Olahraga dan Kebugaran

6 Hal yang Perlu Anda Tahu Tentang Otot

Update terakhir: Mar 5, 2019 Waktu baca: 2 menit
Telah dibaca 1.152.116 orang

6 Hal yang Perlu Anda Tahu Tentang Otot

Tidak banyak hal yang bisa kita lakukan tanpa adanya otot. Walau hanya untuk bernapas dan mengedipkan mata saja, kita perlu bantuan otot. Namun, meski peran otot sangat penting untuk kehidupan, masih sedikit yang kita tahu tentang mereka dan cara kerjanya. Inilah enam fakta menakjubkan tentang otot kita. 

1. Tidak hanya satu otot yang bisa disebut sebagai yang terkuat di tubuh kita
Anda mungkin pernah mendengar bahwa lidah adalah otot yang terkuat, dengan kombinasi elastisitas dan daya dorongnya. Namun situs sains online LiveScience menjelaskan bahwa ada banyak cara untuk mengukur kekuatan suatu otot dan dengan demikian tidak hanya satu otot yang berhak disebut sebagai otot terkuat.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat via HonestDocs Kini Bisa Dengan OVO!

PROMO! Gratis biaya antar obat ke seluruh Indonesia (minimum transaksi Rp100.000)

Medicine delivery 01

 Otot betis, misalnya, adalah otot yang paling kuat daya dorongnya dan paling mampu menahan daya gravitasi. Lalu otot rahang adalah otot yang memiliki daya tekan paling besar. Gluteus maximus adalah otot berukuran terbesar dalam tubuh manusia.

2. Otot bertumbuh ketika Anda tidur
Semua yang Anda lakukan di pusat kebugaran, hasilnya bisa terlihat hanya setelah Anda tidur. Saat Anda memasuki fase tidur nyenyak, otot-otot Anda akan ikut rileks dan aliran darah ke otot meningkat.

Di saat itulah, hormon-hormon yang berperan dalam pertumbuhan otot kan bekerja memperbaiki bagian yang rusak dan menumbuhkan jaringan-jaringan otot yang baru. Demikian menurut National Sleep Foundation. Tanpa tidur yang cukup dan berkualitas, Anda tidak akan melihat hasil maksimal dari rutinitas olahraga Anda selama ini. 

3. Otot adalah penyumbang 85 persen panas tubuh kita
Ketika otot bekontraksi, mereka mengeluarkan panas sehingga tubuh kita tetap hangat, demikian menurut National Cancer Institute. Otot juga bekerja cepat saat kita  menggigil kedinginan.

Ketika reseptor kulit mengirim sinyal dingin ke otak, otak akan memerintahkan otot bergerak cepat sehingga cepat pula menghasilkan panas tubuh. Momen otot bergerak cepat itu, kita sebut menggigil. Jadi, menggigil adalah suatu upaya tubuh menghasilkan panas secara instan dan itulah yang membuat kita bisa bertahan hidup saat udara sedang dingin


4. Lebih mudah membangun otot ketimbang kehilangan otot
Sebuah studi mengungkapkan, para pelaku fitnes mengalami kenaikkan massa otot sebesar 47 persen setelah berlatih beban selama dua bulan. Setelah itu, mereka bersantai tidak olahraga sama sekali selama dua bulan.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat via HonestDocs Kini Bisa Dengan OVO!

PROMO! Gratis biaya antar obat ke seluruh Indonesia (minimum transaksi Rp100.000)

Medicine delivery 01

Ketika diteliti, mereka kehilangan 23 persen massa ototnya. Ini menunjukkan bahwa kemampuan tubuh kita membangun otot adalah dua kali lipat lebih besar daripada 'kemampuan' kehilangan massa otot. 

5. Otot membakar lebih banyak kalori dibanding  lemak

Resting metabolic rate atau RMR adalah jumlah kalori yang Anda bakar setiap hari dalam kondisi tubuh beristirahat. RMR berhubungan erat dengan komposisi tubuh Anda. Sejatinya, otot kita lebih aktif secara metabolik dibanding lemak. Artinya,  otot lebih aktif membakar kalori saat Anda beristirahat. Menurut LA Times, dalam kondisi beristirahat, dalam satu hari 0,9 kg otot dapat membakar enam kalori. Sedangkan 0,9 kg lemak dapat membakar dua kalori dalam satu hari. 


Namun, Anda jangan berasumsi bahwa bermalas-malasan sepanjang hari itu baik. Enam kalori adalah jumlah yang sangat sedikit apalagi bila dikaitkan dengan program penurunan berat badan. Kemampuan otot membakar kelebihan kalori (dan lemak) akan meningkat jika Anda aktif secara fisik.  

6. Jaringan otot menyumbang 35-45 persen  berat badan manusia 
Ada tiga jenis jaringan otot di tubuh kita, yakni skeletal, cardiac atau kardio dan jaringan halus. Ada 650 lapis otot  skeletal di dalam tubuh manusia. Kesemuanya ini menyumbang 35-45 persen berat badan kita. (LT)

 

Ditinjau oleh: dr. Deffy Laksani Anggar Sari

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit