HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
DR. KARTIKA MAYASARI
Ditinjau oleh
DR. KARTIKA MAYASARI

Fungsi dan Cara Pakai Semprotan Etil Klorida, Obat Nyeri Otot Saat Main Bola

Dipublish tanggal: Jul 14, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Waktu baca: 3 menit
Fungsi dan Cara Pakai Semprotan Etil Klorida, Obat Nyeri Otot Saat Main Bola

Saat berada dilapangan resiko terjadinya cedera bagi para pemain sepak bola merupakan suatu kondisi yang dapat terjadi kapan saja. Terjadinya cedera pada pemain sepak bola biasanya disebabkan karena tackling dari lawan dan menyebabkan nyeri atau kram pada otot. 

Pada saat kondisi tersebut pemain sepak bola yang mengalami cedera harus segera mendapatkan pertolongan pertama.

Seperti yang sering Anda saksikan di dalam TV saat pertandingan bola, para tim medis biasanya akan melakukan pertolongan yang bertujuan untuk membantu meringankan rasa nyeri dengan menyemprotkan etil klorida ke lokasi nyeri. 

Untuk mengetahui manfaat dari etil klorida, berikut penjelasan lebih lanjut mengenai fungsi dan cara pakai semprotan etil klorida dalam mengatasi nyeri otot saat bermain bola.

Mengenai Semprotan Etil Klorida

Obat semprotan etil klorida biasanya digunakan untuk mencegah rasa nyeri dan digunakan dalam prosedur bedah kecil. Etil klorida dapat digunakan untuk pertolongan sementara dari cedera olahraga ringan seperti cedera saat bermain sepak bola. 

Etil klorida juga dapat membantu meredakan rasa nyeri ketika digunakan dengan teknik peregangan otot. Semprotan etil klorida merupakan zat pendingin yang diaplikasikan pada kulit.

Cara Menggunakan Semprotan Etil Klorida

Semprotan elti klorida hanya dapat digunakan pada area kulit. Jangan diterapkan semprotan etil klorida pada kulit yang mengalami luka atau pada selaput lendir (mis., Di dalam rongga hidung atau mulut). Serta hindari menyemprotkan etil klorida ke daerah mata dan jangan pula menghirup uap dari semprotan tersebut. 

Semprotan etil klorida merupakan obat yang mudah terbakar. Oleh karena itu jangan gunakan semprotan etil klorida di dekat api yang menyala atau di dekat peralatan listrik yang dapat memicu percikan api.

Sebelum menerapkan semprotan etil klorida ke daerah otot yang cedera, dokter akan membersihkan area yang mengalami cedera dengan antiseptik terlebih dahulu. Jika menggunakan etil klorida dalam kemasan botol, posisi botol harus dipegang terbalik dan disemprotkan ke area yang mengalami cedera selama 3-7 detik. 

Jika menggunakan etil klorida dalam kemasan kaleng aerosol, maka kaleng tersebut harus dipegang tegak dan disemprotkan ke area tersebut selama 4-10 detik. Prosedur tersebut kemudian akan segera dilakukan karena efek mati rasa dari etil klorida hanya berlangsung selama beberapa detik hingga satu menit.

Untuk menghilangkan nyeri otot yang lebih parah, dokter akan memberi jarak antara semprotan sekitar 30-46 sentimeter dari lokasi nyeri otot, kemudian menyemprot dengan gerakan menyapu dengan kecepatan 10,2 sentimeter per detik hingga seluruh otot ditutupi. 

Otot akan perlahan diregangkan selama proses tersebut sampai gerakan otot kembali pulih dan rasa nyeri menghilang.

Efek Samping Semprotan Etil Klorida

Semprotan etil klorida umumnya jarang menimbulkan efek samping serius. Namun ingatlah bahwa dokter menggunakan semprotan tersebut karena dokter telah menilai bahwa manfaatnya bagi Anda lebih besar daripada risiko efek samping.

Kebanyakan para pemain bola yang menggunakan semprotan etil klorida setelah mengalami cedera dapat langsung kembali ke lapangan untuk bermain, namun menggunakan semprotan etil klorida tampaknya masih tidak cukup untuk mengatasi nyeri otot pasca cedera, oleh karena itu masih perlu dilakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk melihat kondisi cedera Anda.

Beri tahu dokter segera jika salah satu dari efek samping yang tidak biasa tetapi serius terjadi pasca penyemprotan etil klorida seperti, perubahan warna kulit yang menetap, rasa nyeri setelah penyemprotan, infeksi di lokasi nyeri.

Reaksi alergi yang sangat serius terhadap obat etil klorida mungkin tidak dapat terjadi, tetapi segera cari pertolongan medis jika terjadi reaksi alergi pasca penggunaan semprotan etil klorida. Gejala reaksi alergi yang serius dapat meliputi ruam, gatal / bengkak (terutama pada wajah / lidah / tenggorokan), pusing parah, kesulitan bernafas.

Sebelum menggunakan etil klorida, beritahu dokter atau apoteker jika Anda memiliki alergi terhadap etil klorida atau jika Anda memiliki alergi lain. Semprotan etil klorida mungkin mengandung bahan-bahan yang tidak aktif, yang dapat menyebabkan reaksi alergi atau masalah lain. 


3 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Ethyl Chloride Information from Drugs.com. Drugs.com. (https://www.drugs.com/drp/ethyl-chloride.html)
Ethyl Chloride: Indications, Side Effects, Warnings. Drugs.com. (https://www.drugs.com/cdi/ethyl-chloride.html)
Ethyl Chloride Topical : Uses, Side Effects, Interactions, Pictures, Warnings & Dosing. WebMD. (https://www.webmd.com/drugs/2/drug-13982/ethyl-chloride-topical/details)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Buka di app