Ketahui 7 Penyebab yang Dapat Merusak Keintiman Rumah Tangga

Keretakan rumah tangga bisa terjadi dikarenakan beberapa sebab. Terkadang masalah seks juga bisa membuat Anda dan pasangan menjadi sering bertengkar dan ujungnya menimbulkan masalah yang sulit diselesaikan. Ada 7 hal yang bisa memicu rusaknya keintiman rumah tangga, diantaranya adalah:
Dipublish tanggal: Jul 7, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Waktu baca: 3 menit
Ketahui 7 Penyebab yang Dapat Merusak Keintiman Rumah Tangga

Ketika Anda sudah memasuki kehidupan rumah tangga, bersiaplah untuk menghadapi berbagai masalah yang kadang bisa merusak keintiman hubungan. Penelitian menunjukkan bahwa hubungan seks menjadi salah satu kunci kelanggengan rumah tangga. 

Di awal pernikahan, tidak sulit untuk mendapatkan hasrat yang menggebu-gebu dan menggairahkan sehingga Anda serta pasangan bisa terpuaskan. Namun setelah bertahun-tahun menjalani biduk berkeluarga, rasa intim tersebut akan memudar. 

Iklan dari HonestDocs
Beli Alat Kontrasepsi & Hormon via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 7

Ada beberapa hal yang bisa merusak keintiman dalam rumah tangga. Untuk mengetahui lebih lengkapnya, simak ulasan singkatnya dibawah ini.

Masalah yang dapat merusak keintiman rumah tangga

Keretakan rumah tangga bisa terjadi dikarenakan beberapa sebab. Terkadang masalah seks juga bisa membuat Anda dan pasangan menjadi sering bertengkar dan ujungnya menimbulkan masalah yang sulit diselesaikan. Ada 7 hal yang bisa memicu rusaknya keintiman rumah tangga, diantaranya adalah:

1. Menghindari obrolan seks saat berdua

Bersikap terbuka menjadi kunci agar aktivitas di ranjang bisa memuaskan. Ada banyak pasangan yang enggan membicarakan seks karena dianggap tabu. Justru itulah yang membuat hubungan intim menjadi tidak terpuaskan. 

Tidak ada ahli yang tahu dengan pasti bagaimana posisi seks yang pas bagi Anda dan pasangan. Anda berdualah yang bisa merasakannya sendiri. Karena itu jika merasa tidak nyaman atau terjadi masalah selama melakukan hubungan seks, bicarakan langsung dengan pasangan tanpa rasa canggung.

2. Tidak mempedulikan penampilan

Tidak mempedulikan penampilan akan memberikan kesan Anda sudah tidak ingin memberikan tampilan terbaik dan memanjakan pasangan. Menjaga penampilan faktanya tidak hanya sekedar menyenangkan pasangan saja tetapi juga bisa membuat Anda lebih nyaman. 

Selain itu libido yang Anda miliki juga sangat bergantung pada kesehatan tubuh secara keseluruhan. Sekali-kali pergilah ke salon untuk memperbaiki penampilan dan tak ada salahnya tampil seseksi mungkin agar pasangan tetap melirik Anda.

Iklan dari HonestDocs
Beli Alat Kontrasepsi & Hormon via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 7

3. Seks untuk hari spesial

Merencanakan melakukan hubungan seks dengan pasangan memang bisa mengurangi rasa spontanitas. Namun cara ini terbukti ampuh untuk bisa mendapatkan aktivitas ranjang yang memuaskan. 

Merencanakan apa yang akan Anda kenakan dan lakukan saat hari H membuat Anda dan pasangan akan semakin bergairah untuk mewujudkan fantasi yang sering Anda impikan.

4. Terlalu banyak tuntutan

Berikan pasangan Anda kebebasan untuk mencari tahu bagaimana cara mencapai kepuasan saat berhubungan seks. Berdiskusilah mengenai apa yang Anda dan pasangan sukai. Terkadang pria dan wanita juga merasa tidak bergairah, entah itu karena lelah, tidak mood, stres, dan lain sebagainya. 

Untuk memancing hasrat dan gairah, foreplay dan rayuan sangat diperlukan dan cara ini dijamin sudah pasti efektif.

5. Pura-pura orgasme

Tidak hanya wanita saja yang sering berpura-pura orgasme demi menyenangkan pasangannya, pria pun juga sering melakukan hal yang sama. kebiasaan tersebut awalnya memang tidak bertujuan buruk namun jika sudah terbiasa, dapat menimbulkan rasa ketidakpercayaan serta kemarahan. 

Bicarakan secara terbuka dengan pasangan mengenai apa saja yang Anda inginkan agar hubungan seks menjadi klimaks.

Iklan dari HonestDocs
Beli Alat Kontrasepsi & Hormon via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 7

6. Terjebak rutinitas

Banyak pasangan yang tidak enjoy berhubungan intim karena menganggap aktivitas tersebut sebagai rutinitas yang biasa dilakukan bersama pasangan. Sesekali lakukan petualangan yang tak terprediksi namun tetap aman serta nyaman bagi pasangan. 

Bersikap terbuka dalam mengekspresikan diri secara seksual menjadi kunci agar hubungan Anda dan pasangan diatas ranjang tidak membosankan.

7. Bolos seks karena tidak mood

Rutinitas yang padat bisa menyebabkan hasrat berhubungan seksual menjadi berkurang. Disamping itu kondisi tubuh yang tidak fit membuat Anda tidak mood melakukan seks. Sesibuk apapun Anda, ketika keinginan untuk berhubungan intim muncul sebaiknya segera salurkan agar merasa lega. 

Jika waktunya sangat terbatas, Anda bisa melakukan quickie. Sesingkat apapun kontak seksual yang Anda lakukan bisa memperkuat hubungan dengan pasangan.

Ketujuh hal diatas sebaiknya Anda hindari agar keintiman dalam rumah tangga bisa tetap harmonis. Terbukalah dengan pasangan dan jangan canggung untuk membicarakan tema seks agar Anda dan pasangan bisa saling tahu tentang hal apa saja yang diinginkan saat berhubungan intim. 

26 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Scott SB, et al. (2013). Reasons for divorce and recollections of premarital intervention: Implications for improving relationship education. DOI: (https://dx.doi.org/10.1037%2Fa0032025)
Reed SD, et al. (2007). Night sweats, sleep disturbance, and depression associated with diminished libido in late menopausal transition and early postmenopause: Baseline data from the Herbal Alternatives for Menopause Trial (HALT). DOI: (https://dx.doi.org/10.1016%2Fj.ajog.2007.03.008)
Meston CM, et al. (2009). Sexual motivation in women as a function of age. DOI: (https://dx.doi.org/10.1111%2Fj.1743-6109.2009.01489.x)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app