Kesehatan Fisik

Efek Samping Jangka Panjang Operasi Plastik

Dipublish tanggal: Mar 7, 2019 Update terakhir: Feb 11, 2020 Tinjau pada Agu 8, 2019 Waktu baca: 3 menit
Efek Samping Jangka Panjang Operasi Plastik

Wajah yang cantik dan tampan tentunya sudah menjadi dambaan dari setiap  orang di dunia ini baik kaum wanita maupun kaum pria pastinya menginginkan wajah mereka sempurna adanya. 

Stigma yang sekarang ini banyak melekat di seluruh dunia mengenai standard kecantikan yang sempurna ialah seseorang yang memiliki hidung mancung, bibir tebal seperti Angelina Jolie, pipi yang tirus, dagu yang lancip serta mata yang besar dan memiliki kelopak mata yang besar 

Iklan dari HonestDocs
Mau Pesan Obat? Beli Aja via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Iklan obat

Keinginan mereka untuk memilki wajah seperti aktris atau aktor favoritnya merupakan hal yang sudah lumrah dan bukan merupakan hal aneh lagi di jaman sekarang ini. 

Inilah yang menyebabkan semakin maraknya operasi plastik dilakukan di jaman jaman sekarang ini bahkan banyak dari orang tua yang malah menyuruh anaknya untuk mengoperasi plastik wajah mereka untuk mendapatkan kehidupan yang jauh lebih nyaman dan enak. 

Lalu apakah operasi plastik merupakan hal yang aman dilakukan ? Di artikel ini kita akan sharing efek samping apa saja yang harus kamu ketahui sebelum kamu memiliki keinginan untuk benar benar melakukan operasi plastik agar tidak menyesal di kemudian hari.

Operasi plastik dan efek sampingnya

Operasi plastik sekarang ini makin populer berkat banyaknya film film Korea yang menampilkan artis dan aktor mereka yang sangat cantik dan ganteng sehingga membuat para masyarakat dunia ingin sekali memiliki wajah yang cantik layaknya bintang idola mereka. 

Masyarakat mulai mencari tahu mengenai produk fashion , kecantikan dan produk perawatan kulit apa saja yang dipakai oleh para idolanya. 

Masyarakatpun ternyata juga mengetahui bahwa operasi plastik di Korea Selatan merupakan suatu hal yang umum dan tidak tabu sehingga faktor inilah yang banyak menyebabkan di jaman sekarang ini tanggapan masyarakat mengenai operasi plastik tidaklah sejelek dan setabu dahulu. 

Namun layaknya proses bedah lainnya, operasi plastikpun tentunya akan membawa berbagai dampak dan efek samping yang sifatnya tidak baik bagi tubuh dan kesehatan orang tersebut. Adapun beberapa efek samping jangka panjang yang bisa kamu rasakan setelah melakukan operasi plastik ialah :

  • Kerusakan Saraf, Otak dan lainnya
    Ini ialah efek samping jangka panjang yang dapat kamu rasakan bila melakukan operasi plastik. Ya memang tidak semua orang pasti terkena efek samping satu ini, namun efek samping satu ini tetap tak bisa kamu sepelekan karena membawa dampak bahaya bagi kesehatanmu. 

    Operasi plastik layaknya tindakan bedah lainnya dimana akan dimulai dengan proses dan suntikan anastesi yang bertujuan agar bagian yang akan dioperasi menjadi baal atau mati rasa.

    Setiap suntikan anastesi akan membawa efek samping bagi para pasien seperti kerusakan pada bagian saraf, kerusakan otak, lumpuh sementara, serangan jantung, penyempitan saluran nafas dan lainnya tergantung pada reaksi tubuh setiap pasien kepada obat anastesi yang disuntikan ke tubuhnya.
  • Sindrom Body Dysmorphic Disorder
    Ini merupakan sindrom atau kondisi psikologi dan kejiwaan dimana pasien yang sudah pernah melakukan operasi plastik sekali akan merasa bahwa bagian tubuh lainnya ternyata juga tidak sempurna dan membutuhkan operasi plastik tambahan, setelah operasi kedua, akan muncul operasi ketiga keempat dan seterusnya.

    Sebenarnya ini hanyalah persepsi menyimpang para pasien operasi plastik yang merasa tidak akan puas hanya dengan menjalani satu kali saja operasi plastik, pasien akan ketagihan untuk terus ‘memperbaiki’ bentuk dan rupa wajah mereka.

    Beberapa kasus parah dari sindrom ini juga akan menyebabkan gangguan anoreksia dan bulimia.
  • Munculnya Reaksi Tubuh yang Baru
    Reaksi tubuh yang dimaksudkan disini tentunya tidak dalam kontens baik dimana kulit yang tadinya sehat tanpa sakit apa apa, terpaksa digunting dan ditempel lagi secara paksa.

    Hal ini tentunya akan meninggalkan reaksi baru dari tubuhmu akibat efek dari operasi yang kamu lakukan seperti bintik atau bekas operasi yang tidak akan hilang walau dalam jangka waktu yang lama.

    Selain itu bila operasi plastik yang dilakukan juga dengan memasukan tambahan silikon ke dalam tubuh seperti operasi payudara, maka dikhawatirkan akan terjadi penolakan dari tubuh dan menciptakan jaringan granuloma.

    Ini akan mengakibatkan tubuh menjadi bengkak dan kemerahan di beberapa bagian saja. Reaksi ini baru akan terjadi setelah beberapa tahun sesudah kamu menjalani operasi plastik

Nah untuk kamu yang memiliki keinginan untuk operasi plastik, lebih baik pikir ulang lagi keinginanmu bila tidak ingin terkena dampak dampak seperti yang telah dijelaskan diatas. 

Ingatlah untuk selalu bersyukur atas keadaan dirimu karena kecantikan tidak hanya dari luar saja, kecantikan dari dalam jauh lebih penting dari sekedar wajah yang rupawan.

31 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Winocour J, et al. (2016). Venous thromboembolism in the cosmetic patient: Analysis of 129,007 patients. DOI: (https://doi.org/10.1093/asj/sjw173)
Washer LL, et al. (2012). Breast implant infections. (https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/22284379)
Vidal P, et al. (2017). Managing complications in abdominoplasty: A literature review. DOI: (https://doi.org/10.5999/aps.2017.44.5.457)

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit
Buka di app