Doctor men
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
Doctor men
Ditinjau oleh
DR AHMAD MUHLISIN
Kesehatan Anak

6 Penyebab Mimisan Pada Anak & Penanganan

Update terakhir: SEP 15, 2019 Tinjau pada SEP 15, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 1.344.754 orang

6 Penyebab Mimisan Pada Anak & Penanganan

Menjadi hal yang menakutkan bagi sebagian orang ketika terjadi mimisan pada anak, darah dengan bebasnya keluar dari hidung, menetes dengan lambat atau bahkan menetes dengan derasnya. Apa sebenarnya yang menjadi penyebab mimisan pada anak? Bagaimana mengatasi anak mimisan? Anda akan segera mengetahuinya.

Mimisan atau epistaksis adalah pendarahan yang keluar dari lubang hidung. Darah mimisan dapat keluar dari salah satu atau dari kedua lubang hidung. Mimisan ini bisa dialami oleh siapa saja, namun anak - anak lebih cenderung untuk sering mengalaminya.

Mimisan pada anak cenderung menimbulkan kepanikan orang tua. Khawatir merupakan sesuatu yang wajar terjadi ketika orang tua melihat darah yang mengalir keluar dari hidung si buah hati. Perlu diketahui bahwa anak mimisan merupakan hal wajar dan sering terjadi dan sebagian besar kasus kondisi ini tidak sampai membahayakn nyawa. Namun, akan lebih baik bila orang tua segera bertindak dalam mengatasinya dan mencari tau apa penyebab mimisan pada anak untuk mengurangi risiko berulangnya mimisan.

Penyebab Mimisan Pada Anak

Di dalam rongga hidung manusia terdapat kumpulan pembuluh darah yang disebut pleksus kiesselbach. Pada anak - anak pleksus kiesselbach biasanya lebih rentan pecah dan menimbulkan mimisan. Berikut beberapa penyebab mimisan pada anak :

  1. Trauma (cedera) : Benturan yang terjadi pada hidung pada saat anak terjatuh atau karena hidungnya terpukul serta kebiasaan mengorek hidung yang berlebihan akibat gatal, atau kerak hidung yang mengering dapat menyebabkan trauma pada pleksus yang mengakibatkan terjadinya mimisan.
  2. Benda asing : Tak sedikit kami jumpai bahwa anak-anak kadang berbuat iseng, salah satu yang sering dilakukan yaitu memasukkan benda apa saja ke dalam hidung. Kacang – kacangan atau biji – bijian dan benda kecil lainnya yang masuk ke dalam lubang hidung lama kelamaan dapat menimbulkan infeksi dan akhirnya mengakibatkan terjadinya mimisan, biasanya disertai bau busuk. Di sinilah pentingnya pengawasan orang tua.
  3. Perubahan cuaca : Perubahan suhu yang panas seperti pada saat bermain di terik matahari menjadi dingin karena masuk ke dalam rumah atau ruang ber AC dapat mengakibatkan terjadinya mimisan. Atau panas itu sendiri bisa membuat pembuluh darah kiesselbach menjadi pecah sehingga dapat menyebabkan anak mimisan. Ini merupakan penyebab mimisan yang sering terjadi pada anak.
  4. Polusi udara : Udara kotor akibat asap rokok atau asap kendaraan bermotor yang terhirup oleh anak dapat menimbulkan iritasi pada mukosa (dinding dalam) rongga hidung anak - anak yang masih tipis sehingga mengakibatka terjadinya mimisan pada anak.
  5. Penyakit infeksi : beberapa penyakit infeksi dapat menyebabkan terjadinya mimisan seperti pada penyakit demam berdarah dengue dan penyakit sinusitis. Anak yang mengalami kondisi ini biasanya disertai dengan gejala demam atau meriyang.
  6. Penyakit darah : beberapa penyakit dengan kelainan pada darah dapat menyebabkan terjadinya mimisan seperti leukemia (kanker darah) dan hemofilia (darah sulit membeku).

Baca juga: Penyebab Mimisan dan Cara Mengatasinya

Cara Mengatasi Mimisan Pada Anak

Dalam mengatasi mimisan, ada beberapa hal yang dapat dilakukan oleh orang tua di rumah yaitu :

  1. Memposisikan anak duduk bersandar dengan posisi kepala sedikit menunduk ke arah depan, agar darah mimisan tidak mengalir ke belakang.
  2. Menjepit kedua cuping hidung anak dengan jari – jari tangan selama sekitar 5 menit untuk membantu menghentikan pendarahan, sementara itu anak diusahakan untuk bernapas melalui mulut.
  3. Mengkompres dingin batang hidung anak juga dapat membantu menghentikan perdarahan.
  4. Membersihkan darah mimisan yang mengotori wajah anak.
  5. Apabila perdarahan mimisan belum juga berhenti, sumbat hidung anak dengan menggunakan kain kasa atau kain sapu tangan yang bersih kemudian segera bawa anak berobat ke dokter dan usahakan agar selama dalam perjalanan anak selalu dalam posisi duduk bersandar. Hindari tidur terlentang.

Hal yang paling penting dan perlu orang tua ingat adalah selalu berusaha untuk bersikap tenang dalam melakukan pertolongan, karena sikap yang tenang akan membuat tindakan anda menjadi rasional dan tidak menyakiti si kecil. Apabila setelah 10 menit mimisan pada anak tetap berlanjut, dan disertai demam, sebaiknya segera bawa anak berobat ke dokter, karena, bisa saja mimisan ini merupakan gejala dari adanya suatu penyakit serius, seperti penyakit demam berdarah dengue, penyakit tumor ganas pada rongga hidung, penyakit kanker darah, atau penyakit haemofilia.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit