GRACIA BELINDA
Ditulis oleh
GRACIA BELINDA
DR.VINA SETIAWAN
Ditinjau oleh
DR.VINA SETIAWAN

Mewaspadai Gejala Kolesterol dan Asam Urat Tinggi

Dipublish tanggal: Agu 14, 2019 Update terakhir: Nov 10, 2020 Tinjau pada Feb 28, 2020 Waktu baca: 4 menit
Mewaspadai Gejala Kolesterol dan Asam Urat Tinggi

Beberapa kondisi masalah kesehatan yang umumnya terjadi di hampir sebagian besar masyarakat adalah kolesterol dan asam urat. Kedua jenis penyakit tersebut ternyata saling berkaitan di mana penderita asam urat biasanya juga akan memiliki kolesterol tinggi. Kondisi tersebut umumnya terjadi karena pola makan yang tidak sehat.

Pola makan dan gaya hidup yang tidak teratur memang dapat menjadi penyebab utama timbulnya beragam penyakit di dalam tubuh sehingga penderita dengan riwayat kolesterol dan asam urat disarankan untuk menjaga asupan makanan dengan gaya hidup yang lebih sehat. Sebab pada kasus ini beberapa makanan yang sehat dan kaya nutrisi sekalipun harus diawasi jumlah konsumsi harian atau bahkan dihindari.

Iklan dari HonestDocs
Beli Simvastatin via HonestDocs!

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Gejala Kolesterol dan Asam Urat Tinggi

Terdapat beberapa gejala atau ciri-ciri yang bisa dikenali sebagai pertanda kolesterol dan asam urat yang tinggi, di antaranya:

1. Sakit kepala dan mudah mengantuk

Gejala utama yang paling sering dialami penderita kolesterol dan asam urat adalah sakit kepala yang disertai dengan rasa mudah mengantuk. Sakit kepala yang dirasakan juga bukan akibat kelelahan semata melainkan adanya plak yang menumpuk dalam pembuluh darah dan mengakibatkan peredaran oksigen menjadi tidak lancar ke seluruh tubuh termasuk ke otak sehingga menimbulkan rasa kantuk.

Baca juga: 5 Essential Oil Ini Ampuh Atasi Sakit Kepala

2. Kesemutan

Gejala kesemutan merupakan gejala yang umum dirasakan oleh setiap orang terutama ketika sedang melakukan beragam aktivitas. Namun kesemutan atau parestesia yang terlalu sering dan datang secara tiba-tiba dapat menjadi indikasi tanda kolesterol tinggi dan asam urat. Kesemutan dapat menimbulkan sensasi berupa mati rasa atau kebas yang dikarenakan terjadinya tekanan pada saraf secara tidak sengaja sehingga aliran darah pada saraf menjadi terhambat.

3. Lelah

Penderita kolesterol tinggi akan merasakan sensasi lelah meskipun tidak melakukan aktivitas yang berat. Hal ini disebabkan oleh terhambatnya aliran darah menuju otak. Kondisi mudah lelah yang dibarengi dengan susah berkonsentrasi dan mudah mengantuk ini harus diwaspadai dengan cermat dan pastikan Anda segera berkonsultasi ke dokter untuk menghindari kemungkinan komplikasi. 

4. Nyeri sendi

Selain timbulnya rasa mudah lelah dan kesemutan, tanda lain dari gejala kolesterol tinggi dan asam urat adalah nyeri di bagian persendian. Pada kasus yang semakin parah akan disertai dengan pembengkakan dan kemerahan di persendian, bahkan akan merasa kesulitan saat bangun di pagi hari akibat kesemutan yang terjadi berulang kali. Kondisi ini dalam jangka panjang juga dapat menyebabkan penderita mengalami sulit bergerak.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Asam Urat via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 43

5. Jantung berdebar

Tanda selanjutnya dari gejala asam urat dan kolesterol tinggi adalah jantung yang berdebar-debar dan tidak normal. Penyebabnya adalah adanya penumpukan plak yang semakin tebal di dalam pembuluh darah sehingga jantung akan memompa lebih cepat untuk mengalirkan darah ke seluruh tubuh. Pada beberapa kasus, pasien juga dapat mengalami gagal jantung dan kelelahan yang abnormal.

6. Tengkuk kaku dan sesak napas

Tanda yang paling mudah dikenali sebagai gejala asam urat dan kolesterol tinggi selanjutnya adalah tengkuk menjadi kaku dan disertai dengan kekakuan pada anggota gerak lainnya. Dalam kondisi tertentu, kadar kolesterol tinggi akan membuat penderita kesulitan bernapas dengan normal dan disertai nyeri pada bagian dada secara signifikan. Hal ini dapat menimbulkan rasa sesak pada dada dan napas menjadi pendek.

Cara menjaga kadar kolesterol dan mencegah asam urat

Jika gejala kolesterol dan asam urat tak kunjung membaik, maka akan lebih baik untuk memeriksakan diri ke dokter demi mendapatkan penanganan yang tepat. Sebagai penanganan awal, Anda dapat merubah gaya hidup dengan pola hidup sehat. Karena kadar kolesterol tinggi harus segera diantisipasi dengan tindakan preventif, baik yang dilakukan secara mandiri maupun dengan bantuan medis.

Simak beberapa cara untuk mengawasi kadar kolesterol dan asam urat tinggi berikut ini:

1. Rajin olahraga

Cukup dengan rajin olahraga minimal 3 kali seminggu dan melakukan olahraga ringan seperti jogging dan yoga diklaim dapat membantu menurunkan kadar kolesterol darah. Bahkan olahraga intensitas tinggi seperti HIIT (High Intensity Interval Training) dan HICT (High Intensity Circuit Training) juga dapat menurunkan kadar lemak darah (trigliserida) dan LDL. Karena selain menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh, olahraga yang teratur juga dapat memperlancar peredaran darah dan mencegah risiko penyakit kronis.

2. Menjaga pola makan

Penderita kolesterol dan asam urat harus menjaga makanan dan minuman yang dikonsumsi setiap hari. Sebagai contoh, Anda dapat memilih beras merah dan mengurangi konsumsi daging berlemak. Selain itu, perbanyak makananan yang kaya serat seperti pada buah dan sayur, namun hindari beberapa jenis sayur tertentu yang justru semakin memperparah kondisi pada masa pemulihan.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Jantung via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 10

Baca juga: Konsumsi Banyak Serat Membantu Menurunkan Kolesterol

3. Mengonsumsi ikan

Ikan sangat baik dikonsumsi untuk menurunkan kadar kolesterol dan asam urat tinggi. Kandungan omega 3 berfungsi menurunkan kadar LDL (kolesterol jahat) dan menaikan kadar HDL (kolesterol baik) bagi tubuh. Salah satu jenis ikan yang baik untuk menjaga kadar kolesterol dalam darah adalah ikan salmon yang juga kaya akan asam lemak omega 3.

4. Mengonsumsi yoghurt

Sebagai salah satu produk fermentasi yang mengandung bakteri baik, yoghurt dapat membantu menurunkan kadar kolesterol LDL dalam darah sekaligus menaikkan kadar kolesterol HDL. Sebagai pilihan, Anda dapat mengonsumsi yogurt seperti plain yoghurt atau Greek yoghurt yang mengandung lebih banyak protein.

Baca selengkapnya: Cara Menurunkan LDL dengan Yoghurt

9 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Towiwat P, et al. (2015). The association of vitamin C, alcohol, coffee, tea, milk and yogurt with uric acid and gout. DOI: (https://doi.org/10.1111/1756-185X.12622)
Neogi T, et al. (2014). Alcohol quantity and type on risk of recurrent gout attacks: An internet-based case-crossover study. DOI: (https://doi.org/10.1016/j.amjmed.2013.12.019)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app