Doctor men
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM

Evening Primrose Oil​: Manfaat, Efek Samping, dan Dosis

Update terakhir: SEP 15, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 900.697 orang

Evening primrose oil merupakan minyak dari biji tanaman evening primrose yang berasal dari Amerika Utara. Evening primrose oil memiliki beberapa manfaat kesehatan yang sudah dikenal secara luas dalam pengobatan tradisional.

Evening primrose oil mengandung "asam lemak" yang tampaknya membantu mengurangi peradangan yang berkaitan dengan kondisi seperti radang sendi, nyeri saraf, osteoporosis, dan eksim. Evening primrose oil (Oenothera biennis) juga digunakan sebagai sumber makanan yang kaya asam lemak esensial omega-6 serta memiliki kandungan yang biasa ditemukan dalam sabun dan kosmetik.

Mengenai Evening Primrose Oil

Golongan

Suplemen

Kemasan

Kapsul, krim

Kandungan

GLA (asam gamma-linolenat)

Manfaat Evening Primrose Oil

Evening primrose oil dianggap mampu mengobati jerawat dengan mengurangi peradangan kulit, mengurangi lesi jerawat inflamasi dan noninflamasi, serta membantu kulit mempertahankan kelembaban. Evening primrose oil juga dapat membantu mengurangi eksim.

Evening primrose oil juga digunakan para wanita untuk membantu meringankan gejala PMS, membantu mengurangi nyeri pada payudara, serta dapat mengurangi keparahan hot flash, salah satu efek samping menopause yang paling tidak nyaman.

Selain itu, evening primrose oil dapat digunakan untuk membantu mengurangi tekanan darah tinggi, meningkatkan kesehatan jantung, mengurangi nyeri saraf, dan membantu meringankan nyeri tulang.

Efek samping Evening Primrose Oil

Evening primrose oil aman bagi kebanyakan orang dalam penggunaan selama setahun. Tetapi terkadang evening primrose oil dapat pula menimbulkan efek samping ringan seperti sakit perut, mual, diare, serta sakit kepala.

Dalam beberapa kasus yang jarang terjadi, evening primrose oil juga dapat menyebabkan reaksi alergi seperti ruam pada kulit, peradangan pada tangan dan kaki, serta sulit bernapas.

Dosis Evening Primrose Oil

Secara umum, dosis penggunaan evening primrose oil yang disarankan adalah 8-12 kapsul sehari dengan dosis 500 mg per kapsul.

Sementara, dosis evening primrose oil untuk kondisi tertentu adalah sebagai berikut:

  • Untuk nyeri pada payudara adalah sebanyak 3-4 gr setiap hari.
  • Untuk menjaga kesehatan kulit secara keseluruhan adalah sebanyak 500 mg kapsul 3 x sehari selama 12 minggu.

Tetapi dosis penggunaan evening primrose oil atau produk alami lainnya juga bergantung pada beberapa faktor, seperti usia, jenis kelamin, riwayat kesehatan, dan kondisi lainnya. Perlu diperhatikan penggunaannya pada label kemasan karena penyesuaian dosis penting dilakukan.

Interaksi Evening Primrose Oil

Evening primrose oil berinteraksi dengan obat Antikoagulan

Evening primrose oil dan obat antikoagulan dapat memperlambat pembekuan darah. Mengonsumsi secara bersamaan dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya memar dan pendarahan.

Evening primrose oil sendiri mengandung GLA (asam gamma-linolenat) yang mungkin dapat memperlambat pembekuan darah. Beberapa obat yang memperlambat pembekuan darah (obat Antikoagulan) termasuk aspirin, clopidogrel (Plavix), diclofenac (Voltaren, Cataflam), ibuprofen (Advil, Motrin), naproxen (Anaprox, Naprosyn), dalteparin (Fragmin), enoxaparin (Lovenox), heparin, warfarin (Coumadin).

Evening primrose oil berinteraksi dengan obat Anestesi

Evening primrose oil dapat berinteraksi dengan obat anestesi, yang biasa digunakan selama operasi. Beritahu dokter mengenai riwayat kesehatan serta produk obat-obatan yang Anda konsumsi sebelum menjalani operasi dan hentikan pemakaian evening primrose oil setidaknya 2 minggu sebelum dan sesudah operasi dilakukan.

Evening primrose oil berinteraksi dengan Fenotiazin

Evening primrose oil dapat berinteraksi dengan fenotiazin karena dapat meningkatkan risiko terjadinya kejang pada sebagian orang. Fenotiazin biasanya digunakan untuk mengobati gangguan mental dan emosional yang serius. Beberapa obat fenotiazin termasuk chlorpromazine (Thorazine), fluphenazine (Prolixin), trifluoperazine (Stelazine), thioridazine (Mellaril).

Perhatian

  • Selama masa kehamilan dan menyusui sebaiknya menghindari penggunaan evening primrose oil karena mungkin saja dapat menyebabkan komplikasi.
  • Jika Anda memiliki gangguan pendarahan, sebaiknya hindari penggunaan evening primrose oil karena dikhawatirkan dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya memar dan pendarahan.
  • Jika Anda memiliki riwayat epilepsi atau gangguan kejang lainnya, sebaiknya tidak menggunakan evening primrose oil karena dapat memungkinkan Anda mengalami kejang yang lebih sering.
  • Evening primrose oil tidak boleh digunakan oleh penderita skizofrenia.
  • Hentikan penggunaan evening primrose oil setidaknya 2 minggu sebelum dan sesudah dilakukannya pembedahan atau operasi karena penggunaannya dapat memungkinkan terjadinya pendarahan selama dan setelah operasi.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit

Pesan Pengiriman Obat Ini

Ingin beli obat ini? Chat dengan kami di WhatsApp! Kami dapat membantu mengantarkan obat ke rumah Anda se-Indonesia dengan pembayaran via bank transfer, kartu kredit, COD (di sebagian besar kota), Alfamart, dan OVO. Catatan: Kami bukanlah apotek atau toko obat dan kami tidak menjual obat secara langsung. Jasa pengiriman kami bertujuan untuk memberikan kenyamanan kepada pasien dengan pengambilan pesanan obat Anda di apotek. Perlu diketahui bahwa ada obat-obatan tertentu yang tidak dapat dikirimkan sesuai dengan ketentuan hukum.

Chat di WhatsApp