5 Cara Hadapi Sakit Kepala Saat Puasa

Dipublish tanggal: Mei 23, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Tinjau pada Jun 19, 2019 Waktu baca: 2 menit
5 Cara Hadapi Sakit Kepala Saat Puasa

Saat berpuasa selama lebih dari 12 jam, tubuh tidak mendapatkan asupan apapun, baik makanan maupun minuman. Hal ini dapat menghasilkan beberapa manfaat positif, seperti penurunan berat badan bagi mereka yang ingin menjalankan diet, menetralkan saluran pencernaan, serta menurunkan tekanan darah dan kadar gula darah dalam tubuh.

Baca juga: Penyakit Saat Puasa dan Manfaat Puasa Bagi Tubuh

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Saraf & Otak via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 5

Puasa tidak hanya memberikan dampak positif saja, tetapi juga dapat menyebabkan gangguan kesehatan. Dehidrasi dan sakit kepala merupakan gangguan kesehatan yang paling sering dirasakan oleh mereka yang berpuasa. Hal tersebut dapat terjadi akibat kurang tidur, faktor tekanan darah yang menurun, serta kurangnya makanan bergizi ketika sahur dan buka puasa.

Bagaimana cara hadapi sakit kepala saat puasa?

Keadaan tubuh yang kurang fit ini tentunya akan mengganggu ibadah puasa Anda dan segala aktivitas harian Anda. Maka untuk menghadapi sakit kepala saat puasa, Anda dapat melakukan beberapa hal berikut:

1. Miliki waktu tidur yang cukup

Jika Anda mengalami sakit kepala, bisa jadi karena Anda kurang tidur. Ditambah lagi ketika puasa, tubuh harus menyesuaikan diri dengan rutinitas baru, yakni bangun pada dini hari untuk sahur lalu melanjutkan aktivitas sepanjang hari hingga waktu berbuka tiba. Anda dapat menyiasatinya dengan tidur lebih awal ketika malam hari dan beristirahat sejenak ketika siang hari.

2. Cukupi kebutuhan air putih

Ketika berpuasa lebih dari 12 jam, tubuh akan mengalami kekurangan cairan dan umumnya kita akan merasakan haus yang luar biasa pada saat berbuka puasa. Dehidrasi juga dapat menyebabkan tubuh menjadi lemas, sehingga Anda tetap harus mencukupi kebutuhan air putih sebanyak delapan gelas per hari yang dapat Anda bagi ketika sahur dan buka puasa.

3. Pijat kepala dan wajah

Jika sakit kepala muncul disertai dengan rasa nyeri, Anda dapat memijat bagian kepala dan wajah secara perlahan. Mulai dengan gerakan memijat dari samping wajah, lalu bergeser perlahan ke atas hingga dahi.

4. Kompres dengan es batu

Pada bagian kepala yang sakit, Anda juga dapat menyiapkan es batu dan mengompres dengan kain lembut. Hal ini dapat membantu mengurangi peradangan saraf atau pembuluh darah pada otak.

5. Hentikan kebiasaan mengonsumsi minuman berkafein dan makanan manis

Ketika kebiasaan minum kopi atau minuman berkafein lainnya dihentikan saat puasa seringkali menimbulkan rasa pusing. Karena dengan Anda mengonsumsi kopi, tubuh akan lebih mudah merasa haus sehingga Anda membutuhkan air putih yang lebih banyak untuk mengisi cairan tubuh yang hilang. Selain itu, kurangi makanan manis dan makanan berlemak serta tetap makan dengan porsi secukupnya dan tidak berlebihan.

7 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
“Detoxes” and “cleanses”. (2017). (https://nccih.nih.gov/health/detoxes-cleanses)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app