Apa yang Harus dan Tidak Boleh Anda Lakukan Saat Marah ?

Dipublish tanggal: Jul 5, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Tinjau pada Okt 16, 2019 Waktu baca: 3 menit
Apa yang Harus dan Tidak Boleh Anda Lakukan Saat Marah ?

Amarah adalah hal yang wajar terjadi dalam kehidupan seseorang. Saat Anda dibohongi atau dikhianati oleh pasangan Anda, mungkin Anda akan marah. Amarah sebenarnya tidak selalu buruk, asalkan Anda dapat mengendalikannya. Sehingga bukan amarahlah yang mengendalikan diri Anda. 

Amarah yang berlebihan tidaklah baik, hal tersebut akan mengganggu bahkan merusak hubungan dan kualitas hidup Anda. Maka dari itu, penting bagi Anda untuk memahami bagaimana cara mengendalikan amarah.

Apa yang harus dilakukan saat marah ?

Cobalah menghitung angka dari 1 hingga 10, atau 1 hingga 100.

Mengapa hal ini disarankan ? Karena pada saat Anda sedanf marah, biasanya akan terburu-buru untuk berbicara dan justru mengeluarkan kata-kata maupun kalimat yang tidak baik. Apabila Anda tidak mengendalikan diri, justru akan menyesali di kemudian hari. 

Menghitung angka dari 1 hingga 10 dapat membuat Anda lebih tenang, atau 1 hingga 100 ketika Anda sedang sangat marah. Selain itu, menghitung angka perlahan juga terbukti untuk menurunkan tekanan darah dalam tubuh dan membuat denyut jantung kembali ke keadaan normal.

Berusahalah memaafkan walaupun sulit.

Rasa amarah juga dapat dihilangkan dengan Anda membiasakan diri untuk memaafkan, walaupun sebenarnya sulit. Karena apabila saat Anda sedang marah dan justru memikirkan hal serta orang yang membuat Anda marah, hal tersebut dapat menambah rasa amarah Anda dan memperburuk keadaan.

Alihkan perhatian pikiran Anda.

Agar Anda tidak terus terbayang-bayang oleh hal dan orang yang membuat Anda marah, ada baiknya untuk mengalihkan perhatian pikiran anda terhadap hal positif lainnya. 

Anda dapat melakukan berbagai macam hobi yang Anda sukai atau kegiatan sederhana lain yang menyenangkan seperti menggambar, menulis, memasak, jalan-jalan atau mendengarkan musik dan menonton film terbaru.

Selain itu, Anda juga bisa melakukan berbagai kegiatan fisik lainnya seperti kegiatan olahraga. Entah itu jalan cepat, jogging, aerobic atau senam sederhana lainnya. 

Karena terbukti bahwa kegiatan fisik seperti olahraga dapat memicu produksi endorfin dalam tubuh, yang bermanfaat untuk menenangkan pikiran dan membantu mengelola emosi.

Tariklah nafas dalam-dalam atau deep breathing.

Hal lain yang disarankan untuk Anda lakukan saat marah adalah menarik nafas dalam-dalam terutama dari diafragma. Karena terbukti bahwa hal tersebut mampu menenangkan pikiran dan emosional Anda, serta membantu menurunkan detak jantung Anda. Jadi, pada saat Anda marah, pertama-tama biasakanlah tarik nafas dengan dalam secara perlahan.

Menulis akan membantu meringankan amarah Anda.

Menulis akan membantu Anda menangani rasa amarah Anda. Pada saat menulis, Anda akan lebih tenang dan berpikir bagaimana caranya untuk mengelola rasa amarah Ansa tersebut.

Apa yang tidak boleh dilakukan saat marah ?

Mengabaikan rasa marah Anda.

Rasa amarah sebaiknya tidak diabaikan karena ternyata hal tersebut tidak baik. Studi menunjukkan bahwa seseorang yang mampu mengenali kemarahannya akan lebih sedikit melampiaskan rasa amarahnya tersebut dalam bentuk kekerasan ataupun hal-hal negatif lainnya seperti narkoba, minuman keras, dan sebagainya. 

Mereka akan lebih memahami amarah mereka dengan mengetahui bagaimana cara mengendalikannya yaitu dengan mengalihkan pikiran mereka.

Tidur dan beristirahat.

Banyak orang beranggapan bahwa pada saat marah, tidur atau beristirahat adalah hal yang cukup menenangkan pikiran. 

Namun, menurut studi penelitian dari Journal of Neuroscience menunjukkan bahwa apabila seseorang tidur saay sedang marah, justru rasa amarah dan emosi negatif tersebut akan terjaga dan menjadi lebih kuat dalam pikiran mereka.Menulis dan mengirim pesan teks dalam bentuk apapun.

Jaman sekarang sangat banyak seseorang yang berusaha meluapkan rasa amarah dalam diri dan pikiran mereka dengan menulis dan mengirimkan pesan teks dalam berbagai bentuk. Entah itu pesan sms, melalui berbagai sosial media seperti Whatsapp, Instagram, Twitter atau Facebook. 

Hal tersebut memang terasa melegakan sesaat karena Anda seakan telah meluapkan apa yang Anda rasakan. Akan tetapi, sebaiknya hal tersebut tidaklah Anda lakukan. Karena akan menyesal di kemudian hari. Apabila Anda ingin menulis pesan teks, simpanlah di draft atau di tempat lain yang tidak perlu diumbar atau di posting.


5 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Anger: The Mismanaged Emotion. Medscape. (https://www.medscape.com/viewarticle/460619)
How to Control Anger: 25 Tips to Manage Your Anger and Feel Calmer. Healthline. (https://www.healthline.com/health/mental-health/how-to-control-anger)
Controlling anger: Tips, treatments, and methods. Medical News Today. (https://www.medicalnewstoday.com/articles/162035.php)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Buka di app