Meskipun Kaya Manfaat, Kafein Juga Memiliki Efek Samping

Dipublish tanggal: Jul 6, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Tinjau pada Okt 24, 2019 Waktu baca: 3 menit
Meskipun Kaya Manfaat, Kafein Juga Memiliki Efek Samping

Kafein merupakan senyawa yang dapat merangsang otak untuk tetap aktif sehingga menimbulkan efek bahagia dan bersemangat setelah mengonsumsinya. Kafein umumnya dapat ditemukan pada teh, kopi, cokelat, permen karet, minuman berenergi, hingga minuman beralkohol. 

Meskipun memiliki dampak yang baik bagi tubuh, tetapi mengonsumsi kafein secara berlebihan juga dapat membahayakan kesehatan. Agar lebih memahami tentang manfaat dan bahaya mengonsumsi kafein, simak penjelasannya berikut ini.

Iklan dari HonestDocs
Beli Simvastatin via HonestDocs!

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Kandungan kafein pada kopi, teh, dan cokelat

Kopi, teh, dan cokelat mengandung kafein dalam jumlah yang berbeda-beda. Kopi umumnya mengandung kafein yang lebih banyak dibandingkan dengan teh dan cokelat. Setiap jenis kopi juga akan memiliki kandungan kafein yang berbeda-beda karena kadar kafein dalam kopi dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti jenis kopi, cara penyimpanan, hingga cara penyeduhan kopi.

Secangkir kopi murni biasanya mengandung kafein sekitar 95-200 mg, sedangkan pada kopi instan mengandung kadar kafein yang lebih rendah sekitar 27-173 mg. Kopi bebas kafein atau disebut kopi decaf juga tetap mengandung kafein walaupun hanya sedikit sekitar 2-12 mg.

Selain kopi, teh juga mengandung kafein walaupun jumlahnya lebih sedikit dari kopi. Kandungan kafein pada setiap jenis teh juga berbeda-beda. Teh hijau mengandung kafein sekitar 24-45 mg, teh hitam mengandung kafein sekitar 14-70 mg, sedangkan teh kemasan hanya mengandung 5-40 mg kafein. Jika ingin mengurangi kadar kafein dalam teh, sebaiknya seduh teh dalam waktu yang singkat.

Kafein juga dapat ditemukan pada cokelat di mana kadar kafein yang terkandung pada setiap jenis cokelat juga berbeda-beda. Pada secangkir cokelat mengandung kafein sekitar 10-70 mg, sedangkan 30 gram cokelat bar mengandung kafein sekitar 20-60 mg.

Baca juga: Mengenal Kopi Decaf, Kopi Tanpa Kafein

Manfaat mengonsumsi kafein

Berdasarkan beberapa penelitian, mengonsumsi kafein memiliki dampak baik bagi kesehatan. Berikut beberapa manfaat kafein bagi kesehatan, antara lain:

Iklan dari HonestDocs
Beli Simvastatin via HonestDocs!

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Menurunkan risiko penyakit kronis

Kafein mengandung asam klorogenat yang bermanfaat untuk menurunkan risiko penyakit jantung dan diabetes, tetapi manfaat tersebut hanya akan didapatkan jika kafein dikonsumsi dalam jumlah yang normal dan tidak berlebihan. Bahkan dengan rajin mengonsumsi minuman yang mengandung kafein juga dapat mencegah penyakit alzheimer maupun parkinson.

Meningkatkan daya ingat

Mengonsumsi kafein ternyata bermanfaat untuk meningkatkan kemampuan kognitif sehingga dapat menurunkan risiko kepikunan. Selain itu, orang yang mengonsumsi kafein pada pagi hari juga memiliki ingatan yang lebih baik. Berdasarkan hasil penelitian, orang yang mengonsumsi kafein memiliki nilai tes yang lebih tinggi dibandingkan dengan orang yang tidak mengonsumsi kafein.

Kaya akan antioksidan

Selain mengandung kafein, teh juga mengandung antioksidan yang bermanfaat untuk mencegah munculnya beberapa penyakit, seperti kanker. Selain itu, antioksidan juga bermanfaat untuk meningkatkan pembakaran gula dalam tubuh sehingga dapat terhindar dari obesitas. Dengan mengonsumsi kafein juga dapat membantu pembakaran lemak dan meningkatkan metabolisme tubuh.

Baca juga: 6 Manfaat Mengonsumsi Cokelat, Kopi dan Teh Yang Mengandung Kafein

Bahaya mengonsumsi kafein

Selain memberikan manfaat bagi tubuh, ternyata mengonsumsi kafein dalam jumlah yang berlebihan akan membahayakan kesehatan tubuh. Berikut beberapa dampak dari mengonsumsi kafein secara berlebihan, antara lain:

Sulit tidur atau insomnia

Salah satu dampak yang timbul akibat kelebihan mengonsumsi kafein yang sering terjadi adalah sulit tidur. Hal ini disebabkan oleh efek stimulan yang terdapat dalam kafein yang akan membuat Anda tetap terjaga pada malam hari. Tak hanya mengganggu jadwal tidur, kafein juga dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular.

Iklan dari HonestDocs
Beli Simvastatin via HonestDocs!

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Baca juga: Efek Gangguan Tidur Akibat Kafein

Menyebabkan kerutan pada wajah

Mengonsumsi kafein yang berlebihan akan menyebabkan tubuh mengeluarkan urine dalam jumlah yang banyak sehingga terjadi dehidrasi pada tubuh. Karena efek kekurangan cairan tubuh, maka kesehatan kulit juga mungkin akan terganggu. Hal inilah yang menyebabkan munculnya kerutan pada wajah. Untuk mengatasi kondisi tersebut sebaiknya diimbangi dengan minum air putih yang cukup.

Menyebabkan osteoporosis

Dengan mengonsumsi kafein akan menyebabkan tubuh mengeluarkan kalsium melalui urine. Jika kafein dikonsumsi secara berlebihan, maka jumlah kalsium yang dikeluarkan akan semakin banyak sehingga berisiko menyebabkan osteoporosis akibat penurunan kepadatan tulang. Untuk membantu mencegah osteoporosis dibutuhkan suplemen vitamin D dan kalsium yang sesuai dengan kebutuhan harian.

Menyebabkan dada berdebar

Pada orang yang sensitif, mengonsumsi kafein akan menyebabkan jantung berdebar lebih cepat. Selain itu, efek samping ini juga bisa terjadi jika mengonsumsi kafein dalam jumlah yang berlebihan. Hal ini terjadi karena kandungan kafein dapat memicu pelepasan hormon adrenalin yang akan meningkatkan detak jantung.

5 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Caffeine: Benefits, risks, and effects. Medical News Today. (https://www.medicalnewstoday.com/articles/285194)
Caffeine: Effects, risks, and cautions. Medical News Today. (https://www.medicalnewstoday.com/articles/271707)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app