Cara Penggunaan Test Pack yang Benar

Dipublish tanggal: Mar 16, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Tinjau pada Apr 20, 2019 Waktu baca: 3 menit
Cara Penggunaan Test Pack yang Benar

Istilah test pack pastinya sudah tidak asing lagi di telinga kita, terutama bagi wanita yang ingin memiliki anak. Test pack berbentuk batangan pipih berwarna putih dengan dua buah indikator garis samar di ujungnya yang digunakan untuk mendeteksi kehamilan. Bagi Anda yang ingin melakukan tes kehamilan menggunakan test pack, Anda perlu mengetahui beberapa hal berikut untuk mendapatkan hasil tes yang akurat.

Cara Memilih Test Pack 

Terdapat berbagai jenis dan merek produk test pack yang dijual di pasaran. Di antaranya terdapat dua jenis test pack yang sering digunakan, yaitu bentuk strip dan compact. Test pack jenis compact lebih sering menjadi pilihan karena bentuknya yang kokoh dan variasinya yang beragam.

  • Memeriksa Tanggal Kadaluarsa

Saat membeli test pack, perhatikan tanggal pembuatan dan kadaluarsa test pack. Pilih test pack dengan tanggal kadaluarsa yang masih lama. Hasil test pack tidak akurat apabila alat tersebut sudah kadaluarsa.

Cara Menggunakan Test Pack 

Biasanya saat Anda membeli test pack di apotik, apoteker akan memberitahu Anda cara penggunaannya. Takut lupa akan instruksinya? Jangan khawatir, Anda hanya perlu memperhatikan beberapa hal berikut dalam menggunakan test pack:

  • Persiapan Mental

Tes kehamilan biasanya dapat menimbulkan kecemasan, persiapkan mental Anda sebelum melakukan tes kehamilan.

  • Jaga Kebersihan

Sebelum melakukan tes kehamilan, cuci bersih tangan Anda untuk memastikan kebersihan saat pemakaian test pack. Kemudian, buka perlahan pembungkusnya dan keluarkan test pack untuk digunakan.

Test pack dapat digunakan untuk mendeteksi kehamilan minimal 7 hari setelah Anda terlambat datang bulan atau menstruasi (amenorrhea). Urin di pagi hari akan memberikan hasil tes kehamilan yang paling akurat. 

Duduk di kloset dan lakukan urinasi ke test pack untuk mengambil sampel urin. Pastikan sisi garis indikator pada ujung test pack menghadap ke atas saat mengambil sampel urin. Usahakan untuk mengeluarkan sedikit urin sebelum mengambil sampel urin dengan test pack. Pada beberapa merek, sampel urin diambil menggunakan test pack dalam 5 detik tepat setelah keluarnya urin.

Cara lain yang dapat dilakukan adalah dengan menampung sedikit sampel urin ke dalam wadah, lalu masukkan ujung test pack ke dalam tampungan urin sampai menyentuh sisi garis indikator. Setelah melakukan tes, Anda perlu menunggu sekitar 1 hingga 5 menit untuk melihat hasil dari tes tersebut.

Cara Membaca Test Pack 

Hasil test pack dilihat dari seberapa tinggi kadar hormon human chorionic gonadotropin (HCG) yang terdapat pada urin atau darah Anda sebagai tanda awal kehamilan. HCG akan muncul apabila hasil pembuahan sel telur telah masuk ke uterus atau rahim.  HCG mulai terdeteksi pada 6 hingga 12 hari setelah ovulasi terjadi dan terus meningkat hingga minggu ke-20 dari kehamilan.

Garis pada test pack merupakan indikator hasil tes kehamilan. Bila hasil tes Anda menunjukkan satu garis, maka hasil tes kehamilan adalah negatif, berarti Anda tidak hamil. Sebaliknya, bila hasil tes Anda menunjukkan dua garis, maka hasil tes kehamilan adalah positif, berarti Anda hamil. Apabila tidak muncul garis setelah melakukan tes, berarti ada kesalahan atau faulty pada proses pengetesan maka Anda perlu melakukan tes ulang. 

Pada test pack berbentuk stick terdapat kolom C dan T untuk menilai hasil tes. Bila muncul garis pada kolom C tapi tidak pada kolom T, maka hasil tesnya adalah negatif. Bila terdapat dua garis pada kolom C dan T, atau munculnya garis di kolom T yang samar beserta garis jelas pada kolom C, maka hasil tesnya adalah positif.

Test pack mampu mengetes kehamilan secara akurat hingga 97%. Oleh karena itu, tidak menutup kemungkinan muncul hasil positif palsu (false positive) atau negatif palsu (false negative).  Munculnya hasil positif palsu dipengaruhi oleh obat-obatan kesuburan, sehingga terdapat kadar hormon HCG pada urin, namun tapi tidak pada janin. Munculnya hasil negatif palsu (false negative) dapat diakibatkan tes kehamilan dilakukan terlalu cepat atau di mana kadar hormon HCG belum terbentuk dari janin, sampel urin yang tidak cukup jumlahnya, tes kehamilan dilakukan dengan tidak tepat atau test pack kadaluarsa.


11 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Buka di app