mengobati gejala depresi

Penelitian menunjukkan ginkgo biloba dapat membantu mengobati gejala depresi. Efek ini terkait dengan sifat antiinflamasi yang dimiliki ginkgo biloba dalam meningkatkan kemampuan tubuh untuk mengatasi kadar hormon stress yang tinggi. Meskipun begitu, terdapat banyak hal yang bisa menjadi penyebab depresi sehingga kemampuan ginkgo biloba dalam mengatasi depresi perlu dipelajari lebih jauh.

8. Menjaga kesehatan mata

Penelitian menujukkan adanya hubungan antara manfaat ginkgo biloba dengan sistem penglihatan. Penderita glukoma yang mengonsumsi ginkgo biloba mungkin tidak selalu memperlihatkan penglihatan yang lebih baik tetapi diperkirakan mengalami peningkatan aliran darah ke mata. Tetapi setidaknya, ginkgo biloba dapat meningkatkan kapasitas penglihatan dan memperlambat perkembangan penyakit mata degeneratif.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Saraf & Otak via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 5

9. Mengobati sakit kepala dan migrain

Dalam pengobatan tradisional, ginkgo biloba merupakan salah satu pengobatan yang sangat populer untuk mengobati sakit kepala dan migrain. Tetapi sebelum melakukan pengobatan dengan ginkgo biloba harus dipahami terlebih dahulu apa yang menjadi penyebab sakit kepala.

Jika sakit kepala berhubungan dengan kurangnya aliran darah atau penyempitan pembuluh darah, maka kemampuan ginkgo biloba dalam melebarkan pembuluh darah malah akan memperburuk kondisi. Tetapi untuk meningkatkan aliran darah dan mengurangi peradangan, penggunaan ginkgo biloba mungkin dapat membantu meringankan beberapa gejala sakit kepala.

10. Mengatasi gejala asma dan COPD

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa manfaat ginkgo biloba adalah untuk mengatasi gejala asma dan penyakit peradangan pernapasan lainnya seperti COPD/PPOK. Hal ini disebabkan oleh senyawa antiinflamasi pada ginkgo biloba yang dapat mengurangi peradangan dalam saluran udara dan meningkatkan kapasitas paru-paru.

Penelitian menujukkan penggunaan ekstrak ginkgo biloba bersama terapi obat glukokortikosteroid dapat mengelola gejala asma. Beberapa penggunaan campuran ramuan Cina termasuk ginkgo biloba juga dapat membantu mengobati gejala COPD (Penyakit Paru Obstruktif Kronis/PPOK), bahkan diklaim dapat mengatasi batuk dan bronkitis jika dikonsumsi hingga 3 bulan.

11. Mengurangi gejala PMS

Penggunaan ginkgo biloba memiliki manfaat dalam membantu mengobati gejala fisik dan mengurangi gejala PMS (Premenstrual Syndrome). Beberapa penelitian menunjukkan penggunaan ginkgo biloba atau plasebo dapat membantu menurunkan gejala PMS seperti rasa nyeri pada perut, gelisah, perubahan mood, hingga rasa lemas yang mungkin timbul. Ginkgo biloba juga baik untuk dikonsumsi oleh wanita yang akan memasuki fase menopause.

12. Mengatasi disfungsi seksual

Beberapa sumber mengindikasikan bahwa ginkgo biloba dapat mengobati disfungsi seksual, seperti disfungsi ereksi atau libido rendah. Ginkgo biloba memiliki kemampuan untuk meningkatkan kadar oksida nitrat dalam darah yang dapat meningkatkan sirkulasi melalui pelebaran pembuluh darah ke seluruh bagian tubuh. Penggunaan ginkgo biloba bersamaan dengan psikoterapi seksual dalam sebuah penelitian juga diklaim dapat meningkatkan hasrat dan kepuasan seksual pada wanita.

Efek samping dan kontraindikasi ginkgo biloba

Penggunaan ginkgo biloba dapat memicu efek samping seperti reaksi alergi pada kulit, diare, masalah pencernaan, pusing, sakit kepala, mual, dan lemah otot.  Selain efek samping, ginkgo biloba juga dapat menyebabkan adanya interaksi dengan obat-obatan tertentu karena dapat meningkatkan risiko perdarahan. Beberapa interaksi ginkgo biloba di antaranya dapat mempengaruhi pembekuan darah sehingga tidak boleh digunakan oleh penderita kelainan darah atau mereka yang mengonsumsi obat pembekuan darah seperti warfarin, aspirin, dan vitamin E.

Ibu hamil dan penderita epilepsi ataupun diabetes juga harus menghindari penggunaan ginkgo biloba, kecuali telah mendapatkan anjuran dokter. Karena cukup banyaknya obat ataupun suplemen yang dapat berinteraksi dengan ginkgo biloba maka sebelum menggunakan, Anda perlu berdiskusi terlebih dahulu dengan dokter. Jangan mengonsumsi biji ginkgo biloba secara langsung karena mengandung racun. 

Untuk mengurangi efek samping yang mungkin ditimbulkan, maka penggunaan ginkgo biloba juga akan bergantung pada beberapa faktor, seperti usia, jenis kelamin, riwayat medis, dan dosis yang digunakan. Ginkgo biloba sendiri tersedia dalam bentuk kapsul, tablet, ekstrak cair, maupun daun teh kering dengan total dosis berkisar antara 120-240 mg setiap hari. 

14 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Shu, Zhiming & Shar, Dr & Shahen, Mohamed & Wang, He & Alagawany, Mahmoud & El-Hack, Mohamed & Kalhoro, Shahmir & Rashid, Muhammad & Ali, Piar. (2018). Pharmacological Uses of Ginkgo biloba Extracts for Cardiovascular Disease and Coronary Heart Diseases. International Journal of Pharmacology. 15. 10.3923/ijp.2019.1.9.. ResearchGate. (https://www.researchgate.net/publication/328942111_Pharmacological_Uses_of_Ginkgo_biloba_Extracts_for_Cardiovascular_Disease_and_Coronary_Heart_Diseases)
Mohanta, Tapan Kumar & Tamboli, Yasinalli & Zubaidha, P. (2014). Phytochemical and medicinal importance of Ginkgo biloba L. Natural product research. 28. 10.1080/14786419.2013.879303.. ResearchGate. (https://www.researchgate.net/publication/260116192_Phytochemical_and_medicinal_importance_of_Ginkgo_biloba_L)
Chan, Po-Chuen & Xia, Qingsu & Fu, Peter. (2007). Ginkgo Biloba Leave Extract: Biological, Medicinal, and Toxicological Effects. Journal of environmental science and health. Part C, Environmental carcinogenesis & ecotoxicology reviews. 25. 211-44. 10.1080/10590500701569414.. ResearchGate. (https://www.researchgate.net/publication/6077433_Ginkgo_Biloba_Leave_Extract_Biological_Medicinal_and_Toxicological_Effects)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app