Doctor men
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
Seks dan Hubungan

Hentikan 6 Kebiasaan Buruk Bikin Vagina Bau Menyengat

Update terakhir: NOV 18, 2019 Waktu baca: 2 menit
Telah dibaca 1.542.430 orang

Hentikan 6 Kebiasaan Buruk Bikin Vagina Bau Menyengat

Memiliki vagina yang bau menyengat tentunya menimbulkan rasa yang tidak percaya diri ketika sedang bersama pasangan. Aroma tidak sedap yang muncul pada vagina disebabkan karena beberapa hal, sehingga para wanita selalu dianjurkan untuk menjaga kesehatan dan kebersihan vagina dengan sebaik mungkin. 

Vagina yang memiliki bau tidak seperti biasanya, dan cenderung memiliki bau yang amis dan busuk, maka hal ini menjadi tanda bahwa vagina Anda sedang mengalami masalah.

Iklan dari HonestDocs
Mau Pesan Obat? Beli Aja via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Iklan obat

Kebiasaan yang salah dalam merawat vagina dapat menjadi penyebab kemunculan bau vagina yang amis dan busuk. Mungkin Anda tidak menyadari akan kebiasaan yang sering kali Anda lakukan yang ternyata dapat menjadi penyebab vagina mengeluarkan bau yang tidak sedap. 

Berikut ini daftar kesalahan yang menyebabkan vagina memiliki bau menyengat, di antaranya yaitu:

  • Tidak menggunakan celana dalam yang tepat

Celana dalam yang memicu munculnya bau busuk dan amis pada vagina yaitu pemakaian celana dalam yang terlalu ketat. Selain dapat menimbulkan iritasi pada kulit, maka hal ini pun juga menjadikan vagina cenderung lembab karena tidak adanya sirkulasi udara. 

Untuk mengatasi hal ini, hindari menggunakan celana dalam yang terlalu ketat agar vagina dapat bernapas dan sebaiknya gunakan celana dalam berbahan katun agar dapat menyerap keringat.

  • Menggunakan produk perawatan kewanitaan yang salah

Produk perawatan untuk kewanitaan memang menjadi salah satu solusi yang sering kali dilakukan oleh sebagian wanita untuk menjaga kebersihan dan kesegaran vagina. Namun pemilihan produk yang salah justru memberikan dampak iritasi maupun luka. 

Sehingga hal inilah yang lebih sering menimbulkan bau tidak sedap pada bagian vagina. Apabila Anda ingin membersihkan vagina, cukup dengan membilas vagina menggunakan air hangat.

Iklan dari HonestDocs
Mau Pesan Obat? Beli Aja via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Iklan obat
  • Jangan salah ketika membilas vagina

Setelah buang air besar atau air kecil, cara membilas yang baik dan benar yaitu dari arah depan ke belakang. Ketika Anda membilas, pastikan bagian depan (vagina) sudah bersih, setelah itu barulah Anda membilas bagian belakang (anus). Hal ini bertujuan agar menghindarkan vagina dari bakteri.

  • Hindari makanan yang menimbulkan bau tidak sedap

Memang tidak semua makanan dapat menimbulkan aroma yang kurang sedap pada vagina. Namun Anda haruslah lebih teliti dalam memilih makanan yang dapat menimbulkan bau tidak sedap pada vagina. Makanan yang dapat menimbulkan bau pada daerah kewanitaan yaitu bawang putih, kopi, rempah-rempah maupun kari.

  • Tidak menjaga kebersihan ketika sedang haid

Kondisi haid akan mengeluarkan darah, sehingga akan menimbulkan aroma yang amis. Apabila Anda tidak menjaga kebersihan ketika sedang haid, maka hal ini bisa menimbulkan bau yang amis dan busuk. 

Perawatan yang dapat Anda lakukan yaitu dengan mengganti pembalut secara rutin, paling tidak 4-6 jam sekali, tergantung darah yang Anda keluarkan.

  • Malas mencuci vagina

Vagina menjadi organ tubuh yang dapat membersihkan dirinya sendiri. Namun vagina memiliki produksi lendir yang dapat memberikan bau amis dan busuk apabila tidak terjaga kebersihannya. 

Untuk menghindari bau vagina yang menyengat dan amis, maka selalu cuci vagina Anda setelah melakukan aktivitas berat yang memunculkan keringat.

Kebiasaan yang salah ternyata tidak hanya berdampak pada bau vagina yang tidak seperti pada umumnya saja. Akan tetapi hal ini pun juga bisa menimbulkan munculnya penyakit baru yang dapat mengganggu kesehatan Anda maupun vagina Anda.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit