8 Kebiasaan Salah Untuk Menghilangkan Rasa Emosi

Dipublish tanggal: Jun 19, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Waktu baca: 2 menit
8 Kebiasaan Salah Untuk Menghilangkan Rasa Emosi

Setiap orang tentunya memiliki rasa emosi yang dapat dikendalikan maupun sebaliknya. Melihat hal ini, Anda bisa mengetahui apakah Anda adalah tipe orang yang dapat mengontrol emosi maupun tidak. 

Meskipun karakter masing-masing orang tidaklah sama, namun Anda baiknya jika Anda mengetahui cara untuk menghilangkan rasa emosi tersebut.Di balik dari rasa emosi yang Anda alami, jangan melakukan ke 8 kebiasaan buruk berikut:

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Langung Dikirim!

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads sept20

Emosi sambil bermain tangan

Rasa emosi akan memberikan dampak yang buruk apabila Anda sambil bermain tangan. Ini adalah tindakan kekerasan yang justru akan berdampak buruk pada Anda maupun orang lain. Melalui selalu tahan emosi Anda untuk tidak melakukan tindakan kekerasan. 

Karena melakukan tindakan kekerasan justru akan menimbulkan kebiasaan yang dapat merugikan.

Mengkonsumsi banyak minuman beralkohol

Mengkonsumsi banyak minuman alkohol dapat menjadi kebiasaan yang sangat buruk ketika kebiasaan ini sering kali dilakukan saat sedang emosi. Semakin sering Anda terpancing emosinya, maka akan semakin sering juga Anda mengkonsumsi minuman alkohol. 

Jika hal ini terus terjadi, maka tidak hanya berdampak pada kebiasaan yang buruk saja, akan tetapi hal ini pun juga akan merusak kesehatan Anda.

Terlalu banyak mengkonsumsi kafein

Mengkonsumsi banyak kafein dapat menimbulkan penyakit baru dalam tubuh. Sebaiknya Anda tidak mengkonsumsi banyak kafein, jika memang Anda tidak ingin kesehatan Anda terganggu. 

Kebiasaan buruk yang sering kali dilakukan oleh kebanyakan orang yaitu mengkonsumsi kafein. kandungan kafein memang dapat meningkatkan energi pada pagi hari, namun jika hal ini terus Anda konsumsi, terus menerus tentunya tidak bak untuk tubuh.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Langung Dikirim!

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads sept20

Menghabiskan banyak uang untuk melakukan belanja

Berbelanja barang-barang yang tidak penting seringkali dilakukan ketika rasa emosi sedang menyerang. Hal ini tidak hanya berlaku pada wanita saja, akan tetapi para pria pun juga sering kali melakukan kebiasaan buruk ini ketika sedang merasa mosi. Jika kebiasaan buruk ini terus Anda lakukan, maka akan berdampak buruk pada financial Anda.

Terlalu banyak makan

Rasa emosi sebagian orang akan mengkonsumsi banyak makanan untuk dimakannya. Padahal, kebiasaan semacam ini bukan menjadi kebiasaan yang baik. Apabila kebiasaan buruk ini sering kali Anda lakukan, maka akan menyebabkan berat badan Anda semakin naik. Semakin berat badan Anda bertambah atau mengalami obesitas, maka akan memicu munculnya penyakit baru.

Kebiasaan menghabiskan banyak puntung rokok

Merokok dianggap sebagai salah satu cara untuk merileksasikan pikiran, terlebih lagi saat pikiran lagi kacau. Menghabiskan banyak putting rokok dalam sehari dianggap mampu mengurangi rasa emosi, namun kebiasaan ini bukanlah menjadi kebiasaan baik bagi kesehatan.

Pergi meninggalkan rumah

Meninggalkan rumah di saat pikiran sedang emosi menjadi hal yang harus Anda hindarkan. Rasa emosi yang Anda rasakan tersebut dapat memunculkan hal-hal buruk yang dapat tidak terduga. Karena rasa emosi membuat Anda berani dan nekat melakukan hal apa pun.

Menggunakan obat-obatan terlarang

Apabila Anda terjun menggunakan obat-obatan terlarang saat emosi, Anda akan merasa ketagihan ingin menggunakannya kembali meskipun Anda sedang tidak emosi. Untuk itu, kebiasaan buruk yang terakhir ini ada baiknya jika Anda menghindarinya.

Ada banyak hal buruk yang sering kali dilakukan oleh diri seseorang ketika sedang emosi. Sedangkan hal buruk yang dilakukan ketika sedang emosi memang akan berdampak negatif bagi Anda dan justru akan berdampak buruk pada diri Anda maupun orang lain.

5 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Why stress causes people to overeat. Harvard Health. (https://www.health.harvard.edu/staying-healthy/why-stress-causes-people-to-overeat)
D'Arcy Lyness, PhD, Unable to Control Emotions (https://kidshealth.org/en/teens/stressful-feelings.html).

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app