Cara Membaca Resep Kacamata dari Dokter

Dipublish tanggal: Jul 16, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Waktu baca: 2 menit
Cara Membaca Resep Kacamata dari Dokter

Resep kacamata diberikan oleh dokter spesialis mata untuk memperbaiki gangguan refraksi pada mata Anda. Kacamata dapat digunakan oleh orang-orang yang memiliki gangguan rabun jauh, rabun dekat, mata silinder, hingga kombinasi. Di dalam resep kacamata, tertulis kekuatan lensa, jenis lensa, dan sebagainya dalam kode-kode tertentu. Apakah Anda sudah memahami bagaimana cara membaca resep kacamata?

Cara membaca resep kacamata yang benar

Dalam resep kacamata terdapat tabel dengan kode-kode tertentu yang menjelaskan mengenai kekuatan lensa, jenis lensa, dan sebagainya.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Mata via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 12

Pertama-tama, Anda harus tahu dulu resep mana yang menjelaskan tentang kondisi mata kanan dan mata kiri. Hal ini bisa dilihat dari bagian yang terdapat singkatan OD dan OS.

Kode OD adalah singkatan dari oculus dextra yang merupakan basa Latin untuk kanan. Sedangkan OS adalah singkatan dari oculus sinistra yang berarti mata bagian kiri. 

Terkadang, singkatan untuk mata kanan dan kiri juga dapat ditulis dengan R (right atau kanan) dan L (left atau kiri). Anda juga mungkin menemukan kode OU yang merupakan singkatan dari oculus uterque, artinya kedua mata.

Setelah mengetahui mana bagian mata kanan dan mata kiri, langkah selanjutnya adalah membaca kolom yang terletak di sebelah kanannya. Anda akan menemukan lebih banyak singkatan-singkatan lain seperti SPH, CYL, AXIS, ADD, dan PRISM.

Berikut ini penjelasan agar Anda lebih mudah membaca resep kacamata.

SPH

SPH merupakan singkatan dari sphere. SPH atau sphere menunjukkan kekuatan lensa yang mata Anda butuhkan untuk memperjelas pandangan. Besar atau kecilnya kekuatan lensa tergantung dari gangguan mata Anda. 

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Mata via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 12

Tanda minus (-) menunjukkan bahwa Anda menderita rabun jauh (miopi), sedangkan tanda plus (+) untuk Anda yang memiliki gangguan rabun dekat (hipermetropi). Semakin besar angka yang dituliskan setelah tanda tersebut, baik minus maupun plus, semakin tebal juga lensa yang dibutuhkan oleh mata Anda.

Baca Juga: Pilih Kacamata Minus Atau Softlens?

CYL

CYL adalah singkatan dari cylinder alias silinder. CYL menunjukkan gangguan silinder yang Anda miliki. 

Tidak semua orang pemakai kacamata memiliki gangguan ini. Apabila tidak ada angka yang tertulis di kolom silinder dalam resep Anda, berarti Anda tidak memiliki gangguan silinder. 

Sama seperti SPH, penulisan CYL dan silinder didahului dengan tanda minus (-) atau plus (+) berdasarkan gangguan mata Anda.

AXIS

Axis atau aksis sangat penting untuk penderita silinder. Hal ini menunjukkan orientasi silinder yang ditulis dalam bentuk derajat, mulai dari 0 sampai 180.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Mata via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 12

Nilai aksis ditulis dengan didahului tanda x. Misalnya, dalam kolom axis tertulis x130, itu berarti sudut kemiringan lensa silinder yang dibutuhkan untuk mengoreksi mata silinder adalah 130 derajat.

ADD

ADD adalah penguat atau pembesar untuk penderita gangguan presbiopia. Presbiopia adalah istilah untuk menyebut gangguan rabun tua atau rabun senja

Lensa ADD akan ditambahkan di bagian bawah lensa. Angka dalam kolom ADD ditulis dengan tanda plus (+) maupun tidak bertanda.

Akan tetapi, nilai pada kolom lensa ini selalu plus. Nilai ADD pada umumnya adalah +0,75 hingga +3. Kekuatan lensa yang dibutuhkan mata kanan dan mata kiri biasanya sama.

PRISM

Prism adalah nilai yang menunjukkan jumlah koreksi yang diperlukan untuk mata agar dapat melihat lurus baik ke arah bawah, atas, hidung, maupun telinga. 

Jumlah prism ditulis dalam pecahan atau desimal dengan diikuti arah prism. Ada beberapa singkatan yang menunjukkan arah prism, yaitu:

  • BU atau base up menunjukkan arah atas
  • BD atau base down menunjukkan arah bawah
  • BI atau base in menunjuk ke arah hidung
  • BO atau base out menunjuk ke arah telinga

Dengan panduan tersebut, sekarang Anda sudah tahu cara membaca resep kacamata yang benar. Namun bila masih bingung, jangan segan untuk menanyakannya langsung pada dokter mata Anda.

Baca Juga: Tips Pertama Kali Memakai Kacamata

2 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Are you wearing the correct eyeglass prescription?. Harvard Health. (https://www.health.harvard.edu/diseases-and-conditions/are-you-wearing-the-correct-eyeglass-prescription)
How to read your eyeglasses prescription. All About Vision. (https://www.allaboutvision.com/eyeglasses/eyeglass-prescription.htm)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app