Doctor men
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
Doctor men
Ditinjau oleh
VINA SETIAWAN
Kesehatan Anak

Apakah Perlu Membersihkan Kotoran Telinga Secara Rutin?

Update terakhir: NOV 13, 2019 Tinjau pada NOV 13, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 1.293.435 orang

Apakah Perlu Membersihkan Kotoran Telinga Secara Rutin?

Apakah Anda perlu membersihkan telinga Anda? Itu adalah pertanyaan yang rumit untuk dijawab. Sebenarnya jawabannya adalah iya dan tidak secara bersamaan. 

Telinga Anda memiliki kemampuan untuk membersihkan diri dengan sangat baik, tetapi kadang-kadang pada kondisi-kondisi tertentu, kotoran telinga akan terlalu menumpuk dan membuat Anda merasa gatal, tidak nyaman atau bahkan berkurangnya kemampuan pendengaran.

Iklan dari HonestDocs
Mau Pesan Obat? Beli Aja via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Iklan obat

Jika hal ini terjadi, telinga Anda memang membutuhkan sedikit bantuan dari Anda atau lebih baik lagi jika Anda pergi ke tempat-tempat khusus untuk membersihkan kotoran telinga.

Telinga memiliki kemampuan untuk menangkap dan mengeluarkan kotoran sendiri

Telinga Anda dapat membersihkan diri dengan cara memproduksi earwax atau yang lebih dikenal dengan kotoran telinga. Selain berfungsi untuk membersihkan telinga bagian dalam, earwax juga memiliki fungsi lain seperti menjaga kondisi di dalam lubang telinga tetap lembab dan untuk menangkal kotoran asing yang mungkin masuk ke telinga Anda.

Jika memang dibutuhkan, earwax akan diproduksi dengan perlahan tapi pasti, namun jika berlebihan earwax akan luruh seiring dengan aktifitas kita seperti saat kita mandi yang artinya earwax dapat larut dalam air. 

Earwax tentunya berfungsi sebagai pengontrol kebersihan telinga kita, bukan berarti semakin bersih earwax pada telinga akan semakin baik, justru kalau bersih kinclong akan berbahaya dan jika belebihan pun akan tidak baik bagi kesehatan telinga.

Namun, suatu saat Anda mungkin menemukan bahwa telinga Anda mungkin terlalu banyak menghasilkan earwax. Sehingga menyebabkan telinga Anda tersumbat dengan earwax yang telah terbentuk dari waktu ke waktu dan jika hal ini terjadi, Anda akan merasa gatal pada telinga bagian dalam atau mungkin pendengaran Anda akan sedikit terganggu. Dan saat hal ini terjadi, saatnya Anda perlu membersihkan telinga Anda.

Kenali tanda-tanda earwax Anda sudah “penuh”

  • Rasa adanya penekanan di telinga Anda
  • Kehilangan sebagian pendengaran, yang memburuk seiring waktu
  • Dengung di telinga Anda, yang dikenal sebagai tinnitus
  • Gatal, keluar cairan, atau bau yang berasal dari telinga Anda
  • Batuk

Penumpukan kotoran telinga semacam ini jarang terjadi. Tetapi jika Anda mengalami salah satu gejala yang tercantum di atas, sebaiknya Anda membersihkan telinga Anda dan jika kondisi Anda tidak membaik dengan membersihkan kotoran telinga, Anda dapat menghubungi dokter atau spesiali THT untuk memeriksa jika ada kondisi medis lain yang mendasari hal tersebut. 

Iklan dari HonestDocs
Mau Pesan Obat? Beli Aja via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Iklan obat

Dokter Anda dapat melihat ke dalam saluran telinga Anda dengan perangkat khusus dan menghilangkan kotoran telinga dengan instrumen kecil, hisap, atau irigasi.

Bagaimana cara membersihkan telinga yang baik dan benar?

Tak perlu diragukan, membersihkan telinga dengan cotton bud pasti terasa sangat enak. Namun, disarankan untuk berhenti membersihkan telinga dengan menggunakan cotton bud, tusuk gigi, jepit rambut dan barang-barang yang membahayakan lainnya.

Meskipun terasa enak, membersihkan bagian dalam telinga dengan korek kuping, namun hal ini dapat menimbulkan masalah baru seperti infeksi dan kemungkinan trauma pada gendang telinga.

Memakai cotton bud untuk membersihkan, malah akan mendorong kotoran ke dalam. Jika terlalu dalam, akhirnya akan menyebabkan gangguan pendengaran karena gendang telinga tertusuk korek kuping. 

Kulit di saluran telinga cukup halus, sehingga penggunaan cotton bud malah akan beresiko menyebabkan trauma dengan mudah, sehingga memungkinkan terjadinya infeksi sekunder.

Sebenarnya, kita harus menghindari memasukkan sesuatu ke dalam telinga. Jadi, bagaimana cara menjaga kebersihan telinga? Caranya sama seperti membersihkan seluruh tubuh: dengan mengelap lembut di bagian luar. 

Iklan dari HonestDocs
Mau Pesan Obat? Beli Aja via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Iklan obat

Tak perlu membersihkan bagian dalam sama sekali, karena sisa kotoran pada telinga akan hancur dan dikeluarkan sendiri oleh telinga.

Bila ingin benar-benar membersihkan sendiri, maka bisa dengan alat bersih-bersih telinga semacam Debrox. Bila cara itu tak ampuh dan merasa memiliki masalah pendengaran karena kotoran telinga, segera temui dokter. 

Cara paling aman untuk membuka sesuatu yang menghalangi telinga adalah dengan menyerahkan ke ahlinya.

Jika kotorannya lunak, maka akan dibersihkan melalui teknik isap, sementara bila sulit, maka akan menggunakan kuret serumen untuk masuk ke dalam telinga dan menariknya keluar. Dokter secara visual akan memperbesar telinga untuk memastikan membersihkan tanpa merusak bagian dalam telinga

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit
Pencarian yang sering mengarah ke halaman ini
biaya irigasi telinga