Doctor men
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
Doctor men
Ditinjau oleh
DR. VINA SETIAWAN

Dirithromycin​: Manfaat, Efek Samping dan, Dosis

Update terakhir: Jun 24, 2019 Tinjau pada Jul 26, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 1.334.301 orang

Dirithromycin adalah salah satu jenis obat antibiotik yang digunakan untuk menangani infeksi akibat bakteri seperti tonsilitis, pneumonia, bronkitis, dan infeksi kulit lainnya. Obat ini termasuk golongan antibiotik makrolid yang saat ini dihentikan penggunaanya di Amerika Serikat sehingga obat antibiotik lainnya diberikan guna menggantikan penggunaan dirithromycin.

Dirithromycin merupakan golongan makrolid yang bekerja menyerang bakteri yang ada di dalam tubuh. Dirithromycin dapat diubah menjadi erythromycylamine mikrobiologi aktif. Erythromycylamine mengikat subunit ribosom agar dapat menghambat sintesis protein.

Iklan dari HonestDocs
Beli Thiamycin via HonestDocs

Thiamycin adalah obat antibiotik yang digunakan untuk mengobati infeksi bakteri pada saluran pernafasan, infeksi saluran pencernaan, dan infeksi saluran kemih. GRATIS biaya antar obat ke seluruh Indonesia (minimum transaksi Rp100.000)

Thiamycin 500 mg kapsul 1

Obat ini dipilih pada orang dengan penyakit infeksi akibat terpapar bakteri seperti Staphylococcus aureus, Streptococcus pneumoniae, Streptococcus pyogenes, Haemophilus influenza, Legionella pneumophila, Mycoplasma pneumoniae, dan Moraxella catarrhalis.

Mengenai Dirithromycin

Golongan:

Obat resep

Kemasan:

Tablet

Kandungan:

Obat antibiotik

Manfaat obat Dirithromycin pada penanganan penyakit

Obat dirithromycin digunakan sebagai antibiotik pada beberapa jenis penyakit di antaranya:

1. Tonsilitis

Tonsilitis atau peradangan amandel banyak terjadi pada anak-anak. Penyebab infeksi ini memicu peradangan terutama pada anak-anak karena amandel adalah kelenjar yang memiliki fungsi sebagai sistem pertahanan tubuh untuk mencegah infeksi. Tonsil mengeluarkan limfosit dan imunoglobulin pada saat terjadinya infeksi

Gejala Tonsilitis antara lain:

  • Demam tinggi
  • Nyeri tenggorokan
  • Sulit menelan
  • Makanan terasa hambar
  • Badan menjadi lemas
  • Amandel bengkak dan merah

2. Bronkitis

Penyakit bronkitis adalah suatu peradangan pada saluran di paru-paru bernama bronkus. Inflamasi juga diikuti di saluran lain seperti bronkiolus dan trakea. Infeksi menjadi salah satu penyebab utama dari terjadinya penyakit bronkiektasis. Penyakit ini juga diikuti oleh penyakit gangguan pernapasan lainnya yang menimbulkan gejala pada sistem pernapasan kita.

Gejala Bronkitis antara lain:

  • Batuk kering
  • Batuk berdahak
  • Sesak napas
  • Batuk berdarah
  • Demam

 3. Pneumonia 

Pneumonia merupakan salah satu peradangan pada organ paru yang membengkak. Ini disebabkan paru-paru terisi cairan infeksi seperti air lendir yang mengganggu pertukaran udara di alveoli paru.

Gejala yang ditimbulkan pada penyakit Pneumonia:

  • Demam
  • Berkeringat
  • Menggigil
  • Sesak napas
  • Nyeri dada
  • Nafsu makan menurun

 4. Infeksi kulit

Infeksi kulit yang timbul akibat masuknya infeksi ke dalam kulit dan menyebabkan peradangan. Infeksi kulit juga bisa terjadi pada bekas luka yang belum sembuh dan bakteri mulai masuk dan merusak jaringan. Gejala dan bentuk infeksi disesuaikan dengan jenis bakteri yang masuk ke dalam kulit. 

Dosis dan cara penggunaan obat Dirithromycin

Obat dirithromycin tersedia dalam dosis 250 mg dan 500 mg tablet. Hampir semua jenis penyakit infeksi bakteri memerlukan dosis 500 mg, terkecuali penggunaanya pada anak-anak.

  • Pemberian 500 mg diminum sekali sehari selama 10 hari pada pasien tonsilitis dan otitis media
  • Pemberian 500 mg diminum sekali sehari selama 14 hari pada pasien pneumonia ringan
  • Pemberian 500 mg diminum sekali sehari selama 7 hari pada pasien bronkitis dan ISPA

Selama pemberian dirithromycin, dianjurkan tidak memberikan obat secara bersamaan karena berdampak pada efektivitas obat dalam membasmi bakteri. Konsultasikan penggunaan obat yang cocok diberikan selama menggunakan obat dirithromycin terutama untuk menurunkan gejala yang dipicu akibat infeksi. Obat ini diminum setelah makan pada waktu yang sama setiap hari sampai pengobatan selesai.

Efek samping obat Dirithromycin

Efek samping bersifat ringan dan berat lainnya yang dapat timbul selama mengonsumsi obat dirithromycin antara lain:

  • Mual muntah
  • Diare berat
  • Nyeri perut
  • Sakit kepala
  • Kelelahan
  • Infeksi vagina pada wanita
  • Kerusakan organ hati seperti jaundice, nyeri perut, kelelahan dan pendarahan

Interaksi obat Dirithromycin dengan obat lain

Obat dirithromycin memberikan interaksi apabila diberikan bersamaan dengan obat lainnya seperti:

  • Obat kejang seperti karbamazepine, phenytoin
  • Obat antikoagulan, meningkatkan pendarahan
  • Penggunaanya bersamaan dengan obat antibiotik lainnya
  • Obat jantung seperti digoxin
  • Obat migraine seperti dihydroergotamine, ergotamine
  • Tidak boleh diberikan bersamaan dengan terfenadin

Perhatian dan peringatan penggunaan obat Dirithromycin

Informasi penting terkait penggunaan obat dirithromycin antara lain:

  • Obat ini tidak boleh dikonsumsi pada anak-anak
  • Obat ini tidak boleh diberikan pada ibu hamil dan menyusui
  • Obat ini tidak boleh diberikan pada orang lansia

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit

Pesan Pengiriman Obat Ini

Chat dengan kami di WhatsApp! Kami dapat membantu mengantarkan obat ke rumah Anda se-Indonesia dalam waktu 3 hari atau lebih cepat dalam 24 jam di wilayah DKI Jakarta dengan pembayaran melalui transfer bank atau Go-Pay. Catatan: Kami bukanlah apotek atau toko obat dan kami tidak menjual obat secara langsung. Jasa pengiriman kami bertujuan untuk memberikan kenyamanan kepada pasien dengan pengambilan pesanan obat Anda di apotek. Perlu diketahui bahwa ada obat-obatan tertentu yang tidak dapat dikirimkan sesuai dengan ketentuan hukum

Chat di WhatsApp