4 Kebiasaan Baik Wanita setelah Hubungan Intim

Dipublish tanggal: Jun 13, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Waktu baca: 2 menit
4 Kebiasaan Baik Wanita setelah Hubungan Intim

Kebiasaan yang dilakukan setiap orang setelah berhubungan intim bersama pasangannya pasti berbeda-beda. Hanya saja ada beberapa kebiasaan yang pada umumnya sering dilakukan wanita setelah berhubungan intim. 

Hal yang dilakukan ini sangat bermanfaat untuk mencegah terjadinya infeksi pada bagian kelamin wanita. Ini kebiasaan yang sangat bermanfaat untuk dilakukan.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Antiseptik via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 31

1. Buang air kecil

Kebiasaan yang sering dilakukan adalah buang air kecil. Sebuah kebiasaan yang paling utama untuk mencegah terjadinya infeksi saluran kencing pada wanita. Saluran kencing merupakan penyakit yang lebih besar risikonya pada wanita dibandingkan laki-laki.

Kondisi ini karena posisi vagina lebih dekat dari anus yang membuat kuman dan bakteri dari anus lebih mudah menyebar atau berpindah tempat. Manfaat buang air kecil setelah berhubungan intim akan membantu bagian vagina agar bisa menghilangkan bakteri di bagian saluran kemih. Bakteri nantinya akan keluar bersamaan dengan air kencing.

2. Bersihkan area Vagina

Kebiasaan berikutnya yang sering dilakukan adalah membersihkan area vagina setelah bercinta. Ini perlu dilakukan mengingat jari pasangan yang bisa saja mengandung kuman atau pun bakteri. Anda bisa berisiko terkena infeksi lebih besar jika tidak segera ditangani.

Cara membersihkannya dengan menggunakan air hangat atau bisa juga menggunakan sabun pembersih vagina yang aman untuk menghilangkan bakteri. Anda pun tidak akan mengalami masalah keputihan, iritasi ringan, ataupun gatal-gatal.

Cara membersihkannya lakukan dengan lembut dari depan ke belakang. Bagian dalam vagina tidak perlu dibersihkan setelah berhubungan intim. Bagian dalam akan ada mekanisme tersendiri dari organ tubuh untuk membersihkannya. Pembersihannya dilakukan lewat cairan yang keluar dari vagina.

Cairan ini yang membersihkan dengan membawa keluar sel kulit mati dan zat lainnya. Selain itu vagina juga dilindungi oleh lipatan di sekitar areanya sehingga tidak mudah terinfeksi. 

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Antiseptik via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 31

Lipatan yang ada ini akan mencegah benda kecil masuk ke area vagina. Selain itu juga terdapat kelenjar yang juga akan melindungi vagina Anda.

3. Mengganti celana dalam

Setelah bercinta beberapa wanita memiliki kebiasaan menggunakan kembali celana dalamnya sebelum tertidur. Hanya saja kebersihan  harus tetap diperhatikan dengan mengganti celana dalam. Jangan lagi menggunakan celana dalam yang sudah basah karena bisa menyebabkan infeksi.

Anda tentu sudah mengetahui bahwa area yang basah akan membuat kuman dan bakteri menempel, menumpuk, dan berkembang biak di vagina. Gunakanlah celana dalam yang tidak ketat untuk dibawa tidur agar Anda merasa nyaman. 

Tujuannya agar sirkulasi pada area vagina tidak terhambat. Area vagina pun tidak menjadi lembab dan tidak mudah ditumbuhi bakteri.

4. Konsumsi Probiotik

Setelah Anda melakukan hubungan intim ada kebiasaan yang baik untuk terus diterapkan yaitu mengonsumsi makanan dengan kandungan probiotik. Jenis makanannya adalah tempe, yogurt, kimchi, dan makanan fermentasi dengan kandungan probiotik.

Manfaat dari makanan probiotik ini adalah mengganti dan meningkatkan jumlah bakteri baik di dalam tubuh. Cara ini akan membuat area vagina Anda menjadi terlindungi dari berbagai bentuk infeksi bakteri. 

Lebih mudah jika semua makanan ini sudah disediakan. Anda bisa memilih mana yang paling cepat untuk dikonsumsi setelah berhubungan intim.

Beberapa kebiasaan yang dilakukan wanita setelah berhubungan intim ini juga akan mempengaruhi peluang untuk bisa hamil. Anda bisa menerapkan ini dengan rutin setiap kali berhubungan. 

Jangan biarkan tertidur dalam kondisi yang tidak bersih. Hanya saja ini perlu dibicarakan dengan pasangan agar tidak merasa aneh atau pun tidak keberatan jika dilakukan.

3 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Preventing a Urinary Tract Infection (UTI). Verywell Health. (Accessed via: https://www.verywellhealth.com/urinary-tract-infections-prevention-3520513)
How to Clean Up After Sex: From Your Body to the Bed. Healthline. (Accessed via: https://www.healthline.com/health/healthy-sex/clean-up-after-sex)
Things You Should (and Shouldn’t) Do After Having Sex. WebMD. (Accessed via: https://www.webmd.com/sex-relationships/ss/slideshow-sexual-hygiene)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app