GRACIA BELINDA
Ditulis oleh
GRACIA BELINDA
DR. KARTIKA MAYASARI
Ditinjau oleh
DR. KARTIKA MAYASARI

Menyelamatkan Bayi Gagal Napas dengan Nitrogen Oksida

Dipublish tanggal: Nov 11, 2020 Update terakhir: Nov 20, 2020 Waktu baca: 2 menit
Menyelamatkan Bayi Gagal Napas dengan Nitrogen Oksida

Ringkasan

Buka

Tutup

  • Asfiksia pada bayi baru lahir terutama bayi lahir prematur dikenal dengan istilah asfiksia neonatorum atau asfiksia perinatal
  • Bayi yang mengalami asfiksia butuh penanganan cepat, karena itu dapat menimbulkan kerusakan pada organ vital bayi termasuk otak
  • Ada sejumlah penyebab asfiksia pada bayi, seperti tekanan darah yang terlalu tinggi atau rendah pada ibu hamil hingga kondisi anemia pada bayi
  • Penanganan gagal napas (asfiksia perinatal) akan dibantu dengan alat bantu pernapasan dengan kandungan gas nitrogen oksida
  • Klik untuk memesan paket perawatan prenatal atau kehamilan dengan harga bersahabat dan dokter berpengalaman melalui HDMall;
  • Gunakan fitur chat untuk berbicara dengan apoteker kami seputar obat dan pemeriksaan kesehatan yang Anda butuhkan.

Asfiksia merupakan salah satu masalah yang bisa menimpa bayi yang baru lahir. Asfiksia pada bayi baru lahir dikenal dengan istilah asfiksia neonatorum atau asfiksia perinatal. Kondisi ini menyebabkan bayi mengalami kekurangan oksigen pada saat sebelum, selama, atau seusai proses kelahiran. 

Jika bayi lahir dalam kondisi prematur atau sebelum usia kandungan 37 minggu, risiko terkena asfiksia menjadi lebih tinggi. Lahir dengan asfiksia membuat bayi membutuhkan penanganan khusus dan sesegera mungkin. Pasalnya, tubuh bayi--termasuk pada sistem pernapasan--belum terbentuk sempurna. 

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Langung Dikirim!

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads sept20

Asfiksia membuat bayi cenderung tidak menangis saat lahir, berwarna kebiruan (sianosis), detak jantung melambat, nadi otot melemah, dan mengalami kesulitan bernapas. 

Oleh karenanya, bayi membutuhkan penanganan yang cepat. Jika terlambat, asfiksia dapat menimbulkan kerusakan pada organ vital bayi, termasuk fungsi otak, jantung, paru-paru, dan ginjal, bahkan dapat merenggut nyawa karena kekurangan asupan oksigen dalam tubuh.

Baca juga: Gangguan Paru-Paru pada Bayi Prematur 

Penyebab gagal napas pada bayi

Asfiksia neonatorum atau kegagalan napas pada bayi baru lahir sendiri bisa disebabkan oleh beberapa faktor tertentu, seperti:

  • Bayi terlilit tali pusar atau terhalangnya jalur napas bayi;
  • Solusio plasenta, lepasnya plasenta dari rahim yang terlalu dini;
  • Tekanan darah terlalu tinggi atau rendah pada ibu selama hamil;
  • Anemia pada bayi yang menghambat darah pembawa oksigen;
  • Terjadi infeksi berat pada tubuh ibu ataupun bayi.

Asfiksia pada bayi baru lahir juga dapat dipengaruhi dari usia dan kesehatan ibu saat saat hamil. Riwayat penyakit preeklamsia pada ibu dan berat badan bayi yang rendah juga bisa meningkatkan faktor risiko. Seorang bayi disebut mengalami asfiksia jika nilai Apgar berada di bawah 3 selama lebih dari 5 menit pemeriksaan.

Baca juga: Berat Badan Bayi Lahir Rendah, Apa Penyebabnya? 

Iklan dari HonestDocs
Blackmores Pregnancy Breast Feeding Gold

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Blackmores pregnancy   breat feeding gold sku

Cara penanganan kondisi gagal napas pada bayi

Jika bayi mengalami asfiksia sejak dalam kandungan, kemungkinan dokter akan memilih cara persalinan caesar dan memaksa bayi lahir prematur. Setelahnya, bayi yang lahir dengan kondisi gagal napas akan dibantu dengan menggunakan alat bantu pernapasan.

Cara penanganan kondisi asfiksia adalah dengan menyalurkan tambahan gas nitrogen oksida untuk membantu meningkatkan dan melancarkan pernapasan pada bayi. Nitrogen oksida adalah gas yang umumnya digunakan pada mesin ventilator atau alat bantu pernapasan lain yang berfungsi untuk mengatasi masalah gagal napas akibat hipertensi paru. 

Gas nitrogen oksida digunakan untuk mengendurkan otot polos yang dapat membantu melebarkan pembuluh darah pada paru-paru sehingga bayi yang baru lahir bisa mendapatkan oksigen lebih banyak. Umumnya, nitrogen oksida atau nitric oxide dapat digunakan pada bayi baru lahir, terutama pada bayi yang lahir prematur. 

Pemberian nitrogen oksida pada bayi yang mengalami asfiksia dilakukan di ruangan khusus seperti NICU (Neonatal Intensive Care Unit) dan hanya boleh diberikan di bawah pengawasan dokter. Pemantauan pemberian nitrogen oksida bisa dimungkinkan hingga 2 minggu atau lebih dan akan dihentikan secara bertahap bergantung pada kondisi bayi setelahnya.

Baca juga: Manfaat, Dosis, & Efek Samping Nitrit Oksida

3 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Benioff Children’s Hospital. Birth Asphyxia. (https://www.ucsfbenioffchildrens.org/conditions/birth_asphyxia/)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app