Doctor men
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
Doctor men
Ditinjau oleh
SCIENTIA INUKIRANA

Atresia Ani

Update terakhir: DEC 4, 2019 Tinjau pada DEC 4, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 1.367.745 orang

Definisi Atresia Ani. Atresia Ani adalah kelainan kongenital dimana bayi yang baru lahir tidak memiliki anus.

Deskripsi Atresia Ani Pada dasarnya ada dua jenis atresia ani yaitu Atresia Ani letak tinggi, atresia ani letak menengah (intermediate) dan Atresia Ani letak rendah. Pada anak laki-laki dengan atresia ani letak tinggi (ekstralevator), mungkin ada saluran (fistula) yang menghubungkan usus besar baik dengan uretra (saluran dilalui urin dari kandung kemih) ataupun dengan kandung kemih itu sendiri. Pada anak perempuan, saluran dapat terhubung dengan vagina. Enam puluh persen anak-anak dengan atresia ani letak tinggi memiliki cacat lainnya, termasuk masalah dengan kerongkongan, saluran kemih, dan tulang.

Iklan dari HonestDocs
Mau Pesan Obat? Beli Aja via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Iklan obat

Pada Atresia Ani letak rendah, saluran berada dibawah otot levator ani (infralevator) sehingga tidak berhubungan dengan saluran genital dan saluran berkemih.

 Diperkirakan bahwa kelainan keseluruhan dari anus dan rektum terjadi pada satu dari setiap 5.000 kelahiran dan lebih sering pada anak laki-laki. Seorang ibu yang memiliki satu anak yang memiliki salah satu jenis kondisi ini memiliki peluang 1% memiliki anak lain yang menderita penyakit ini.

Penyebab dan gejala Atresia ani Atresia Ani merupakan cacat dalam pengembangan janin. Penyebabnya tidak diketahui, tetapi faktor genetika tampaknya memainkan peran kecil.

Diagnosa Atresia ani Biasanya dokter dapat menentukan diagnosis atesia ani segera setelah bayi terlahir dengan melihatnya secara langsung. Mekonium tidak keluar pada 24jam paska dilahirkan merupakan awal astresi ani. Selain itu, keluarnya mekoneum dari saluran berkemih atau saluran reproduksi menandakan terdapatnya fistula pada atresia ani. Namun dalam beberapa kasus, Atresia Ani tidak terdeteksi sampai bayi diberi makan dan timbullah tanda-tanda obstruksi atau sumbatan usus. Pada akhir hari pertama atau kedua, perut membengkak dan ada muntah feces. Pemeriksaan colok dubur dengan menggunakan thermometer rektal dapat dijadikan pemeriksaan awal. Untuk menentukan jenis Atresia Ani dan posisi yang tepat, foto rongsen dapat dimanfaatkan. Magnetic Resonance Imaging (MRI) atau computed tomography (CT scan), serta USG, adalah teknik pencitraan yang digunakan untuk menentukan jenis dan ukuran atresia ani. USG menggunakan gelombang suara, CT scan menggunakan sinar x melalui tubuh pada sudut yang berbeda, dan MRI menggunakan medan magnet dan gelombang radio.

Pengobatan Atresia ani Pada awalnya pengobatan yaitu dengan membuat saluran buatan (kolonostomi) dan pemberian cairan serta antibiotic profilaksi untuk mencegah infeksi. Sayatan bedah dibuat di usus besar untuk membuat lubang sementara (kolostomi) di bagian perut yang ditentukan. Beberapa bulan kemudian, usus tersebut akan dipindahkan ke dalam cincin otot (sfingter) yang merupakan bagian dari anus dan dibuatkan lubang di kulit.

Kolostomi telah dilakukan pada seorang anak dengan atresia ani

Iklan dari HonestDocs
Mau Pesan Obat? Beli Aja via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Iklan obat

Kolostomi ditutup beberapa minggu kemudian. Pada atresia ani letak rendah, segera setelah diagnosis, lubang dibuat di kulit untuk membuka daerah dimana anus seharusnya. Jika saluran tersebut di tempat yang salah, usus tersebut akan dipindahkan ke posisi yang benar kadang selama tahun pertama. Setelah operasi, dokter bedah pediatrik menggunakan instrumen untuk membesar atau melebarkan rektum dan mengajarkan orang tua bagaimana melakukan ini setiap hari di rumah untuk mencegah jaringan parut agar tidak kontraktur.

Bedah definitive disebut dengan Posterio Sagital Ano Rectal Plasty (PSARP) yaitu dilakukan 9-12 bulan berikutnya guna membuat saluran anus yang tepat. Penundaan tersebut dimaksudkan untuk memberi waktu panggul untuk memperkuat otot-ototnya dan memperbaiki status nutrisi bayi.

 

Prognosa Atresia ani Pada Atresia Ani letak tinggi, banyak anak mempunyai masalah pengontrolan fungsi usus. Kebanyakan juga mengalami konstipasi. Pada atresia ani letak rendah, anak-anak umumnya memiliki kontrol buang air besar yang baik, tetapi masih mungkin mengalami sembelit.

Pencegahan Atresia ani pencegahan atresia ani yaitu dengan menjaga nutrisi dan menghindari radikal bebas selama kehamilan trisemester pertama.

 


Referensi

Choi, et al. (2009). Imperforate Anus: Determination of Type Using Transperineal Ultrasonography. Korean Journal of Radiology, 10(4), pp. 355-360.

Finnigan, et al. (2005). A Proposed Mechanism for Intermediate Atresia Ani (AA), Based on a Porcine Case of AA and Hypospadias. Birth Defects Research, 73(6), pp. 434-439.

MedicineNet (2016). Anal Atresia.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Pertanyaan dan jawaban lain tentang kondisi ini

Apakah OMEMOX500 bisa digunakan untuk penderita Abses gigi,,,
Pertanyaan ini telah dijawab oleh seorang ahli medis

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit
Pencarian yang sering mengarah ke halaman ini