HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
DR. KARTIKA MAYASARI
Ditinjau oleh
DR. KARTIKA MAYASARI
Olahraga dan Kebugaran

Ketahui Apa Saja 10 Mitos-Fakta dalam Fitness

Dipublish tanggal: Mar 10, 2019 Update terakhir: Mei 13, 2020 Waktu baca: 3 menit
Ketahui Apa Saja 10 Mitos-Fakta dalam Fitness

Mempunyai tubuh sehat merupakan keinginan semua orang. Olahraga merupakan salah satu cara untuk mendapatkan tubuh sehat. 

Tapi jangan sampai hasil yang didapatkan berbeda dengan yang diharapkan karena tertipu oleh mitos-mitos yang ada. Apa saja sih mitos-mitos itu?

Iklan dari HonestDocs
Mau Pesan Obat? Beli Aja via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Iklan obat

1. Nyeri dan pegal tanda olahraga berhasil

Berolahraga itu tidak harus sakit. Sakit pada saat pertama kali olahraga memang wajar. Tapi, seiring berjalannya waktu jika kamu terus berolahraga secara rutin maka lama-kelamaan tubuhmu pasti akan terbiasa dan perlahan-lahan kamu tidak akan merasa sakit lagi. 

Jika kamu tetap merasakan sakit mungkin ada yang salah dengan caramu berolahraga. Sebaiknya saat pertama kali jangan langsung melakukan olahraga yang berat tapi mulailah dengan olahraga yang ringan.

2. Otot akan berubah menjadi lemak jika berhenti olahraga

Otot dan lemak merupakan dua hal yang berbeda. Keduanya tidak bisa berubah menjadi satu dengan yang lainnya. Memang benar jika seseorang berhenti berolahraga ototnya akan menyusut, tetapi bukan berarti otot akan berubah menjadi lemak. 

Saat seseorang berhenti olahraga otonya akan kembali ke ukuran saat dia belum memulai latihan olahraganya. Di sisi lain, seseorang yang makan dalam jumlah berlebihan dan sama sekali tidak melakukan olahraga, akan memicu timbulnya tumpukan lemak.

3. Latihan beban hanya untuk Pria

Jika kamu seorang wanita dan tidak mau latihan beban karena takut badanmu menjadi berotot dan kekar maka sekarang kamu tidak perlu takut lagi. Faktanya membesarnya otot seseorang itu dipengaruhi oleh hormon testosteron

Pria memiliki jumlah testosteron 20-30x lebih banyak dibandingkan wanita, dan hal itu yang menyebabkan pria menjadi lebih berotot ketimbang wanita setelah rutin latihan beban.

Iklan dari HonestDocs
Mau Pesan Obat? Beli Aja via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Iklan obat

4. Jika Kamu tidak sering olahraga dan berlatih dengan keras, maka olahraga itu hanyalah buang-buang waktu

Untuk mendapatkan manfaat dari olahraga kamu gak harus capek kok. Olahraga kecil seperti berkebun atau berjalan juga sudah bermanfaat loh. 

Ada satu penelitian yang membuktikan bahwa berkebun setidaknya satu jam setiap minggunya dapat mengurasi risiko sakit jantung.

5. Membentuk otot berarti harus konsumsi protein tinggi sebanyak-banyaknya

Pernyataan ini tidak sepenuhnya salah. Memang untuk membentuk otot diperlukan protein tapi bukan berarti kamu harus mengkonsumsi protein sebanyak-banyaknya. Kamu juga masih perlu karbohidrat, vitamin, dan nutrisi lainnya untuk memenuhi kebutuhanmu. 

Untuk membentuk otot, sebenarnya sederhana saja. Anda hanya perlu mengikuti programnya dengan baik dan menjalankan diet rendah kalori seimbang dengan konsisten.

6. Semakin keras dan sering berolahraga, semakin cepat hasilnya

Anggapan bahwa semakin keras dan sering berolahraga maka semakin cepat dapat hasilnya tidaklah benar. Dalam membentuk badan yang ideal, selain faktor olahraga juga diperlukan nutrisi dan istirahat yang cukup. 

Alih-alih mendapatkan hasil yang semakin cepat, orang yang berolahraga terlalu keras malah rawan overtraining dan cedera.

Iklan dari HonestDocs
Mau Pesan Obat? Beli Aja via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Iklan obat

7. Semakin banyak keringat yang keluar, semakin banyak lemak yang terbakar

Pada saat berolahraga tubuh kita menjadi panas, untuk menstabilkan (mendinginkan) kembali suhu tubuh, tubuh mengeluarkan keringat. 

Banyak sedikitnya keringat tidak hanya dipengaruhi oleh aktivitas latihan saja, tetapi juga dipengaruhi oleh banyak hal lain seperti suhu ruangan, kelembaban udara, berat badan, dsb. 

Sehingga semakin banyak keringat yang keluar tidak selalu mencerminkan semakin banyak pula lemak yang dibakar. Beberapa jenis olahraga seperti berjalan atau angkat beban diketahui membuat orang tak banyak berkeringat, namun kalori yang terbakar cukup besar

8. Jangan makan kalau ingin menurunkan berat

Pernyataan ini ada benarnya. Dengan tidak makan berarti kamu mengurangi asupan kalori yang masuk ke dalam tubuhmu sehingga membuat penurunan berat badan lebih cepat. 

Tapi kekurangan kalori akan menurunkan tingkat metabolisme dan energi dalam tubuh, menyebabkan otot tidak berkembang. 

Ini akan memberi masalah kepada kesehatan Anda. Sebaiknya makanlah makanan yang sehat seperti buah-buahan dan sayur-sayuran untuk memenuhi kebutuhan kalorimu.

9. Melakukan Sit-Up akan menyingkirkan lemak di perut

Sit-up berfungsi untuk membentuk otot dan bukan menghilangkan lemak. Jika kamu memiliki jumlah lemak yang tinggi tentu saja melakukan sit-up tidak akan menghilangkannya. 

Jika kamu ingin menghilangkan lemak sebaiknya lakukanlah latihan cardio dan menjaga pola makan untuk hasil yang maksimal.

10. Menggunakan beban saat latihan cardio akan membakar kalori lebih banyak

Pernyataan ini tidak sepenuhnya salah. Memang menggunakan beban saat latihan cardio dapat membakar kalori sedikit lebih banyak tetapi selisihnya tidak jauh berbeda dengan latihan tanpa menggunakan beban. 

Alih-alih mendapat hasil yang baik kamu malah akan lebih cepat lelah dan meningkatkan resiko cidera. Lebih baik kamu fokuskan diri pada masing-masing jenis latihan

3 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Top 12 Biggest Myths About Weight Loss. Healthline. (https://www.healthline.com/nutrition/top-12-biggest-myths-about-weight-loss)
7 Myths About Obesity: Separating Fact and Fiction. Medical News Today. (https://www.medicalnewstoday.com/articles/255718.php)

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit
Buka di app