Dampak Rokok terhadap Pita Suara Manusia

amun, bagaimanakah pita suara perokok dapat rusak akibat kebiasaan tersebut? Berapa lama pula rokok dapat menyebabkan kerusakan itu terjadi? Lebih jelasnya, simak ulasannya berikut ini ya!
Dipublish tanggal: Jun 21, 2019 Update terakhir: Nov 10, 2020 Tinjau pada Sep 2, 2019 Waktu baca: 2 menit
Dampak Rokok terhadap Pita Suara Manusia

Pita suara adalah salah satu organ yang mendapatkan efek buruk dari rokok. Pita suara berada di atas tenggorokan, berupa lipatan mukosa. Sama seperti organ tubuh lainnya, pita suara dapat mengalami kerusakan apabila fungsinya terganggu oleh rokok. 

Tentu, setiap orang sudah tahu dampak dari kebiasaan rokok dimana memberikan pengaruh buruk bagi kesehatan tubuh. Parahnya, rokok mengakibatkan kematian. 

Iklan dari HonestDocs
Beli Antidot via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 17

Namun, bagaimanakah pita suara perokok dapat rusak akibat kebiasaan tersebut? Berapa lama pula rokok dapat menyebabkan kerusakan itu terjadi? Lebih jelasnya, simak ulasannya berikut ini ya!

Dampak kerusakan pita suara menyebabkan laringitis

Ketika pita suara rusak, maka akan memicu kerusakan organ disekitarnya, seperti laringitis. Tahukah Anda, laringitis adalah suatu keadaan dimana pita suara membengkak sehingga menyebabkan suara yang dikeluarkan menjadi serak. 

Hal ini terjadi karena udara yang melewati organ pita suara ini menyebabkan suara menjadi parau. Untuk dapat sembuh dari laringitis, diperlukan waktu kurang lebih 2 sampai 3 minggu.

Nah, apabila laringitis tidak kunjung sembuh selama waktu itu, maka kemungkinan akan terjadi laringits kronis. Laringitis kronis dapat bertahan lebih lama daripada laringitis biasa. Begitupula untuk penyembuhan, penyakit ini akan lebih membutuhkan waktu lama tergantung dari penyebabnya.

Salah satu penyebab dari laringitis kronis adalah akibat kebiasaan merokok. Hal ini terjadi karena rokok dapat menyebabkan laring menjadi kering dan teriritasi. Yang lebih mengejutkan, laringitis ini tak hanya menyerang perokok aktif, melainkan juga kepada perokok pasif. 

Mengapa? Sebab, asap rokok yang dihasilkan inilah yang sebenarnya mengiritasi laring.lebih lanjut, akan terjadi pembengkakan dan radang pada pita suara. Ketika pembengkakan terjadi, maka nada suara yang terdengar akan lebih serak dan kasar.

Iklan dari HonestDocs
Beli Onkologi via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 19

Berikut ini adalah beberapa gejala umum yang dapat terjadi dari penyakit laringitis kronis, diantaranya suara serak, kehilangan suara, demam, batuk kering, kesulitan menelan, dan pembengkakan pada kelenjar getah bening yang berada di leher Anda.

Memicu penyakit kanker laring

Sudah bukan hal yang baru lagi ketika kebiasaan merokok dapat menyebabkan penyakit kanker diantaranya kanker paru-paru, kanker mulut, dan kanker laring. Hal ini terjadi karena rokok mengandung zat-zat yang berbahaya dan bersifat karsinogenik.

Kanker laring adalah salah satu dampak kebiasaan merokok. Kanker laring terjadi ketika ada tumor yang mulai tumbuh pada daerah laring. Ingat, dampak penyakit ini tidak hanya terjadi pada perokok aktif, melainkan juga perokok pasif. 

Jadi, berhati-hatilah untuk memilih lingkungan yang sehat dalam bersosialisasi.

Asap rokok memiliki kandungan yang bersifat ganas dan karsinogenik. Ketika asap rokok masuk dalam mulut, maka secara langsung akan mengenai pita suara. Beberapa lama kemudian, asap rokok tersebut tertimbun dalam pita suara dan menyebabkan plak. 

Plak akan melebar dan akhirnya melukai pita suara. Bentuk luka ini beragam. Yang paling berbahaya adalah ketika luka berujung menjadi benjolan ganas atau tumor.

Risiko kanker laring dapat terjadi ketika seseorang mengonsumsi rokok dalam waktu yang lama, terutama bagi seseorang yang merokok 25 batang rokok lebih sehari. Atau bisa terjadi pada seseorang yang telah merokok selama lebih dari 40 tahun.

Kandungan rokok menyebabkan sistem imun dalam tubuh lemah. Akibatnya, ketika seseorang terindikasi kanker, pertumbuhan sel kanker tersebut tidak dapat dihentikan. 

4 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Salturk, Ziya & Çakır, Çağlar & Sünnetçi, Gürcan & Atar, Yavuz & Kumral, Tolgar & Yıldırım, Güven & Berkiten, Güler & Uyar, Yavuz. (2015). Effects of Electronic Nicotine Delivery System on Larynx: Experimental Study. Journal of voice : official journal of the Voice Foundation. 29. 10.1016/j.jvoice.2014.10.013. ResearchGate. (https://www.researchgate.net/publication/272750482_Effects_of_Electronic_Nicotine_Delivery_System_on_Larynx_Experimental_Study)
Inan, Muzaffer & Salturk, Ziya & Ayaz, Gizem & Özdemir, Erdi & Kumral, Tolgar & Berkiten, Güler & Tutar, Belgin & Sari, Hüseyin & Uyar, Yavuz. (2018). Comparison of the Effects of Cigarette Smoking on Male and Female Vocal Folds. Journal of Craniofacial Surgery. 29. 1. 10.1097/SCS.0000000000004400. ResearchGate. (https://www.researchgate.net/publication/323439171_Comparison_of_the_Effects_of_Cigarette_Smoking_on_Male_and_Female_Vocal_Folds)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app