Makanan dan Minuman yang Justru Memicu Dehidrasi

Beberapa makanan dan minuman yang dapat memicu seseorang mengalami dehidrasi adalah: Makanan ringan atau camilan, seperti cokelat dan popcorn, serta makanan yang digoreng:
Dipublish tanggal: Sep 9, 2019 Update terakhir: Nov 10, 2020 Waktu baca: 3 menit

Bagi Anda merasakan ingin buang air kecil setiap mengonsumsi makanan dan minuman tertentu, maka perlu waspada. Makanan dan minuman ini bila dikonsumsi dalam jumlah banyak dan terus menerus dikhawatirkan dapat menyebabkan dehidrasi. 

Bila Anda menganggap mengurangi konsumsi air minum dapat mengurangi frekuensi buang air kecil, maka pendapat ini salah besar. Hal ini karena frekuensi buang air kecil dipicu oleh konsumsi zat atau unsur tertentu di dalam makanan dan minuman. 

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Langung Dikirim!

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads sept20

Bila Anda mengurangi jumlah konsumsi air minum maka akan menimbulkan masalah pada saluran kemih. Untuk itu, perhatikan makanan dan minuman yang Anda konsumsi, karena ada beberapa jenis yang bisa menyebabkan tubuh mengalami dehidrasi. Dehidrasi adalah kondisi dimana tubuh mengalami kekurangan cairan

Daftar makanan dan minuman pemicu dehidrasi

Beberapa makanan dan minuman yang dapat memicu seseorang mengalami dehidrasi adalah: 

Makanan ringan atau camilan, seperti cokelat dan popcorn, serta makanan yang digoreng:

  • Cokelat. Cokelat memang memiliki manfaat untuk antioksidan dan bagus dikonsumsi kulit serta jantung. Namun bila dikonsumsi secara berlebihan akan menimbulkan hal yang tidak baik juga untuk tubuh. Bagi Anda yang suka cokelat dapat menentukan waktu paling tepat untuk mengonsumsi cokelat. Hal ini karena cokelat bisa mengurangi frekuensi buang air kecil. Bila akan memasuki waktu tidur, usahakan untuk tidak mengonsumsi cokelat. Namun bila terpaksanya ingin mengonsumsi cokelat, beralihlah ke cokelat putih karena lebih mengurangi risiko buang air kecil.
  • Popcorn. Makanan ini menjadi cemilan yang umum dinikmati sambil menonton film di bioskop. Makanan ini dapat menyebabkan dehidrasi karena mengandung 550 miligram sodium yang menyebabkan kehausan.
  • MSG yang banyak terkandung pada cemilan dan santapan rumah juga dapat menyebabkan dehidrasi.
  • Makanan yang digoreng umumnya banyak mengandung garam dalam kadar yang tinggi. Ketika mengonsumsi garam ini maka seseorang dapat mengalami dehidrasi, hal ini bisa dilihat ketika mengonsumsi gorengan maka rasa haus akan lebih meningkat bahkan dua kali lipat.

Buah-buahan dan sayur-sayuran tertentu

Berikut adalah beberapa buah-buahan yang dapat menimbulkan dehidrasi: 

  • Buah-buahan yang bersifat asam misalnya jeruk, lemon, dan nanas. Tidak hanya itu, buah lain seperti pisang dan apel berpeluang menambah produksi urin sehingga buang air kecil akan lebih sering. 
  • Tomat dan segala aneka pengolahannya dalam bentuk saus tomat, sambal tomat, hingga jus tomat juga bisa memicu seringnya buang air kecil. 
  • Cabai dan semua makanan pedas bisa menyebabkan iritasi pada kandung kemih sehingga buang air kecil akan lebih sering.
  • Bawang bombai mentah. Konsumsi bawang bombai mentah dapat meningkatkan keaktifan kandung kemih sehingga bisa menyebabkan buang air kecil lebih sering.

Keju dan krim asam (sour cream). 

Untuk makanan ini dapat membuat Anda sering buang air kecil karena dapat merangsang kandung kemih lebih aktif.

Gula dan pemanis buatan dalam makanan serta minuman ringan. 

Makanan jenis ini dapat menyebabkan iritasi pada dining kandung kemih yang sensitive sehingga menyebabkan Anda buang air kecil lebih sering.

Mengonsumsi terlalu banyak minuman berkafein.

Minuman ini contohnya teh dan kopi yang dapat menyebabkan dehidrasi. Minuman ini bila disajikan dengan ditambah gula dapat menyebabkan Anda semakin merasa haus dan timbul rasa perut melilit.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Langung Dikirim!

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads sept20

Minuman yang mengandung alkohol. 

Minuman jenis ini dapat membuat seseorang lebih sering buang air kecil sehingga dikhawatirkan seseorang akan mengalami dehidrasi. Alkohol akan mempengaruhi sinyal otak ke kandung kemih dalam mengatur kapan tubuh perlu buang air kecil. 

Penjelasan di atas bukan berarti melarang Anda untuk mengonsumsi makanan dan minuman tersebut. Beberapa makanan dan minuman di atas sebenarnya memiliki manfaat positif dalam tubuh, namun jika dikonsumsi berlebihan maka juga tidak baik efeknya bagi tubuh. 

Oleh karena itu, Anda diminta untuk senantiasa bijak dalam mengonsumsi makanan dan minuman yang sesuai dengan kebutuhan. Hal ini untuk menjauhkan diri dari kondisi yang tidak baik. 

Dan bila sudah terlanjur mengalami gejala dehidrasi maka segera periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Dokter tentu akan melakukan penanganan sesuai dengan riwayat kesehatan penderita dehidrasi.

4 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
What Causes Dehydration? Here’s What You Need to Know. Health.com. (https://www.health.com/mind-body/14-surprising-causes-of-dehydration?slide=86544#86544)
Dehydration: Symptoms, Causes, Diagnosis, and Treatment. Verywell Health. (https://www.verywellhealth.com/dehydration-symptoms-1298754)
Dehydration Causes and Symptoms. Verywell Mind. (https://www.verywellmind.com/what-is-dehydration-p2-21949)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app