Apa sih Pentingnya Asam Folat untuk Ibu?

Dipublish tanggal: Feb 14, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Waktu baca: 1 menit
Apa sih Pentingnya Asam Folat untuk Ibu?

Teman saya tidak pernah menyangka, bayi yang selama ini sudah ditunggu-tunggu kehadirannya oleh dia dan suami, ternyata didiagnosis menderita anencephaly atau otak bayi tidak terbentuk sempurna yang  ditandai dengan tengkorak kepala bayinya tidak berkembang maksimal dan berisi cairan otak dalam beberapa hari.  Menurut dokter ahli kandungan yang  dia temui, Anencephaly bisa disebabkan oleh kekurangan asam folat saat ibu sedang mengandung. 

Apa sih asam folat itu? Asam folat adalah bagian dari vitamin B yang larut dalam air, sering juga disebut vitamin B9. Tubuh kita memerlukan asam folat untuk pembentukan sel-sel baru dalam tubuh.  Secara khusus, asam folat sangat dibutuhkan oleh wanita yang merencanakan kehamilan, juga selama periode hamil dan menyusui.  Asam folat terbukti dapat mencegah cacat bawaan otak dan tulang belakang  atau Bahasa kerennya disebut Neural Tube Defects (NTDs).

Sumber terbaik asam folat adalah dari sumber alaminya seperti susu segar, pisang ataupun alpukat. Hanya saja untuk mencapai kadar asam folat yang diperlukan oleh wanita terutama yang sedang mengandung, mereka harus mengonsumsi makanan ini dalam jumlah sangat besar. 

Untungnya  saat ini asam folat bisa ditemukan dalam bentuk yang lebih praktis, yaitu pil asam folat 400 mcg ataupun multivitamin prenatal yang mengandung kombinasi asam folat dan vitamin lainnya, seperti Elevit Pronatal yang bisa Anda temukan di pasaran.

Sebuah uji klinis yang dilakukan di Hungaria terhadap sekitar hampir 5.000 wanita ditemukan bahwa wanita yang mengonsumsi multivitamin yang mengandung 800 mcg asam folat selama satu bulan sebelum kehamilan,  dapat mengurangi risiko NTDs sampai dengan 92 persen dibandingkan dengan konsumsi asam folat 400mcg yang hanya dapat menurunkan risiko NTDs sebesar 50 – 70 persen. 

Kapan saat yang tepat untuk mengonsumsi asam folat?  Seringkali seorang wanita baru menyadari bahwa dirinya hamil bukan pada minggu pertama kehamilannya.  Risiko insiden NTDs pada bayi dapat terjadi pada masa pembentukan embrio yaitu dari minggu ke 3 sampai 8. Karena itu, wanita yang sedang merencanakan kehamilan dianjurkan untuk mengonsumsi asam folat sedini mungkin setiap hari. 


15 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Top 10 facts about folic acid your women patients should know. (2003). (https://www.health.ny.gov/publications/1340/)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Buka di app