7 Trik Cegah Kehamilan Melalui KB Kalender

Dipublish tanggal: Jun 20, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Waktu baca: 2 menit
7 Trik Cegah Kehamilan Melalui KB Kalender

Salah satu metode kontrasepsi yang sering kali dilakukan oleh pasangan suami istri untuk mencegah kehamilan yaitu dengan menggunakan metode kb kalender. Sedangkan metode ini pun akan sangat efektif apabila kb kalender ini diterapkan dengan cara yang tepat. 

Melalui kb kalender inilah yang akan lebih membantu untuk memprediksi pada masa subur maupun ovulasi agar bisa menjadi akurat. Untuk memudahkan Anda dalam mencegah kehamilan melalui metode kb kalender, Anda bisa mengikuti langkah-langkah berikut ini:

Iklan dari HonestDocs
Beli Alat Kontrasepsi & Hormon via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 7

Anda harus tahu kapan masa subur Anda

Untuk mencegah kehamilan, Anda harus mengetahui kapan masa subur Anda. Melalui kb kalender inilah yang akan membantu Anda supaya bisa menentukan kapan waktu yang berpeluang untuk hamil, begitu juga dengan sebaliknya. 

Sedangkan kb kalender tepat digunakan bagi wanita yang memiliki siklus haid teratur, yaitu 26 hingga 32 hari, dan ini adalah waktu yang paling ideal.

Selalu pantau kondisi suhu tubuh

Untuk mencegah kehamilan selanjutnya, Anda harus memantau kondisi suhu tubuh, khususnya pada suhu tubuh wanita. Apabila wanita memiliki suhu tubuh meningkat 1 hingga 2 derajat celcius, Anda dapat menerapkan metode kb kalender. 

Cara memantau kondisi suh tubuh yaitu dengan menggunakan termometer. Dengan demikian, maka akan lebih memudahkan Anda untuk mengetahui kapan akan terjadi ovulasi.

Lakukan dengan pasangan resmi

Meskipun Anda ingin melakukan hubungan seksual tanpa terjadi ovulasi, sebaiknya Anda melakukannya dengan pasangan resmi Anda. Jangan sampai Anda melakukan hubungan seksual dengan orang yang bukan pasangan resmi Anda. Melakukan hubungan seks dapat menghindarkan Anda dari penyakit HIV maupun serangan penyakit menular yang lainnya.

Lakukan pengecekan pada bagian lendir yang ada pada leher rahim

Anda harus mengetahui jumlah lendir yang ada di leher rahim, sehingga Anda harus melakukan pengecekan. Hal ini disebabkan perubahan tekstur dan volume lendir dapat mempengaruhi pada hormon yang ada di dalam tubuh. 

Iklan dari HonestDocs
Beli Alat Kontrasepsi & Hormon via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 7

Apabila jumlah lendir dalam vagina Anda lebih banyak, maka hal ini berarti bahwa Anda mengalami ovulasi. Jika demikian, maka hindari melakukan hubungan seksual pada masa period ini.

Cari tahu tanda-tanda ovulasi

Anda harus mengetahui tanda-tanda bahwa Anda akan mengalami ovulasi. Dengan mengetahui tanda-tanda itulah yang akan membantu Anda untuk menghindari hubungan seksual. Apabila hal ini Anda lakukan, maka akan berdampak pada kehamilan.

Lakukan pencatatan secara rutin

Melalui kb kalender, Anda harus mengetahui kapan Anda akan mengalami ovulasi, cara yang bisa Anda lakukan untuk mengetahuinya yaitu dengan melakukan pencatatan secara rutin setiap bulannya. 

Untuk memudahkan melakukan pencatatannya, Anda bisa mencatatnya melalui kalender. Dengan pencatatan itulah yang akan membantu Anda untuk mengetahui siklus ovulasi.

Cari tahu pola ovulasi sebelum melakukan hubungan seksual

Sebelum Anda memutuskan untuk melakukan hubungan seksual, Anda harus mengetahui pola ovulasi. Terlebih lagi bagi Anda yang menggunakan metode kb kalender, Anda bisa mengetahui masa ovulasi 5 hari sebelum ovulasi dan 3 hari setelah ovulasi.

Dengan menggunakan metode kalender, maka hubungan seksual tidak akan terganggu untuk bisa mencapai kenikmatannya. Sedangkan melalui metode kb kalender inilah yang tidak akan memberikan efek samping bagi Anda maupun bagi pasangan. Jika Anda ingin menunda masa kehamilan, maka lakukan ke 7 tips di atas agar terhindarkan dari kehamilan.

9 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Ovulation symptoms: How can I tell when I'm ovulating?. BabyCenter. (Accessed via: https://www.babycenter.com/0_how-to-tell-when-you-ovulate_484.bc)
Ovulation signs: When is conception most likely?. Mayo Clinic. (Accessed via: https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/getting-pregnant/expert-answers/ovulation-signs/faq-20058000)
Ovulation: What is it and how does it affect you?. Medical News Today. (Accessed via: https://www.medicalnewstoday.com/articles/150870)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app