5 Cara Hadapi Sakit Kepala Saat Puasa

Dipublish tanggal: Mei 23, 2019 Update terakhir: Apr 16, 2021 Tinjau pada Jun 19, 2019 Waktu baca: 2 menit
5 Cara Hadapi Sakit Kepala Saat Puasa

Ringkasan

Buka

Tutup

  • Manfaat puasa memang sudah dikenal baik untuk kesehatan, termasuk menurunkan tekanan darah dan kadar gula darah, serta penurunan berat badan
  • Saat menjalani puasa, ada beberapa rintangan atau gangguan kesehatan yang mungkin dialami, seperti sakit kepala, dehidrasi, maupun asam lambung
  • Sakit kepala yang dialami ketika puasa tentu akan mengganggu ibadah puasa serta berbagai aktivitas harian yang dijalani
  • Kurang minum air putih selama berpuasa juga dapat menyebabkan dehidrasi serta membuat tubuh menjadi mudah lemas dan sakit kepala
  • Untuk mengurangi rasa nyeri atau sakit kepala yang dirasa, coba pijat kepala dan wajah secara perlahan atau bisa dengan kompres es batu
  • Klik untuk membeli obat sakit kepala atau obat saraf dan otak dari rumah Anda melalui HDMall. *Gratis ongkos kirim ke seluruh Indonesia dan bisa COD

Saat berpuasa selama lebih dari 12 jam, tubuh tidak mendapatkan asupan apapun, baik makanan maupun minuman. Hal ini akan memberikan beberapa manfaat kesehatan yang baik, seperti penurunan berat badan bagi mereka yang ingin menjalankan diet, menetralkan saluran pencernaan, serta menurunkan tekanan darah dan kadar gula darah dalam tubuh.

Meski puasa memiliki sejumlah dampak positif bagi kesehatan, tetapi puasa juga dapat berisiko menimbulkan gangguan kesehatan. Dehidrasi, asam lambung, kulit kering, dan sakit kepala merupakan beberapa gangguan kesehatan yang paling sering dirasakan oleh mereka yang berpuasa. Kondisi tersebut biasanya terjadi akibat kurang tidur, faktor tekanan darah yang menurun drastis, serta tidak tercukupinya asupan nutrisi ketika sahur ataupun buka puasa.

Baca juga: Waspada, Ini 6 Penyakit Saat Puasa yang Paling Sering Terjadi

5 Cara Hadapi Sakit Kepala Saat Puasa

Keadaan tubuh yang kurang fit tentunya akan mengganggu ibadah puasa dan segala aktivitas harian, termasuk gejala sakit kepala. Oleh karena itu, untuk menghadapi sakit kepala saat puasa, Anda dapat melakukan beberapa hal berikut:

1. Miliki waktu tidur yang cukup

Jika mengalami sakit kepala, bisa jadi itu disebabkan oleh faktor kurang tidur. Ditambah lagi ketika puasa, tubuh harus menyesuaikan diri dengan rutinitas baru, yakni bangun pada dini hari untuk sahur lalu melanjutkan aktivitas sepanjang hari hingga waktu berbuka tiba. Anda dapat menyiasatinya dengan tidur lebih awal ketika malam hari dan beristirahat sejenak ketika siang hari. Ini akan sangat membantu mencukupi waktu tidur dan mencegah sakit kepala.

2. Cukupi kebutuhan air putih

Ketika berpuasa lebih dari 12 jam, tubuh umumnya akan mengalami kekurangan cairan dan rasa haus yang luar biasa pada saat berbuka puasa. Dehidrasi juga dapat menyebabkan tubuh menjadi lemas dan sakit kepala sehingga Anda harus segera mencukupi kebutuhan air putih sebanyak 8 gelas per hari yang dapat dibagi ketika sahur dan berbuka puasa. Tambahkan pula konsumsi air kelapa, madu, ataupun teh manis untuk memberikan energi lebih bagi tubuh jika memang dibutuhkan.

Baca juga: Sakit Kepala Akibat Dehidrasi

3. Pijat kepala dan wajah

Jika sakit kepala muncul disertai dengan rasa nyeri, coba pijat bagian kepala dan wajah secara perlahan. Anda bisa mulai dengan gerakan memijat dari samping wajah, lalu bergeser perlahan ke atas hingga dahi. Ini akan memberikan rasa rileks dan membantu mengurangi sakit kepala tegang.

4. Kompres dengan es batu

Pada bagian kepala yang sakit, Anda juga dapat menyiapkan es batu dan mengompresnya dengan kain lembut. Hal ini dapat membantu mengurangi peradangan saraf atau pembuluh darah pada otak serta meredakan sakit kepala yang dirasakan.

5. Hentikan kebiasaan mengonsumsi minuman berkafein dan makanan manis

Ketika kebiasaan minum kopi atau minuman berkafein lainnya harus dihentikan saat puasa seringkali akan menimbulkan rasa pusing. Karena ketika Anda mengonsumsi kopi atau teh yang mengandung kafein, tubuh akan lebih mudah merasa haus sehingga Anda harus minum air putih lebih banyak untuk mengisi cairan tubuh yang hilang. Selain itu, kurangi makanan manis dan makanan berlemak selama puasa serta tetap makan dengan porsi secukupnya dan tidak berlebihan saat sahur ataupun berbuka.

Baca juga: Meskipun Kaya Manfaat, Kafein Juga Memiliki Efek Samping


7 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
“Detoxes” and “cleanses”. (2017). (https://nccih.nih.gov/health/detoxes-cleanses)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Buka di app