Fakta Menarik Seputar Organ Reproduksi Perempuan

Dipublish tanggal: Jun 13, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Waktu baca: 2 menit
Fakta Menarik Seputar Organ Reproduksi Perempuan

Seorang perempuan harus mengetahui organ-organ reproduksi yang dimilikinya. Organ-organ tersebut seperti labia, vagina, uterus, dan juga rahim. Perlu Anda ketahui bahwa organ-organ tersebut memiliki banyak fakta menarik di dalamnya. Berikut fakta menarik yang harus Anda ketahui.

Rahim berukuran sangat elastis

Ketika rahim tidak digunakan atau Anda dalam keadaan tidak hamil, rahim adalah organ reproduksi yang memiliki ukuran kecil. Panjang rahim hanya sekitar 7,5 cm dan lebarnya hanya 5 cm. Namun jika Anda hamil, rahim akan mengalami perubahan drastis, bahkan bisa membesar hingga mencapai pusar Anda.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Antiseptik via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 31

Saat janin memasuki usia 36 minggu, bagian luar rahim telah mencapai bagian bawah rusuk. Jika diukur maka rahim telah membesar 500 kali lipat dari ukuran normal. Hal ini tentunya menunjukkan bahwa rahim memiliki sifat yang sangat elastis.

Vagina bersifat asam

Vagina Anda memiliki tingkat keasaman atau pH berkisar antara 3,5 hingga 4,5. Padahal perlu Anda ketahui bahwa tingkat keasaman normal ada di angka 7. Hal ini menunjukkan bahwa tingkat keasaman vagina sama dengan buah tomat dan minuman bir.

Tingkat keasaman pada vagina disebabkan oleh mikroba. Mikroba tersebut menyebabkan tingginya tingkat pH pada vagina. Salah satu koloni bakteri baik pada vagina yaitu laktobasilus yang memproduksi bakteri asam laktat. Tingkat keasaman ini bertujuan untuk mencegah bakteri paktogen masuk ke dalam rahim.

Vagina bisa mebersihkan diri sendiri

Vagina dilapisi oleh berbagai kelenjar yang mampu menghasilkan cairan untuk melumasi dan membersihkan vagina dari kuman dan bakteri. Namun, Anda juga perlu menggunakan cairan antiseptik khusus kewanitaan untuk mencegah kuman dan bakteri jahat yang bisa menyebabkan iritasi, gatal, dan bau tak sedap saat Anda menstruasi.

Ada lebih dari 1 titik G-Spot pada Vagina

Sebenarnya para ahli belum bisa menemukan letak pasti titik G-spot berada. Namun seorang ilmuwan seks dari Malaysia menyatakan jika ada titik rangsangan lain selain G-spot yaitu A-spot. Letak A-spot berada beberapa inci di atas G-spot. 

Tepatnya di sepanjang sisi vagina bagian dalam. Mengingat letak G-spot yang belum diketahui secara akurat, para ilmuwan sendiri percaya jika di dalam vagina tersebar banyak titik kenikmatan bukan hanya pada G-spot saja.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Antiseptik via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 31

Memiliki ribuan saraf pada Klitoris

Klitoris pada organ reproduksi perempuan memiliki satu fungsi yaitu untuk memberikan kenikmatan seksual. Namun ternyata ada fakta yang lebih menarik dari klitoris ini. Fakta tersebut adalah bahwa klitoris memiliki 8.000 sel syaraf dan dikenal sebagai organ yang paling sensitif daripada organ tubuh yang lain.

Vagina bisa mengalami keriput saat Anda bertambah usia

Sama seperti kulit wajah dan tubuh yang bisa mengerut dan mengalami keriput saat bertambah usia, vagina pun juga begitu. Labia atau bibir vagina adalah bagian vagina yang berisi lemak dan kolagen.

Seiring bertambahnya usia Anda maka akan semakin kendur dan keriput juga labia Anda. Hal ini sangat dipengaruhi oleh kadar estrogen yang menurun sehingga kekencangan kulit Anda juga ikut menurun.

Vagina bisa dilatih menjadi lebih kuat dan kencang

Anda mungkin tidak asing dengan senam kegel. Senam ini dikenal sebagai latihan yang mampu membuat organ reproduksi perempuan menjadi lebih kuat dan kencang. Khususnya pada bagian otot panggul dan vagina. 

Senam ini juga berguna untuk perempuan saat melahirkan, mencegah infeksi saluran kencing, bahkan hingga untuk meningkatkan performa hubungan seks.

Itulah beberapa fakta menarik seputar organ reproduksi perempuan yang tentunya wajib Anda ketahui. Pastikan untuk selalu menjaga kebersihan dan kesehatan organ reproduksi yang Anda miliki.  

3 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Female Reproductive Organ Anatomy: Overview, Gross Anatomy, Microscopic Anatomy. Medscape. (https://emedicine.medscape.com/article/1898919-overview)
Female Reproductive System: Diagram, Functions, Anatomy. MedicineNet. (https://www.medicinenet.com/female_reproductive_system/article.htm)
Female Reproductive System: Organs, Function, and More. WebMD. (https://www.webmd.com/sex-relationships/guide/your-guide-female-reproductive-system#1)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app