Makan Buah, Setelah atau Sebelum Makan Besar?

Dipublish tanggal: Feb 14, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Waktu baca: 2 menit
Makan Buah, Setelah atau Sebelum Makan Besar?

Makan buah biasa dilakukan setelah makan berat sebagai pencuci mulut. Kebiasaan ini mungkin sudah Anda lakukan sejak lama. Padahal, untuk mendapatkan manfaat optimal dari buah, sebaiknya buah dikonsumsi sesaat sebelum makan. Mengonsumsi buah sebelum makan besar  dapat membantu menambah toleransi Anda terhadap konsumsi buah, sehingga ada dalam jumlah lebih banyak untuk memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral, serta membantu mengontrol berat badan.

Manfaat Konsumsi Buah Sebelum Makan

Berikut ini berbagai manfaat mendahului makanan dengan konsumsi buah:

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Langung Dikirim!

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads sept20

1. Membantu mengontrol porsi makan 


Buah yang dikonsumsi tepat sebelum makan akan dapat membantu mengontrol konsumsi makanan utama. Mulai makan dalam kondisi perut kosong dan kelaparan dapat dengan mudah membuat Anda makan secara berlebihan, menyebabkan kalori yang dikonsumsi pun semakin banyak.

Mendahului dengan mengonsumsi buah dapat membantu memasukkan makanan berkalori rendah ke dalam pencernaan sehingga terdapat asupan energi dan membantu Anda mengontrol porsi makanan utama Anda.

2. Manfaat serat


Adanya kandungan serat dalam buah yang dikonsumsi sebelum makan membuat Anda mengalami peningkatan konsumsi serat yang membantu mengenyangkan perut Anda dalam waktu yang lebih lama. Sifat serat yang memperlambat pencernaan dapat membantu menghalangi penyerapan lemak dan kolesterol sehingga makanan utama Anda jadi dibuat “lebih sehat”. Jika Anda seorang penderita diabetes, serat dari buah tersebut membantu memperlambat pencernaan dan pelepasan glukosa ke dalam aliran darah dan membuatnya lebih terkontrol. Pilihlah buah seperti apel, pir dengan kulitnya, rasberi serta pisang. 

3. Adanya asupan vitamin dan mineral


Menambah konsumsi buah sebelum makan dapat membantu mengontrol nafsu makan Anda, sekaligus menambah asupan vitamin dan mineral yang dibutuhkan jika Anda serius menjalani diet Anda.Konsumsilah buah apa saja sebelum makan, karena pada prinsipnya semua buah memiliki nutrisi yang baik bagi tubuh Anda apapun sumbernya. Buah dapat hadir dalam bentuk kalengan, dikeringkan, mentah dan segar maupun bentuk lainnya, dan semuanya masih akan memberikan nutrisi penting bagi tubuh Anda.

Buah-buah yang dibekukan dan dikalengkan sengaja diawetkan beberapa jam setelah dipetik dari pohonnya, sehingga membantu menjaga kandungan vitamin dan mineral di dalamnya. Jus buah sendiri bukanlah pilihan tepat untuk membuka sesi makan Anda karena kandungan seratnya yang lebih sedikit daripada buah utuh. Jika Anda memilih buah kalengan, baca terlebih dahulu label nutrisinya untuk menghindari kandungan gula dan sodium tambahan.

3 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Is there a best time to eat fruit? Facts and myths. Medical News Today. (https://www.medicalnewstoday.com/articles/325253.php)
Dietary fiber: Essential for a healthy diet. Mayo Clinic. (http://www.mayoclinic.com/health/fiber/NU00033)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app