Perawatan Tubuh

Waxing dan Shaving Tidak Selalu Solusi

Dipublish tanggal: Feb 14, 2019 Update terakhir: Agu 4, 2020 Waktu baca: 1 menit
Waxing dan Shaving Tidak Selalu Solusi

Bagi sebagian orang, melakukan waxing atau shaving adalah cara yang efektif untuk menghilangkan bulu-bulu halus. Namun cara ini ternyata seringkali menimbulkan masalah pada kulit bahkan mengganggu penampilan.

Setelah melakukan waxing atau shaving, bulu dalam lapisan kulit atau ingrown hair seringkali muncul dan dapat menimbulkan rasa sakit di kulit. Ingrown hair berupa benjolan kecil berwarna merah atau coklat yang terjadi jika bulu tumbuh di dalam folikel.

Iklan dari HonestDocs
Mikrodermabrasi Facial 1 Kali Di Aveia Clinic

Facial berfungsi untuk mengangkat komedo, mencerahkan, mengangkat sel kulit mati, merangsang pembentukan kulit baru tanpa rasa sakit, mendinginkan, dan melembabkan kulit juga. Paket ini termasuk facial treatment dan masker, tetapi belum termasuk biaya konsultasi dokter dan obat.​

Mikrodermabrasi facial 1 kali di aveia clinic

Dokter Kshama Vibhakar, seorang dermatology mengatakan kemungkinan terburuk dari munculnya benjolan tersebut adalah timbulnya infeksi sehingga terjadi folikulitis. Folikulitis terjadi akibat penyumbatan pada folikel rambut. Dampak terburuk dari folikulitis adalah munculnya bisul atau jerawat yang dapat menyebabkan gatal maupun nanah.

"Tidak melakukan waxing atau shaving secara benar adalah alasan utama pemicu ingrown hair. Saat kulit belum meregang secara sempurna, bulu sudah dibersihkan dan hanya sebagian yang terangkat. Bulu yang tak tercabut akan menurun dan tumbuh di dalam folikel rambut," jelas dr. Kshama Vibhakar.

Menurutnya, melakukan waxing atau shaving sebaiknya ketika bulu telah tumbuh secara sempurna dan tidak terlalu pendek. Waxing dan shaving dapat dikerjakan di salon, terapis kulit bahkan dilakukan sendiri. Untuk mencegah hal yang tidak diinginkan, ingatkan terapis Anda untuk menunggu hingga kulit mengalami perenggangan sebelum melakukan pencabutan.

Jika Anda memutuskan untuk membersihkan bulu tanpa bantuan orang lain, pastikan area tumbuhnya bulu telah dibasahi dengan air, setidaknya lima menit sebelum melakukan waxing atau shaving. Bulu yang basah akan lebih lembut dan mudah dibersihkan. Lakukan shaving searah dengan pertumbuhan bulu dan bukan sebaliknya.

Gunakan lulur atau gula dengan campuran minyak zaitun untuk membersihkan kotoran dan sisa kulit mati yang menyumbat pori-pori. Kulit bersih dan sehat tanpa bulu pun akan dapat segera Anda nikmati.
 

3 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Itchy after shaving: Why it happens and how to stop it. Medical News Today. (https://www.medicalnewstoday.com/articles/325886.php)
Waxing vs. Shaving: 16 Things to Know About Benefits, Results, More. Healthline. (https://www.healthline.com/health/beauty-skin-care/waxing-vs-shaving)
What Men Don't Know About Shaving. WebMD. (https://www.webmd.com/men/features/mens-shaving-tips)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app