Herpes Genital Bisa Menular Lewat 4 Cara Ini

Dipublish tanggal: Jun 28, 2019 Update terakhir: Nov 10, 2020 Tinjau pada Sep 24, 2019 Waktu baca: 2 menit
Herpes Genital Bisa Menular Lewat 4 Cara Ini

Mendengar kata herpes atau penyakit seksual lain, yang terbayang tentu saja penularan dari hubungan badan. Bukan begitu? Padahal rupanya, penyakit seksual herpes genital dapat menular dari satu orang ke orang lain selain dengan hubungan seksual. 

Kurangnya pengetahuan mengenai cara penularan penyakit inilah yang akhirnya memperbesar resiko. Untuk itu, penting sekali mengetahui cara penularan dari penyakit menular seksual herpes genital ini.

Iklan dari HonestDocs
Beli Alat Kontrasepsi & Hormon via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 7

Penyakit menular seksual herpes genital disebabkan karena virus herpes simplex tipe 1 (HSV-1) atau tipe 2 (HSV-2). Virus ini pun menyebabkan infeksi pada area genital yang ditandai dengan munculnya bintik-bintik berisi cairan di daerah vagina, penis atau pun dubur. Selain itu, penderita juga akan merasakan nyeri dan rasa panas saat buang air kecil dan besar, serta ketika berhubungan seksual.

Cara Penularan Herpes Genital

Untuk menghindari penyebaran penyakit menular seksual herpes genital ini, berikut ini merupakan cara penularannya.

1. Hubungan seksual tanpa kondom

Berhubungan seksual memang masih menjadi resiko penyebaran pertama dari penyakit menular seksual herpes genital. Atau juga jenis penyakit menular seksual lain. Penyebaran jenis penyakit ini pun biasanya akan lebih memiliki resiko bila melakukan hubungan seksual tanpa menggunakan pengaman seperti kondom.

Kondom berguna untuk menghalangi virus secara langsung menginfeksi pasangan. Sehingga tanpa menggunakan kondom, virus, bakteri dan lain-lain akan dengan mudah saling berpindah dari satu kelamin ke lainnya. Selain itu penyakit menular seksual herpes genital ini juga akan memiliki resiko lebih besar bisa berganti-ganti pasangan pada saat berhubungan seksual.

2. Seks oral

Iklan dari HonestDocs
Beli Alat Kontrasepsi & Hormon via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 7

Ya, penyakit menular seksual herpes genital juga dapat menular dari seks oral. Proses penularan terjadi bila pasangan memiliki penyakit herpes oral (nyaris sama dengan herpes genital namun virus menginfeksi area mulut) dan melakukan aksi seks oral. Maka virus akan berpindah dari mulut ke bagian genital. Menariknya, penularan penyakit menular seksual herpes genital ini tak kalah sering terjadi dari pada dari berhubungan seksual.

Untuk mencegah penularan penyakit menular seksual herpes genital melalui oral ini memang juga dengan menggunakan kondom. Serta selalu pastikan pasangan Anda tak mengidap penyakit herpes, tentu saja.

3. Menggunakan sex toy bergantian

Variasi dalam kehidupan seksual memang wajar dan sangat disarankan. Namun tentu saja, wajib tetap berhati-hati. Penularan penyakit menular seksual herpes genital juga dapat terjadi dari menggunakan sex toy atau alat bantu seksual secara bergantian.

Faktanya memang, virus herpes simplex tipe 1 (HSV-1) dan tipe 2 (HSV-2) akan cepat mati saat bersentuhan dengan barang. Untuk itu virus ini sulit menular dari menggunakan pakaian yang sama, dan lain-lain. 

Namun saat menggunakan sex toy, adanya cairan pelumas, sperma sampai cairan dari vagina akan membuat virus herpes simplex tipe 1 (HSV-1) atau tipe 2 (HSV-2) bertahan hidup lebih lama. Sehingga tetap akan ada resiko untuk terjadinya penularan.

4. Melahirkan secara normal

Proses melahirkan secara normal rupanya bisa menginfeksi penyakit herpes genital dari ibu ke bayi. Bila seorang ibu memiliki atau sedang mengidap penyakit menular seksual herpes genital, saat melahirkan kemungkinan besar anak akan tertular. Ini karena adanya kontak saat proses melahirkan. 

Seringnya anak akan tertular pula dengan virus herpes simplex tipe 1 (HSV-1) atau tipe 2 (HSV-2) ini. Untuk itu bila mengalami penyakit menular seksual apa saja, termasuk herpes genital ini sering disarankan melahirkan melalui operasi sesar.

16 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Wald, Anna. (1998). Herpes - Transmission and viral shedding. Dermatologic clinics. 16. 795-7, xiv. 10.1016/S0733-8635(05)70049-8.. ResearchGate. (Accessed via: https://www.researchgate.net/publication/13396798_Herpes_-_Transmission_and_viral_shedding)
Sen, P & Barton, Simon. (2007). Genital herpes and its management. BMJ (Clinical research ed.). 334. 1048-52. 10.1136/bmj.39189.504306.55.. ResearchGate. (Accessed via: https://www.researchgate.net/publication/6322641_Genital_herpes_and_its_management)
Reading, Richard & Rannan-Eliya, Yifan. (2007). Evidence for sexual transmission of genital herpes in children. Archives of disease in childhood. 92. 608-13. 10.1136/adc.2005.086835.. ResearchGate. (Accessed via: https://www.researchgate.net/publication/6649927_Evidence_for_sexual_transmission_of_genital_herpes_in_children)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app